*
o
# DIMATAKU KAU BEGITU INDAH #
Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.
Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.
Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, “Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan” katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.
“Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia…..”
Suaminya setuju & mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.
Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya. “Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman… Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir…..
“Maaf, apakah aku harus berhenti ?” tanyanya. “Oh tidak, lanjutkan…” jawab suaminya.
Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia “Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu”.
Dengan suara perlahan suaminya berkata “Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang…. ”
Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya… Ia menunduk dan menangis…!!
Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.
"Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." ( Filipi 4:7)
Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita?
Kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk. Amin.~
“Kasihilah satu sama lain dengan kasih yang tulus.” (1 Petrus 1:22).
Happy Sunday & GOD BLess us.~
*
Manna Roti Surgawi
08 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
Biarkan Tuhan Menilaimu
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Mother Theresa.
Sumber : Forum Bebas
*
Manna Roti Surgawi
09 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# TELAH DITENTUKAN MENJADI PEMENANG #
"Tuhan Allahmu ada diantaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasihNya, Ia bersorak sorak karena engkau dengan sorak sorai."
(Zefanya 3 : 17)
Keadaan yang menghimpit, cita-cita hidup yang tak kunjung diraih, membuat banyak manusia yang tak sabar bersegera putus asa. Ketika kekalahan demi kekalahan dalam berbagai bidang kehidupannya datang menerpa, lahir pandangan bahwa dunia ini memang bukan tercipta untuknya. Dunia telah mengasingkan dirinya menjadi seseorang yang kalah, seorang pengecut, bahkan menjadi seorang pecundang.Kekalahan, kegagalan, merupakan hal yang wajar dalam kehidupan dunia ini.
Kekalahan ini bukanlah dimaknai sebagai akhir dari perjuangan hidup yang dilakukan, melainkan sebagai peringatan dan batu loncatan akan peningkatan prestasi hidup selanjutnya. Memang, takdir seseorang telah ditentukan oleh Tuhan, namun orang yang menyerah pada kekalahan yang dialaminya bukanlah menyerah pada takdir. Karena Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum atau seseorang sebelum seseorang atau kaum tersebut berusaha mengubah nasibnya tersebut.
Kita hidup untuk mempersembahkan yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk diri dan lingkungan kita. Berbuat yang terbaik untuk orang-orang terdekat dan menjadi berkat bagi sekeliling akan menjadikan kita bisa mengukir diri sebagai pribadi bermental pemenang.
Setiap insan dilahirkan untuk menjadi pemenang, bukan untuk menjadi pengecut bahkan pecundang.
Sperm Wars
Ada satu film yang menurut saya layak ditonton oleh seluruh anggota keluarga Anda, Keajaiban Penciptaan Manusia karya Harun Yahya.
Film ini mengisahkan secara detail proses sejak pertemuan sperma dan ovum hingga lahir berwujud manusia. Dalam film tersebut digambarkan bagaimana perjuangan sperma manusia agar dapat tampil sebagai pemenang saat proses pembuahan. Ada jutaan sperma yang berperang melawan antibodi, berlomba, berlari, berpacu melewati berbagai kontur untuk mencapai finish, dan mendapatkan piala satu-satunya, sel telur. Finally, hanya akan ada satu pemenang, juara dari jutaan ‘pejuang’.
“Sperm Wars” Sejarah Sang Juara Film Harun Yahya tadi erat kaitannya dengan penemuan sperma.
