1Kor 3:6-9..mari qt menanam n menyiram,krn waktunya sdh dekat.
Kalo qt menanam,blm tentu benih FT yg qt tanam itu tumbuh,krn tdk smua benih itu tumbuh,ada beberapa faktor yg menyebabkn benih itu tdk tumbuh yaitu dimakan burung(hati yg kosong n selalu menganggap hidupnya penuh derita),ditanam ditanah berbatu(hati yg penuh benci,dendam),ditanam ditanah yg tdk subur(hati yg pemarah),,jadi qt hr s menanam sebanyak2nya n menyiraminya,agar benih itu tumbuh.
Qt yg menanam n Tuhan yg memberi pertumbuhan.
Tanpa campur tangan Tuhan,benih itu tdk akan tumbuh,jadi qt hrs berserah penuh pdNya n selalu dekat pdNya.
Dunia ini sedang kehilangan kasih,maka dari itu mari kita mencoba untuk belajar tentang kasih.Karena hanya kasihlah yang sanggup mengubah hati kita,perbuatan kita,cara berfikir kita,dsb. Oleh ciguangok@gmail.Com
Jumat, 31 Desember 2010
Senin, 09 Agustus 2010
biarkan TUHAN membentukku
BIARKAN TUHAN MEMBENTUKMU
Kemarin jam 22:05 | Sunting Catatan | Hapus
Roma 9:20-26..siapakah qt ini hai manusia,maka qt membantah Allah yg adalah pencipta qt,yg membentuk qt?dptkah bejana tanah liat berkata mengapakah engkau membentuk aku demikian kpd tukang bejana yg membentuknya?Demikian jg dg qt,dapatkah q...t membantah kehendak Allah yg membentuk qt?serahkan saja hidup qt pdNya,jangan melawan Allah yg sedang membentuk bejana qt,sehingga bejana qt akan terbentuk dg sempurna n indah,kalo qt memberontak dari tangan Allah yg sedang membentuk bejana qt,maka qt dpt membayangkan,bejana qt akan tdk karuan,pletat pletot,pesok tdk karuan krn pemberontakan qt,lubang sana n lubang sini,mungkin ada yg cuil yg menyebabkan qt tambah menderita n hati qt sakit,karena bejana qt belum terbentuk dg baik.Akan tetapi,kalo qt diam n membiarkan tangan Allah membentuk bejana qt,maka bejana qt akan terbentuk sempurna,qt akan bahagia,tdk menderita lagi,senang,gembira,dll.
Siapkah bejana qt dibentuk oleh Allah?
Maukah qt dibentuk oleh Allah menjadi bejana yg indah?
Oleh:
IWAN ANDA
Kemarin jam 22:05 | Sunting Catatan | Hapus
Roma 9:20-26..siapakah qt ini hai manusia,maka qt membantah Allah yg adalah pencipta qt,yg membentuk qt?dptkah bejana tanah liat berkata mengapakah engkau membentuk aku demikian kpd tukang bejana yg membentuknya?Demikian jg dg qt,dapatkah q...t membantah kehendak Allah yg membentuk qt?serahkan saja hidup qt pdNya,jangan melawan Allah yg sedang membentuk bejana qt,sehingga bejana qt akan terbentuk dg sempurna n indah,kalo qt memberontak dari tangan Allah yg sedang membentuk bejana qt,maka qt dpt membayangkan,bejana qt akan tdk karuan,pletat pletot,pesok tdk karuan krn pemberontakan qt,lubang sana n lubang sini,mungkin ada yg cuil yg menyebabkan qt tambah menderita n hati qt sakit,karena bejana qt belum terbentuk dg baik.Akan tetapi,kalo qt diam n membiarkan tangan Allah membentuk bejana qt,maka bejana qt akan terbentuk sempurna,qt akan bahagia,tdk menderita lagi,senang,gembira,dll.
Siapkah bejana qt dibentuk oleh Allah?
Maukah qt dibentuk oleh Allah menjadi bejana yg indah?
Oleh:
IWAN ANDA
Minggu, 01 Agustus 2010
JADILAH CERMIN KEMULIAAN TUHAN
2kor 3:18..Qt punya Cermin tuk mlihat rupa/image qt.qt jg punya Alkitab sbg cermin jiwa qt,qt jg punya Yesus sbg cermin tladan dlm hidup qt,qt jg punya Roh Kudus sbg cermin penghibur qt.
Qt smua mencerminkan kemuliaan Tuhan,sebab itu qt hrs sama dg Tuhan.
Karena qt memiliki kemuliaan Tuhan,qt hrs menurut pd printah2 Tuhan,qt hrs memiliki cermin yg baik n berkualitas n qt juga harus menjaga cermin qt agar tdk pecah krn cermin itu sangat mudah pecah sbg tanda bahwa hti qtpun mudah pecah atau terluka.
Karena kemuliaan itu berasal Tuhan,qt hrs selalu dekat dg Tuhan tuk memiliki kemuliaanNya,menjadi cermin Tuhan tiap hari.
Namun,menjadi cermin Tuhan itu tdk mudah lho,karena qt harus meninggalkan kesenangan2 duniawi,akan tetapi Tuhan mengganti kesenangan2 duniawi dg kebahagiaan sorgawi.
Jadilah cermin Tuhan stiap saat agar kemuliaan Tuhan menjadi milik qt,GBU all.
Oleh: IWAN ANDA
Qt smua mencerminkan kemuliaan Tuhan,sebab itu qt hrs sama dg Tuhan.
Karena qt memiliki kemuliaan Tuhan,qt hrs menurut pd printah2 Tuhan,qt hrs memiliki cermin yg baik n berkualitas n qt juga harus menjaga cermin qt agar tdk pecah krn cermin itu sangat mudah pecah sbg tanda bahwa hti qtpun mudah pecah atau terluka.
Karena kemuliaan itu berasal Tuhan,qt hrs selalu dekat dg Tuhan tuk memiliki kemuliaanNya,menjadi cermin Tuhan tiap hari.
Namun,menjadi cermin Tuhan itu tdk mudah lho,karena qt harus meninggalkan kesenangan2 duniawi,akan tetapi Tuhan mengganti kesenangan2 duniawi dg kebahagiaan sorgawi.
Jadilah cermin Tuhan stiap saat agar kemuliaan Tuhan menjadi milik qt,GBU all.
Oleh: IWAN ANDA
JADIKAN SMUA BANGSA MURIDKU
Kisah P R 26:17-18..FT hr ini:''maukah saudara2 diutus Tuhan?
Diutus tuk membuka mata org2 yg hidup dlm kegelapan,supaya mreka berbalik dari kegelapan kpd terang n dri kuasa iblis kpd Allah,supaya dosa2 mreka diampuni.Akan tetapi,sebelum qt menjadi utusan Tuhan,qt harus berbalik lebih dulu dari gelap kepada terangnya Allah,sebab,kalo qt sendiri masih hidup dlm kegelapan(dosa),mana mungkin mreka mau percaya,karena mreka melihat hidup qt masih dlm kegelapan,qt hrs jadi teladan dulu,qt hrs jadi terang dulu,setelah itu baru membawa terang itu pd mereka agar mereka menjadi terang sama sperti qt.Untuk itu,qt memerlukan Roh Kudus untuk menuntun qt membawa terang pd smua bangsa,tanpa Roh Kudus qt tdk mungkin bisa berkata2,tapi kalo ada Roh Kudus,qt bisa berkata2,karena Tuhan sendiri yg menuntun lidah qt tuk berkata.
Oleh:
IWAN ANDA
Diutus tuk membuka mata org2 yg hidup dlm kegelapan,supaya mreka berbalik dari kegelapan kpd terang n dri kuasa iblis kpd Allah,supaya dosa2 mreka diampuni.Akan tetapi,sebelum qt menjadi utusan Tuhan,qt harus berbalik lebih dulu dari gelap kepada terangnya Allah,sebab,kalo qt sendiri masih hidup dlm kegelapan(dosa),mana mungkin mreka mau percaya,karena mreka melihat hidup qt masih dlm kegelapan,qt hrs jadi teladan dulu,qt hrs jadi terang dulu,setelah itu baru membawa terang itu pd mereka agar mereka menjadi terang sama sperti qt.Untuk itu,qt memerlukan Roh Kudus untuk menuntun qt membawa terang pd smua bangsa,tanpa Roh Kudus qt tdk mungkin bisa berkata2,tapi kalo ada Roh Kudus,qt bisa berkata2,karena Tuhan sendiri yg menuntun lidah qt tuk berkata.