Sejarah sperma ditemukan pertama kali oleh peneliti asal Belanda bernama Anthonie van Leeuwenhoek pada tahun 1677. Ia berada di urutan ke-39 dalam jajaran 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia versi Michael H. Hart, diapit nama besar Thomas Alfa Edison dan Plato. Tidak tampak seperti ilmuwan, ia adalah pedagang kain asal Delft, tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi, dan hanya bisa berbahasa Belanda. Tetapi dengan ketrampilan, ketekunan, rasa ingin tahu yang besar, dan pikiran terbuka, lepas dari dogma ilmiah di jamannya, Leeuwenhoek berhasil membuat sejumlah penemuan paling penting dalam sejarah biologi.Dibekali Sebagai ‘Pejuang’ Sempurna
Leeuwenhoek berhasil menggambarkan struktur sel sperma mirip aslinya. Struktur sel sperma terdiri dari kepala, leher, dan ekor. Pada kepala, layaknya tentara hendak berperang, sel sperma dibekali helm akrosom, lapisan pelindung luar yang akan membantu sperma saat menembus membran sel telur. Kebutuhan energi dipasok dari mitokondria, di bagian badan ekor yang berfungsi sebagai depot bahan bakar selama perjalanan. Bagian penting lainnya adalah ekor, yang memungkinkan sperma melakukan manuver saat berenang menuju sel telur. Dari awal sperma sudah dibekali sebagai ‘pejuang’ sempurna. Tidak ada akrosom, maka mustahil sperma bisa menembus membran sel telur. Ada mitokondria tetapi tidak ada ekor, mustahil sperma bisa sampai ke sel telur, begitu juga sebaliknya. Penemuan Leeuwenhoek diakui sebagai bukti adanya campur tangan Sang Maha Pencipta menciptakan alam beserta detilnya dengan segala keseimbangan.
"Segala puji Tuhan, Sang Kreator Maha Sempurna… tidak ada yang Ia ciptakan dengan sia-sia."
Karakter Sang Juara
Sperm Wars, perang, lomba, kompetisi sperma merupakan pertempuran terbesar di dunia, mungkin di jagad raya. Dari pertempuran ini memberi inspirasi karakter natural seorang juara, antara lain:• Mengenali medan perang. Sperma telah siap dengan perjalanan jauhnya. Dengan ukuran sperma seperseribu milimeter menuju tuba falopii, saluran indung telur, yang panjangnya berkisar antara 7-14 cm pada manusia.• Menghadapi semua rintangan. Pada perjalanannya sperma akan dihadang oleh antibodi, sel darah putih calon ibu yang menganggapnya sebagai penyusup asing sehingga terjadi pertarungan head-to-head.• Fokus. Sperma fokus pada tujuannya yaitu sel telur.• Sukses itu 99% gagal. Sperma yang berhasil sampai ke tuba falopii hanya 1%, dan pada akhirnya hanya satu yang bisa menembus sel telur dan menjadi juara.• Mulai dari yang kecil. Dimulai dari satu sel sperma menyatu dengan sel telur yang berukuran seribu kali lebih besar, terus membesar dan membesar.• Memiliki input yang baik. Sperma yang bertemu dengan sel telur akan tumbuh dengan asupan gizi yang baik.• Ingat waktu terbatas. Sperma hanya memiliki hidup 4-5 hari di dalam rahim wanita.
And The Winner Goes to…
Berkat penemuan Leeuwenhoek kita bisa mengetahui bahwa kita terlahir di dunia ini dengan predikat Sang Juara. Yes, we are the champions, my friend… Dari sel tunggal yang mengalahkan 200-300 jutaan pesaing lainnya –sama saja berkompetisi dengan seluruh penduduk Indonesia! Anda terlahir sebagai seorang juara. Mainframe juara sudah lama tertanam di diri kita. Rayakan kemenangan, kepalkan tangan Anda dan tinju langit setinggi-tingginya, dan tunjukkan: saya pasti bisa!
Di sini kita bisa lihat, bahwa sejak awal kehidupan manusia sendiri telah penuh perjuangan, kehadiran kita sebagai manusia di dunia ini merupakan hasil seleksi dari jutaan calon manusia, yang disortir untuk menjadi pemenang. Karena itu kehadiran kita di dunia ini merupakan kehadiran seorang pemenang, pemenang yang telah dilahirkan.Inilah takdir kita yang sejati, terlahir sebagai pemenang. Begitu pula dengan hidup kita, takdir sejati kita adalah sebagai pemenang, bukan pecundang. Pencapaian sesuatu dengan keikhlasan, sabar dan syukur yang tiada batas, adalah mental seorang pemenang. Kematian yang akan membatasi seluruh perjuangan meraih kemenangan kita, karena ketika mati kita tidak akan mampu berbuat apa-apa. Kita hanya mampu menikmati hasil jerih payah selama di dunia, siapa yang menanam dia bakal menuai. Saat itulah dimulai fase pertanggung jawaban dan penganugerahan medali penghargaan untuk pemenang kehidupan selama kita didunia.