Oleh:
IWAN ANDA
MARI MENABUNG KEBAIKAN
Lihat: Lengkap | Ringkas
* Catatan Saya
* Catatan tentang Saya
* Draf
YG DISEBUT ORG KRISTEN ADALAH...
Bagikan
Hari ini jam 13:50 | Sunting Catatan | Hapus
Diunggah melalui Facebook Seluler
Roma 2:28-29.
Yang disebut orang KRISTEN bukanlah org yg tiap minggu kegereja,melainkan org yg mlakukan perintah2Nya,Yg disebut
Orang KRISTEN ialah org yg tdk nampak kekristenannya,yg nampak adalah kebaikannya,kelemahlembutannya,suka mengasihi,suka menolong sesamanya yg kesusahan,menguatkan yg lemah imannya,dll.
Yg disebut org Kristen adalah org yg memiliki pribadi Yesus didlm dirinya,perbuatannya,sifat2nya n perkataannya.
Org yg disebut kristen adalah org yg tdk pernah mengeluh dlm melayani Tuhan,tetapi ttp smangat.
Org yg disebut kristen adalah org yg mengerti stiap apa yg Tuhan kehendaki tuk perbuat bagi org lain.
Oleh:
IWAN ANDA
Diperbarui 6 jam yang lalu · Komentari · SukaTidak Suka
*
*
Alfred DeBroer, Jonatan Htp, Marina Gunawan dan 19 lainnya menyukai ini.
*
o
Sang Kuan Melanie Ya, bener... Tuhan ajarilah aku spy mempunyai hati utk mengasihi n peduli dgn sesama. TQ ya Iwan, telah mengingatkan kami, sy trutama, Met ciang n met mam ya. TQ. GBU
6 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat... ·
o
Lilyane Mey
S7 bgt brother, org kristen bkn dliat dr rajinny k greja atopn status kt yg trtulis d ktp..tp dr sgla tingkah laku dan perbuatan kt yg mncerminkan Anak Allah. Makasih brother bt renungan hr ni..yg buagus dan indah buanget..bt kt anak2 pilih...an Bapa.. :-)
Pie sunday n JCLU JCBU. Lihat Selengkapnya
5 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat... ·
o
Iwan Anda @MELANIE
sippp
sana2
met ciang n met mam juga MELANIE
GBU too
4 jam yang lalu · SukaTidak Suka ·
o
Iwan Anda @LILYANE
sippp sama2 MEY
4 jam yang lalu · SukaTidak Suka ·
o
Ragil Aries ßetul...tull..tull ßro sangat s7 bgt..thanks yach ..ats renungan yg bgtu indah n membangun keRohanian kita,amen...Gßu ...
4 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · SukaTidak Suka ·
o
Iwan Anda @RAGIL
sama2 ARIES
GBU too
4 jam yang lalu · SukaTidak Suka ·
* Tulis komentar...
MARI MENABUNG
Bagikan
Kamis pukul 9:55 | Sunting Catatan | Hapus
Diunggah melalui Facebook Seluler
Matius 2:7,10.. Org yg mau bertobat n melakukan perintah2Nya/FT, berarti org itu menabung kemuliaan ,menabung kehormatan,menabung damai sjahtra,menabung kebaikan,menabung hidup kekal n menabung kasih bagi hidupnya yg sekarang n hidupnya yg akan datang.Hidupnya yg skarang(didunia ini) berguna untuk smua orang yg ada diskitarnya,saudara,teman,kerabat,dll.juga untuk Tuhan.Mengapa dikatakan menabung?Karena untuk berbuat baik itu dilakukan sedikit demi sedikit,contohnya untuk menjadi org yg kaya,hrs menabung uang sedikit demi sedikit,tdk bisa langsung kaya(kecuali ngerampok punya org kaya,he 7x).
Demikian juga untuk menabung kebaikan,dilakukan sedikit demi sedikit,tdk bisa langsung sempurna.
Oleh:
IWAN ANDA
* Catatan Saya
* Catatan tentang Saya
* Draf
YG DISEBUT ORG KRISTEN ADALAH...
Bagikan
Hari ini jam 13:50 | Sunting Catatan | Hapus
Diunggah melalui Facebook Seluler
Roma 2:28-29.
Yang disebut orang KRISTEN bukanlah org yg tiap minggu kegereja,melainkan org yg mlakukan perintah2Nya,Yg disebut
Orang KRISTEN ialah org yg tdk nampak kekristenannya,yg nampak adalah kebaikannya,kelemahlembutannya,suka mengasihi,suka menolong sesamanya yg kesusahan,menguatkan yg lemah imannya,dll.
Yg disebut org Kristen adalah org yg memiliki pribadi Yesus didlm dirinya,perbuatannya,sifat2nya n perkataannya.
Org yg disebut kristen adalah org yg tdk pernah mengeluh dlm melayani Tuhan,tetapi ttp smangat.
Org yg disebut kristen adalah org yg mengerti stiap apa yg Tuhan kehendaki tuk perbuat bagi org lain.
Oleh:
IWAN ANDA
Diperbarui 6 jam yang lalu · Komentari · SukaTidak Suka
*
*
Alfred DeBroer, Jonatan Htp, Marina Gunawan dan 19 lainnya menyukai ini.
*
o
Sang Kuan Melanie Ya, bener... Tuhan ajarilah aku spy mempunyai hati utk mengasihi n peduli dgn sesama. TQ ya Iwan, telah mengingatkan kami, sy trutama, Met ciang n met mam ya. TQ. GBU
6 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat... ·
o
Lilyane Mey
S7 bgt brother, org kristen bkn dliat dr rajinny k greja atopn status kt yg trtulis d ktp..tp dr sgla tingkah laku dan perbuatan kt yg mncerminkan Anak Allah. Makasih brother bt renungan hr ni..yg buagus dan indah buanget..bt kt anak2 pilih...an Bapa.. :-)
Pie sunday n JCLU JCBU. Lihat Selengkapnya
5 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat... ·
o
Iwan Anda @MELANIE
sippp
sana2
met ciang n met mam juga MELANIE
GBU too
4 jam yang lalu · SukaTidak Suka ·
o
Iwan Anda @LILYANE
sippp sama2 MEY
4 jam yang lalu · SukaTidak Suka ·
o
Ragil Aries ßetul...tull..tull ßro sangat s7 bgt..thanks yach ..ats renungan yg bgtu indah n membangun keRohanian kita,amen...Gßu ...
4 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · SukaTidak Suka ·
o
Iwan Anda @RAGIL
sama2 ARIES
GBU too
4 jam yang lalu · SukaTidak Suka ·
* Tulis komentar...
MARI MENABUNG
Bagikan
Kamis pukul 9:55 | Sunting Catatan | Hapus
Diunggah melalui Facebook Seluler
Matius 2:7,10.. Org yg mau bertobat n melakukan perintah2Nya/FT, berarti org itu menabung kemuliaan ,menabung kehormatan,menabung damai sjahtra,menabung kebaikan,menabung hidup kekal n menabung kasih bagi hidupnya yg sekarang n hidupnya yg akan datang.Hidupnya yg skarang(didunia ini) berguna untuk smua orang yg ada diskitarnya,saudara,teman,kerabat,dll.juga untuk Tuhan.Mengapa dikatakan menabung?Karena untuk berbuat baik itu dilakukan sedikit demi sedikit,contohnya untuk menjadi org yg kaya,hrs menabung uang sedikit demi sedikit,tdk bisa langsung kaya(kecuali ngerampok punya org kaya,he 7x).
Demikian juga untuk menabung kebaikan,dilakukan sedikit demi sedikit,tdk bisa langsung sempurna.
Oleh:
IWAN ANDA
YG DISEBUT ORG KRISTEN ADALAH
Roma 2:28-29.