THATS VERY GREAT!! AND AMAZING...
Tuhan menciptakan kita sebagai pemenang bahkan sejak kita belum menjadi bakal janin!! Kalau sebuah sperma kecil berhasil menaklukan sperma lainnya untuk menjadi sebuah janin, masa kita yg sudah menjadi manusia sebesar ini kalah dan mudah putus asa???
HEI, GUYS! LET'S THINK ABOUT IT!
"Tetapi Syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di Jalan KemenanganNya....." (2 Korintus 2 : 14)
Tuhan Yesus memberkati Anda.
By: Jing Eve Lee.
*
Manna Roti Surgawi
10 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
CUKUPLAH KASIH KARUNIAKU BAGIMU
Tetapi jawab Tuhan kepadaku : “Cukuplah kasih karuniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna”. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (II Korintus : 12 : 9)
Perkataan Tuhan ini adalah jawaban atas doa Rasul Paulus untuk dilepaskan dari percobaan, kesulitan, sakit penyakit yang dia alami bagaikan duri dalam dagingnya.
Dari jawaban itu kita melihat betapa berbedanya pikiran dan pandangan manusia dibandingkan dengan pikiran dan pandangan Allah.
Semua kita saat mengalami masalah pasti memiliki doa yang sama persis dengan doa Rasul Paulus ini, yaitu supaya mengalami pertolongan yang secepat-cepatnya, setuntas-tuntasnya, dangan cara yang seajaib mungkin. Tetapi sebenarnya Tuhan memiliki rencana khusus buat kita lewat setiap masalah yang kita alami, yaitu menghindarkan kita dari rasa bermegah atas sesuatu yang dapat membuat kita tidak memiliki rasa ketergantungan pada Tuhan.
Disaat kita dapat menyelami rencana Tuhan dalam segala kesulitan yang kita alami, maka kita akan melihat bahwa “KASIH KARUNIA TUHAN” melebihi dari segala-galanya yang kita harapkan sebelumnya, dan kita dapat “MENIKMATI” semua kesulitan itu dengan segala rasa syukur, sehingga kita bisa merasakan ada “KEKUATAN” walaupun ditengah kelemahan, “KELIMPAHAN” walaupun ditengah kekurangan, “TANPA HALANGAN SEDIKITPUN” walaupun ditengah halangan rintangan yang menghadang kita (Kisah Rasul : 28 : 31), itulah Kuasa Tuhan yang turun menaungi kita.
Sehingga tidak ada sedikitpun pikiran atau rencana untuk tinggalkan Tuhan, tapi tetap mengikut Dia walaupun mengalami banyak kesulitan hidup. (Ibrani : 10 : 37-39, Roma : 8 : 35-37)
Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.
*
Manna Roti Surgawi
11 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
MENJAMAH ATAU BERDESAK-DESAKAN?
Ke mana pun Yesus pergi, "Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya" (Mrk 5:24). Di dalam kerumunan itu, seorang perempuan mendekati Yesus "dari belakang dan menjamah jubah-Nya" (ay. 27). Yesus bertanya, "Siapa yang menjamah jubah-Ku?" (ay. 30). Murid-murid-Nya (dengan tepatnya) menjawab, "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?" (ay. 31).
Yesus adalah seorang yang menarik perhatian dunia. Sepanjang zaman, orang-orang berdesak-desakan di dekat-Nya. Minggu demi Minggu jutaan orang berdesak-desakan di sekitar Yesus di seluruh dunia. Termasuk saya dan Anda. Tetapi berapa banyak yang benar-benar rindu menjamah-Nya? Menjalin hubungan pribadi dengan-Nya?
Selama puluhan tahun, banyak orang hanya berdesak-desakan di sekitar Yesus. Tahu tentang Yesus, tetapi tidak mengenal-Nya secara pribadi.
Kisah tentang perempuan yang menjamah jubah Yesus, ada pengalaman yang berbeda. Sangat berbeda, setelah benar-benar menjamah Yesus.
Biarlah kita menjadi umat Tuhan yang tampil beda hari ini dalam segala aktifitas kita karena lebih dulu kita telah "menjamah" Yesus secara pribadi. Tuhan Yesus memberkati.
Sumber: 365 Anak Tangga Menuju Hidup Berkemenangan
*
Manna Roti Surgawi
12 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
TIDAK MERASA CUKUP
“Kok saya tidak pernah merasa cukup ya? Selalu saja uang saya kurang!”
Tidak pandang kaya atau miskin, uang memang tidak pernah memberi rasa cukup. Selalu saja setiap orang akan merasa kurang jika menyangkut alat pembayaran yang satu itu. Padahal tahukah anda, bahwa perasaan selalu kurang itu adalah sumber ketidakbahagiaan?
Jika perasaaan itu dibiarkan berkembang, ada beberapa hal yang bias terjadi:
1. Mengakibatkan kekuatiran
Orang yang cenderung merasa kurang terus menerus akan hidup dalam kekuatiran. Dia akan tidur di malam hari dengan rasa gundah dan kuatir akan hari esoknya. Dia akan merasa bahwa Tuhan kurang sanggup menolongnya keluar dari belitan masalah keuangan.
2. Rusaknya hubungan dengan orang lain
Beberapa orang yang selalu merasa kurang, akan mulai melirik orang lain sebagai tambang emasnya. Dalam kondisi ini, papa akhirnya, kasih dapat berubah menjadi manipulasi, karena orang tersebut akan selalu berusaha mencari keuntungan dari orang lain yang berada di sekitarnya.
3. Menimbulkan gaya hidup konsumtif
Sebagian dari mereka yang selalu merasa tidak cukup adalah bukan tipe orang yang hemat. Mereka suka membelanjakan uangnya bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Akhirnya, mereka terjebak dalam hutang baik cash, maupun lewat pemakaian credit card. Masalah demi masalah akan semakin banyak menekan mereka.
4. Mengaburkan pendangan tentang Allah
Memang benar Allah adalah sumber berkat. Tapi manusia datang kepada Tuhan semestinya bukan karena berkat. Kita harus mencari wajah Tuhan, bukan tanganNya saja. Mereka yang selalu merasa kurang akan punya motivasi tersendiri ketika mereka berdoa atau pergi ke gereja. Fokusnya bukan lagi Tuhan, tapi berkat Tuhan.
Jangan biarkan 4 hal itu terjadi dalam hidup anda, sebagai orang yang percaya pada Tuhan!! Karena itu, mulailah untuk memiliki hati yang baru. Sebuah hati yang selalu merasa cukup akan berkat Tuhan dalam kehidupan ini.
Bagaimana caranya memperoleh hati yang selalu merasa cukup?
1. Disiplinkan diri untuk hidup berdasarkan kebutuhan dan bukan keinginan.
Filipi 4:19 mengatakan bahwa “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu
menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus”. Keperluan dan
bukan keinginan. Jika kita membiasakan hidup berdasarkan keinginan, tidak
akan ada yang pernah cukup. Ingin punya mobil baru, ingin punya hp model
terbaru, dsb. Tidak akan pernah berhenti!
2. Hiduplah dengan iman
Jika Tuhan berjanji akan memelihara kehidupan kita, percayalah bahwa Dia
akan menepati janjiNya! Belajarlah untuk mempercayai Tuhan, sebuntu apapun
situasinya. Pertolongan Tuhan pada hidup keuangan anda pasti tidak akan
pernah terlambat.