Yang disebut orang KRISTEN bukanlah org yg tiap minggu kegereja,melainkan org yg mlakukan perintah2Nya,Yg disebut
Orang KRISTEN ialah org yg tdk nampak kekristenannya,yg nampak adalah kebaikannya,kelemahlembutannya,suka mengasihi,suka menolong sesamanya yg kesusahan,menguatkan yg lemah imannya,dll.AKAN TETAPI,bagaimanapun juga,
qt tdk boleh meninggalkan ibadah
Yg disebut org Kristen adalah org yg memiliki pribadi Yesus didlm dirinya,perbuatannya,sifat2nya n perkataannya.
Org yg disebut kristen adalah org yg tdk pernah mengeluh dlm melayani Tuhan,tetapi ttp smangat.
Org yg disebut kristen adalah org yg mengerti stiap apa yg Tuhan kehendaki tuk perbuat bagi org lain.
Oleh:
IWAN ANDA
Yang disebut orang KRISTEN bukanlah org yg tiap minggu kegereja,melainkan org yg mlakukan perintah2Nya,Yg disebut
Orang KRISTEN ialah org yg tdk nampak kekristenannya,yg nampak adalah kebaikannya,kelemahlembutannya,suka mengasihi,suka menolong sesamanya yg kesusahan,menguatkan yg lemah imannya,dll.AKAN TETAPI,bagaimanapun juga,
qt tdk boleh meninggalkan ibadah
Yg disebut org Kristen adalah org yg memiliki pribadi Yesus didlm dirinya,perbuatannya,sifat2nya n perkataannya.
Org yg disebut kristen adalah org yg tdk pernah mengeluh dlm melayani Tuhan,tetapi ttp smangat.
Org yg disebut kristen adalah org yg mengerti stiap apa yg Tuhan kehendaki tuk perbuat bagi org lain.
Oleh:
IWAN ANDA
Senin, 21 Juni 2010
RESPON PANGGILANNYA
Responi PanggilanNya !
Pdt.Prof.DR. Abraham Alex T. Ph.D
Graha Bethany Nginden
“Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
II Petrus 1:10
Pada ayat bacaan di atas terdapat kata-kata “berusahalah sungguh-sungguh”, seolah-olah dengan kekuatan manusia, kita melakukan apa yang telah difirmankanNya. Padahal dalam bahasa aslinya kata berusaha ini mengandung perngertian : adanya suatu respon/menanggapi terhadap panggilan dan pilihan Tuhan. Sebagai contoh adalah Yohanes pembaptis. Apabila kita melihat sejarah mengenai Yohanes pembaptis maka kita akan tahu bahwa sejak dalam rahim ibunya yaitu Elisabet, ia telah meresponi akan panggilan Tuhan. Hal ini terbukti ketika Elisabet mendengar salam dari Maria (ibu Yesus), dan sepontanitas bayi (Yohanes) dalam rahim Elisabet itu melonjak, karena ia tahu bahwa yang bertandang ke rumahnya adalah raja di atas segala raja yaitu Yesus Kristus (Lukas 1:39-45).
Saudara, setelah Yohanes pembaptis lahir, maka dalam masa pertumbuhannya ia berada di padang gurun dengan tujuan supaya ia tidak terpengaruh dengan segala keadaan yang ada disekelilingnya dan tetap konsisten terhadap panggilannya, karena ia yang akan mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Bersamaan dengan pertumbuhan akan fisiknya, roh daripada Yohanes pembaptis juga bertambah kuat, dan Yohanes pembaptis tetap tinggal di padang gurun sampai pada saat yang telah ditentukan oleh Tuhan untuk tampil ditengah-tengah bangsa Israel untuk menyatakan bahwa jalan bagi Tuhan harus dipersiapkan. Roh daripada Yohanes pembaptis ini semakin hari semakin kuat sebab ia senantiasa menjalin hubungan dengan Tuhan dan tidak pernah lepas, karena ia telah mempersiapkan dirinya untuk mengalahkan dunia dan bukan dikalahkan oleh dunia. Dan perlu kita ketahui pula, bahwa kontak roh antara Yohanes dan Yesus tidak hanya terjadi pada saat keduanya berada di rahim ibu mereka masing-masing, tetapi sampai dewasapun hubungan roh ini tetap ada. Hal ini terbukti ketika ia melihat Roh Kudus turun dari langit seperti burung merpati dan tinggal diatasNya, maka saat itu Yohanes berkata : Ia inilah Anak Allah. (Lukas 1:33-34). Demikian pula dengan kita, bahwa sejak kita berada dalam kandungan ibu kita, kita sudah mendapat bagian dari Roh Allah. Karena begitu benih itu ada dalam rahim ibu kita, maka nafas Allah itu sudah ada. Oleh sebab itu, tidak boleh ada pengguguran janin, sebab orang yang menggugurkan janin itu sama dengan membunuh.