3. Belajar Mengucap syukur
Berapapun yang anda punya, mengucap syukurlah. Itu semua adalah berkat
Tuhan yang sekarang dipercayakan kepada anda. Ingat ketika Tuhan hendak
memecah roti untuk 5 ribu orang laki-laki? Dia-pun mengucap syukur sebelum
memecah-mecah roti tersebut, dan keajaiban terjadi. Ada kuasa dalam ucapan
syukur! Berkat Tuhan akan mengikuti orang yang tahu mengucap syukur.
Mengucap syukur juga merupakan ‘terapi’ untuk bisa mencukupkan diri dalam
segala keadaan.
4. Hidup berkemurahan
Orang yang hidupnya disebut berkelimpahan adalah orang yang bisa merasa
cukup dan mau memberi dari apa yang ia punya. Jangan jadi orang pelit yang
menyimpan segala sesuatu untuk dirinya sendiri. Walaupun angka di
kalkulator anda membuat dahi mengernyit, tetaplah setia untuk memberi,
terutama untuk pekerjaan Tuhan dan untuk orang lain.
Kisah Para Rasul 20:35 jelas menyatakan “Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima”.
Apa yang kita pegang sekarang bisa hilang seketika karena satu dan lain hal. Tapi apa yang kita tabur di ladang Tuhan, memiliki nilai yang kekal.
Rasa cukup itu bukan berasal dari jumlah yang kita punya. Cukup itu sebuah sikap hati! Mau merasa cukup? Miliki sikap hati yang baru. “…..sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan” (Fillipi 4:11b)
(Sumber: Viosachie)
*
Manna Roti Surgawi
13 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# RANCANGAN TUHAN BEGITU INDAH #
Ada seorg kaya memiliki anak, dan waktu itu si anak dijanjikan oleh papanya, kl sekolahnya lulus dng nilai bagus(diatas 7 semua), akan diberi hadiah sesuai permintaan anakny.
Anaknya minta diberi hadiah mobil Ferrari.
Singkat cerita, setelah anak itu lulus dng nilai yg bagus, papa nya datang kepada dia dan menyerahkan sebuah buku serta mengatakan, buku ini sangat berharga sekali, melebihi segala apapun yg ada di dunia.
Buku itu adalah Alkitab.
Tetapi apa reaksi anaknya ? Dia marah sekali dan membanting Alkitab itu, dia mengatakan, saya tdk butuh buku ini, saya butuh Ferrari.....Papa pembohong, penipu.
Dan tanpa pikir panjang, dia pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan tidak kembali.
Selama 15 tahun dia hidup dalam kepahitan dan penderitaan.......
Setelah 15 th berlalu, dia mendengar papanya dipanggil oleh Tuhan.
Dng berat hati akhirnya dia plg ke rmh nya, wkt dia masuk ke kamarnya, tdk berubah sama sekali, bahkan Alkitab hadiah itu msh ada tertata rapi di lemarinya.
Kemudian dia mulai buka Alkitab itu, di depannya ada tulisan dari papanya yg menceriterakan bagaimana awal perjuangannya memulai bisnis hingga berhasil.
Si anak ini mulai menangis terharu, terus dia baca dan akhirnya di halaman berikutnya dia sangat terkejut, karena menemukan selembar check senilai harga mobil Ferrari.
Anak ini menangis tersedu-sedu, namun semuanya sudah terlambat...
Dia sudah menderita selama 15 tahun.
Dari kesaksian ini kita bisa belajar bgmn cara Tuhan bekerja, tidak seperti yg kita pikirkan.
Yes 55 : 8-9, rancanganmu bukan rancanganKu, kepikiranmu bukan kepikiranKu, seperti langit dan bumi jauhnya.
Oleh sebab itu dalam hidup ini jangan gegabah, kalau kita berjalan sesuai dengan FirmanNya, hidup ini akan menjadi indah krn Tuhan tdk pernah merencanakan yang jelek dalam hidup kita....
Amen...
(By: Jing E.L.)
God Bless You all :):)
Have a blessed day with God.
*
Manna Roti Surgawi
15 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
Pelayan yang baik hati
Bertahun-tahun dahulu, pada malam hujan badai, seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia. Mencoba menghindari hujan, pasangan ini mendekati meja resepsionis untuk mendapatkan tempat bermalam.