Adanya bagian daripada Roh Allah pada manusia juga diungkapkan dalam surat Paulus kepada Jemaat di Galatia, yaitu Galatia 1:15-16 : “Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi . . . . . “
Inilah pernyataan daripada Paulus, bahwa sejak berada dalam kandungan ibunya; ia telah mengenal sang pencipta karena sebagian Roh Allah berada dalam hidupnya. Dan kalau kita urut kembali dari Adam dan Hawa, maka kita akan tahu bahwa mereka berasal dari debu dan tanah, lalu dihembuskan nafas hidup sehingga Adam dan Hawa menjadi mahkluk yang hidup. Hal ini membuktikan bahwa setiap manusia memiliki nafas hidup yang berasal dari Allah. Namun dalam pertumbuhan daripada Saulus, baik secara fisik maupun secara mental telah dipengaruhi oleh budaya masyarakat Israel, yang mana pada saat itu tidak beribadah kepada Tuhan; disamping bangsa Israel sedang dijajah oleh bangsa Romawi. Seharusnya batin Saulus berpaut kepada sang pencipta, tetapi saat dia dewasa justru memusuhi Kristus, dengan cara menganiaya para pengikut Tuhan, salah satunya adalah Stefanus yang telah mati karena dirajam batu. Saulus telah menghalalkan segala cara untuk dapat menumpas umat Tuhan. Saulus adalah seorang intelektual (berpendidikan), tetapi sayangnya dia tidak mengenal Kristus. Akhirnya suatu saat Saulus “disapa” oleh Tuhan ketika melakukan perjalanan ke damsyik, katanya : “Saulus, Saulus mengapa engkau menganiaya Aku ?” dan saat itu juga Saulus jatuh dan tidak dapat melihat. Lalu ia dituntun Ananias, kemudian dibaptiskan. Dan saat itu Saulus mengalami kelahiran baru, sehingga namanya diganti menjadi Paulus. Dan sekarang Paulus kembali menjadi anak secara roh, dan kini ia mulai peka terhadap sang pencipta; karena hati seorang anak sangat peka terhadap Tuhan. Oleh sebab itu dalam Injil Matius 19:4 Tuhan berkata : “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”
Dan sejak peristiwa yang dialami oleh Paulus, maka ia tinggal di Damsyik selama 2-3 tahun, dan disana kerohaniannya dibentuk sampai mengalami pertumbuhan, dan akhirnya ia baru sadar bahwa sang pencipta telah “menyapanya”. Pengalaman hidup daripada Paulus telah membuatnya dia bahagia, karena ia tahu bahwa anugerah Allah telah dilimpahkan kepadanya melalui panggilannya. Dan kini ia mulai mengerti akan artinya hidup.
Dari sekian banyak manusia yang lahir di dunia ini tidak mengenal sang pencipta. Tetapi setelah “disapa” oleh Injil baru percaya akan Tuhan. Oleh sebab itu marilah kita mengenal sang pencipta kita, sebab apabila kita mengenal sang pencipta maka kita tidak akan dibiarkan sendiri, tetapi kita akan diangkat. Demikianlah yang dialami oleh Paulus, setelah dia dipanggil Tuhan maka hidupnya mengalami perubahan secara luar biasa, walaupun dalam pertumbuhannya dia mengalami banyak ujian, tetapi dia berhasil dan menjadi kuat, sehingga pada akhirnya ia berani tampil di tengah-tengah bangsa Israel untuk memberitakan Injil keselamatan.
Saudara, saat ini kita beribadah bukan sekedar memenuhi aturan agama, tetapi mensyukuri dan meresponi akan panggilan Tuhan; untuk itu jangan sampai ada yang undur diantara kita, sebab orang yang undur tidak akan berkenan kepada Allah, seperti yang tertulis dalam Ibrani 10:38-39 “Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya. Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.”
Berapa banyak orang yang sudah bertobat dan mengenal sang pencipta, kadang-kadang menjadi suam, dan mulai tidak beribadah ataupun melayani Tuhan lagi. Memang, menghadapi dunia ini tidak mudah, karena baik pencobaan, fitnahan, tindisan, kemiskinan dan sakit penyakit telah datang tanpa diundang. Tetapi apabila kita meresponi panggilan Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka kita tidak akan pernah undur dari Tuhan, seperti yang dialami oleh Paulus.
Untuk itu, mau tidak mau roh kita harus semakin hari semakin kuat, karena kita sudah ditetapkan menjadi anak-anak Allah seperti firmanNya yang tertulis dalam I Petrus 2:9-10 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” AMIN
Pdt.Prof.DR. Abraham Alex T. Ph.D
Graha Bethany Nginden
“Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
II Petrus 1:10
Pada ayat bacaan di atas terdapat kata-kata “berusahalah sungguh-sungguh”, seolah-olah dengan kekuatan manusia, kita melakukan apa yang telah difirmankanNya. Padahal dalam bahasa aslinya kata berusaha ini mengandung perngertian : adanya suatu respon/menanggapi terhadap panggilan dan pilihan Tuhan. Sebagai contoh adalah Yohanes pembaptis. Apabila kita melihat sejarah mengenai Yohanes pembaptis maka kita akan tahu bahwa sejak dalam rahim ibunya yaitu Elisabet, ia telah meresponi akan panggilan Tuhan. Hal ini terbukti ketika Elisabet mendengar salam dari Maria (ibu Yesus), dan sepontanitas bayi (Yohanes) dalam rahim Elisabet itu melonjak, karena ia tahu bahwa yang bertandang ke rumahnya adalah raja di atas segala raja yaitu Yesus Kristus (Lukas 1:39-45).
Saudara, setelah Yohanes pembaptis lahir, maka dalam masa pertumbuhannya ia berada di padang gurun dengan tujuan supaya ia tidak terpengaruh dengan segala keadaan yang ada disekelilingnya dan tetap konsisten terhadap panggilannya, karena ia yang akan mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Bersamaan dengan pertumbuhan akan fisiknya, roh daripada Yohanes pembaptis juga bertambah kuat, dan Yohanes pembaptis tetap tinggal di padang gurun sampai pada saat yang telah ditentukan oleh Tuhan untuk tampil ditengah-tengah bangsa Israel untuk menyatakan bahwa jalan bagi Tuhan harus dipersiapkan. Roh daripada Yohanes pembaptis ini semakin hari semakin kuat sebab ia senantiasa menjalin hubungan dengan Tuhan dan tidak pernah lepas, karena ia telah mempersiapkan dirinya untuk mengalahkan dunia dan bukan dikalahkan oleh dunia. Dan perlu kita ketahui pula, bahwa kontak roh antara Yohanes dan Yesus tidak hanya terjadi pada saat keduanya berada di rahim ibu mereka masing-masing, tetapi sampai dewasapun hubungan roh ini tetap ada. Hal ini terbukti ketika ia melihat Roh Kudus turun dari langit seperti burung merpati dan tinggal diatasNya, maka saat itu Yohanes berkata : Ia inilah Anak Allah. (Lukas 1:33-34). Demikian pula dengan kita, bahwa sejak kita berada dalam kandungan ibu kita, kita sudah mendapat bagian dari Roh Allah. Karena begitu benih itu ada dalam rahim ibu kita, maka nafas Allah itu sudah ada. Oleh sebab itu, tidak boleh ada pengguguran janin, sebab orang yang menggugurkan janin itu sama dengan membunuh.