"Dapatkan anda memberi kami sebuah kamar disini ?" tanya sang suami.
Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi di kota.
"Semua kamar kami telah penuh," pelayan berkata. "Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti anda keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin anda mau tidur di ruangan milik saya ?
Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat anda tidur dengan nyaman malam ini."
Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk. "Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja," kata sang pelayan. Akhirnya pasangan ini setuju.
Ketika pagi hari saat tagihan dibayar, laki-laki tua itu berkata kepada sang pelayan, "Anda seperti seorang manager yang baik yang seharusnya menjadi pemilik hotel terbaik di Amerika. Mungkin suatu hari saya akan membangun sebuah hotel untuk anda." Sang pelayan melihat mereka dan tersenyum. Mereka bertiga tertawa. Saat pasangan ini dalam perjalanan pergi, pasangan tua ini setuju bahwa pelayan yang sangat membantu ini sungguh suatu yang langka, menemukan sesorang yang ramah bersahabat dan penolong bukanlah satu hal yang mudah.
Dua tahun berlalu. Sang pelayan hampir melupakan kejadian itu ketika ia menerima surat dari laki-laki tua tersebut. Surat tersebut mengingatkannya pada malam hujan badai dan disertai dengan tiket pulang-pergi ke New York, meminta laki-laki muda ini datang mengunjungi pasangan tua tersebut. Laki-laki tua ini bertemu dengannya di New York, dan membawa dia kesudut Fifth Avenue and 34th Street. Dia menunjuk sebuah gedung baru yang megah di sana, sebuah istana dengan batu kemerahan, dengan menara yang menjulang ke langit.
"Itu," kata laki-laki tua, "adalah hotel yang baru saja saya bangun untuk engkau kelola".
"Anda pasti sedang bergurau," jawab laki-laki muda.
"Saya jamin, saya tidak," kata laki-laki tua itu, dengan tersenyum lebar.
Nama laki-laki tua itu adalah William Waldorf Astor, dan struktur bangunan megah tersebut adalah bentuk asli dari Waldorf-Astoria Hotel.
Laki-laki muda yang kemudian menjadi manager pertama adalah George C. Boldt. Pelayan muda ini tidak akan pernah melupakan kejadian yang membawa dia untuk menjadi manager dari salah satu jaringan hotel paling bergengsi di dunia.
Pelajarannya adalah; perlakukanlah semua orang dengan kasih, kemurahan dan hormat, dan anda tidak akan gagal.
"Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu,jika kamu melakukannya." (Yohanes 13:13-17)
"Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan." (Lukas 22:26)
(Sumber: Klinik Rohani)
*
Manna Roti Surgawi
16 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
BIJAKSANA
".....Dia menghajar kita untuk kebaikan kita,......" (Ibr 12:10-11)
Mary Garden, penyanyi opera yang terkenal itu berhasil mengumpulkan banyak uang atas karir yang dicapainya, namun ayahnya selalu mengrongrongnya setiap bulan dengan meminta sejumlah uang yang besarnya tidak tanggung-tanggung.
Selaku anak yang baik, Mary selalu memenuhi permintaan sang ayah, meski kadang-kadang ia bertanya, apa yang dilakukan orang tuanya dengan uang sebanyak itu. "Ayah sedang mempersiapkan sesuatu yang penting. Janganlah kau sia-siakan ayahmu ini, nak!" katanya kepada Mary.
Akhirnya datanglah musibah itu. Mary mengalami kecelakaan fatal, sehingga kehilangan karir dan seluruh uangnya untuk biaya rumah sakit. Bersamaan dengan itu ayahnya pun meninggal dunia.
Tak diduga, Mary Garden dinyatakan masih memiliki ribuan dolar di bank. Rupanya sang ayah yang bijaksana telah menyimpan setiap sen yang dimintanya atas nama putrinya yang ia cintai itu.