Adanya bagian daripada Roh Allah pada manusia juga diungkapkan dalam surat Paulus kepada Jemaat di Galatia, yaitu Galatia 1:15-16 : “Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi . . . . . “
Inilah pernyataan daripada Paulus, bahwa sejak berada dalam kandungan ibunya; ia telah mengenal sang pencipta karena sebagian Roh Allah berada dalam hidupnya. Dan kalau kita urut kembali dari Adam dan Hawa, maka kita akan tahu bahwa mereka berasal dari debu dan tanah, lalu dihembuskan nafas hidup sehingga Adam dan Hawa menjadi mahkluk yang hidup. Hal ini membuktikan bahwa setiap manusia memiliki nafas hidup yang berasal dari Allah. Namun dalam pertumbuhan daripada Saulus, baik secara fisik maupun secara mental telah dipengaruhi oleh budaya masyarakat Israel, yang mana pada saat itu tidak beribadah kepada Tuhan; disamping bangsa Israel sedang dijajah oleh bangsa Romawi. Seharusnya batin Saulus berpaut kepada sang pencipta, tetapi saat dia dewasa justru memusuhi Kristus, dengan cara menganiaya para pengikut Tuhan, salah satunya adalah Stefanus yang telah mati karena dirajam batu. Saulus telah menghalalkan segala cara untuk dapat menumpas umat Tuhan. Saulus adalah seorang intelektual (berpendidikan), tetapi sayangnya dia tidak mengenal Kristus. Akhirnya suatu saat Saulus “disapa” oleh Tuhan ketika melakukan perjalanan ke damsyik, katanya : “Saulus, Saulus mengapa engkau menganiaya Aku ?” dan saat itu juga Saulus jatuh dan tidak dapat melihat. Lalu ia dituntun Ananias, kemudian dibaptiskan. Dan saat itu Saulus mengalami kelahiran baru, sehingga namanya diganti menjadi Paulus. Dan sekarang Paulus kembali menjadi anak secara roh, dan kini ia mulai peka terhadap sang pencipta; karena hati seorang anak sangat peka terhadap Tuhan. Oleh sebab itu dalam Injil Matius 19:4 Tuhan berkata : “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”
Dan sejak peristiwa yang dialami oleh Paulus, maka ia tinggal di Damsyik selama 2-3 tahun, dan disana kerohaniannya dibentuk sampai mengalami pertumbuhan, dan akhirnya ia baru sadar bahwa sang pencipta telah “menyapanya”. Pengalaman hidup daripada Paulus telah membuatnya dia bahagia, karena ia tahu bahwa anugerah Allah telah dilimpahkan kepadanya melalui panggilannya. Dan kini ia mulai mengerti akan artinya hidup.
Dari sekian banyak manusia yang lahir di dunia ini tidak mengenal sang pencipta. Tetapi setelah “disapa” oleh Injil baru percaya akan Tuhan. Oleh sebab itu marilah kita mengenal sang pencipta kita, sebab apabila kita mengenal sang pencipta maka kita tidak akan dibiarkan sendiri, tetapi kita akan diangkat. Demikianlah yang dialami oleh Paulus, setelah dia dipanggil Tuhan maka hidupnya mengalami perubahan secara luar biasa, walaupun dalam pertumbuhannya dia mengalami banyak ujian, tetapi dia berhasil dan menjadi kuat, sehingga pada akhirnya ia berani tampil di tengah-tengah bangsa Israel untuk memberitakan Injil keselamatan.
Saudara, saat ini kita beribadah bukan sekedar memenuhi aturan agama, tetapi mensyukuri dan meresponi akan panggilan Tuhan; untuk itu jangan sampai ada yang undur diantara kita, sebab orang yang undur tidak akan berkenan kepada Allah, seperti yang tertulis dalam Ibrani 10:38-39 “Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya. Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.”
Berapa banyak orang yang sudah bertobat dan mengenal sang pencipta, kadang-kadang menjadi suam, dan mulai tidak beribadah ataupun melayani Tuhan lagi. Memang, menghadapi dunia ini tidak mudah, karena baik pencobaan, fitnahan, tindisan, kemiskinan dan sakit penyakit telah datang tanpa diundang. Tetapi apabila kita meresponi panggilan Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka kita tidak akan pernah undur dari Tuhan, seperti yang dialami oleh Paulus.
Untuk itu, mau tidak mau roh kita harus semakin hari semakin kuat, karena kita sudah ditetapkan menjadi anak-anak Allah seperti firmanNya yang tertulis dalam I Petrus 2:9-10 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” AMIN
Langganan:
Postingan (Atom)