Demikian pula kita, yakinlah bahwa Allah memperlakukan kita dengan penuh kebijaksanaan, walaupun kita kadang-kadang tak mengerti tindakan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Sumber: Jendela Kebenaran
*
Manna Roti Surgawi
17 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
MENJADI KRISTEN
.......Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul : 11 : 26)
Kata “KRISTEN” menggunakan kata “CHRISTIANOS” dalam bahasa Yunani yang berarti Hamba atau pengikut Kristus, suatu sebutan untuk orang-orang percaya pada Zaman Gereja Mula-mula, dan sebutan ini lebih dari sekedar nama salah satu agama yang ada di dunia saat ini, tapi berbicara tentang “GAYA HIDUP” orang-orang percaya, mengapa ? sebab orang-orang sekitar bisa melihat Kristus dalam hidup mereka.
Mereka dapat menampilkan kembali Gambar dan Rupa Allah yang telah hilang saat manusia berdosa, sebab dalam Roma : 3 : 23 berkata : Karena semua manusia telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.
Mereka bisa menjadi surat-surat Kristus yang terbuka yang dapat dibaca oleh semua orang (II Korinrus : 3 : 3).
Bagaimana Gambar Allah yang telah lama hilang itu bisa dimunculkan kembali dengan wujud yang sederhana sehingga dapat ditangkap dan dicerna oleh manusia biasa ?
1. Kita harus mengalami PENEBUSAN dalam Kristus Yesus (Roma : 3 : 24)
Sebab setiap orang yang mengalami Penebusan akan menjadi ciptaan baru (II Korintus : 5 : 17), segala cara hidup lama yang sia-sia yang diwarisi dari iblis (Yohanes : 8 : 44) ditelan dalam cara hidup yang baru yang kita dapatkan dari Bapa di Surga (I Petrus : 1 : 18)
2. Kita harus mengalami KEUBAHAN setiap kali mendengar FirmanNya (II Korintus : 3 : 18)
Setiap kali mendengar Firman Allah kita pasti mengalami keubahan kearah Kemuliaan, tapi dengan satu syarat yaitu jangan ada “SELUBUNG” apapun, yaitu segala sesuatu alasan yang membuat kita meragukan, tidak percaya, bahkan menolak FirmanNya.
II Korintus : 4 : 4-6, Cahaya Kemuliaan Kristus akan bersinar dalam setiap orang yang percaya pada Pemberitaan Firman, walaupun tadinya hidup dalam kegelapan.
3. Kita harus MEMPRAKTEKKAN Firman yang kita percayai menjadi “GAYA HIDUP” kita sehari-hari.
Filipi : 3 : 20-21.
Kalau kita bertekun dengan tiga langkah diatas maka seperti murid-murid di Antiokhia dulu sudah menjadi terang ditengah-tengah kegelapan, maka kitapun akan menjadi Terang Kristus, jawaban atas pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh dunia. Bahkan saat Tuhan Yesus datang kembali kita akan menjadi sama mulia dengan Dia (I Yohanes : 3 : 2). Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
18 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# LELAKI DAN BURUNG DARA #
Seorang bapa! Ia memiliki kebiasaan yang amat istimewa, yakni setiap hari ia akan datang ke tengah hutan dan memperhatikan burung-burung yang terbang riang. Sering pula ia membawa makanan dan diberikannya kepada burung-burung udara tersebut. Lama-kelamaan burung-burung tersebut menjadi amat jinak terhadapnya. Setiap hari kawanan burung tersebut akan menanti kedatangannya. Mereka akan bernyanyi riang bila telah melihat kedatangannya, mereka bahkan hinggap di kepala maupun bahunya.
Suatu hari ketika temannya mengetahui hal itu, ia diminta untuk menangkap beberapa ekor untuk dibawa pulang. Temannya bersedia membeli burung-burung tersebut untuk dipelihara. Lelaki tersebut menyetujui gagasan temannya.
Hari berikutnya. Seperti biasa lelaki itu datang ke hutan tersebut. Di sana seperti biasa pula ia menemukan kawanan burung beterbangan riang gembira di angkasa. Namun aneh...! Tak seperti biasanya, hari ini tak seekorpun burung yang datang mendekat, tak satupun yang hinggap di kepalanya atau di bahunya. Ia sungguh heran, dan bertanya diri mengapa burung-burung tersebut telah berubah hari ini?
Namun kemudian ia menjadi sadar bahwa persoalan sebenarnya bukan terletak pada burung-burung tersebut, tetapi terletak di dasar bathinnya sendiri. Hatinya kini telah berubah, hatinya kini dipenuhi oleh ketamakan.
Kini ia tahu bahwa apa yang ada dalam hatinya akan mempengaruhi juga situasi sekitarnya. Kebobrokan bathin seseorang, ketamakan dan niat jahat yang tersembunyi dalam hati seseorang akan dengan mudah mempengaruhi tindakan lahiriahnya; bahkan binatangpun mampu mengetahuinya.
Temanku...!! Apa yang ada dalam bathinmu saat ini? Semoga CINTA menjadi penghuni di dasar bathinmu!
Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati.
*
Manna Roti Surgawi
19 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
Recharge Your Spirit
Seorang petani mempunyai beberapa anak anjing yang ia harus jual. Ia pun membuat brosur iklan mengenai 4 anak anjing tersebut. Setelah itu, ia pun mulai menyebarkan iklan tersebut ke sejumlah wilayah dengan cara memakunya ke pohon-pohon besar. Saat ia hendak menancapkan brosur iklan terakhir, seorang anak kecil menghampirinya dari belakang. "Tuan," katanya, "Saya ingin membeli salah satu anak anjing Anda."
"Yah," kata si petani, sambil mengusap keringat dari tengkuknya, "anak anjing ini datang dari induk yang baik dan harganya sangat mahal."
Anak itu menjatuhkan kepalanya sejenak. Kemudian menjangkau jauh ke dalam
sakunya. Pada saat tangan kanannya keluar, sejumlah uang ada dalam genggamannya. Uang tersebut diberikan ke petani. "Saya punya tiga puluh sembilan sen. Apakah itu cukup untuk melihatnya?"
"Tentu," kata si petani. Ia pun mengajak si anak kecil berjalan dengannya ke rumah. Sesampainya di halaman depan rumah, sang petani ini pun bersiul memanggil salah satu anak anjingnya. "Sini, Dolly!" ucapnya. Anak anjing yang dipanggil pemiliknya itu pun keluar.
Dengan langkah terpatah-patah, Dolly si anak anjing pun mendatangi sang petani. Anak kecil ini begitu senang dengan kehadiran Dolly. Dengan riangnya ia pun mengelus bulu anak anjing tersebut. Tak lama kemudia, petani itu pun meminta sang anak kecil mengembalikan anjing tersebut karena waktu untuk melihat dan bermain sudah habis.
Pada saat Dolly dilepas dan kembali bermain dengan 3 anak anjingnya yang lain, anak kecil ini pun menyatakan kepada si petani ingin memiliki salah anjing miliknya."Saya ingin satu," kata anak kecil, menunjuk Dolly. Petani itu berlutut di samping anak itu dan berkata, "Nak, kamu tidak akan ingin anak anjing itu. Ia tidak akan pernah bisa berlari dan bermain seperti anjing lainnya." Anak kecil itu pun tersenyum dan mulai menggulungkan salah satu celananya. Betapa kagetnya sang petani karena salah satu kaki anak tersebut dipasangkan penyangga kaki.
"Anda lihat Pak, saya sendiri juga tidak berjalan terlalu baik, dan anjing lucu tersebut sepertinya membutuhkan seseorang yang mengerti akan keadaan dirinya" ujar anak kecil tersebut. Dengan penuh air mata, petani pun membungkukkan badannya. Tangannya terlihat mengambil seekor anak anjing yang tadi ia panggil. Dengan hati-hati ia pun menyerahkan Dolly kepada anak kecil tersebut. "Berapa?" tanya anak kecil itu. "Gratis," jawab petani, "Tidak ada biaya untuk yang namanya kasih."
“Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” (I Petrus 1:22).
Sumber : christianlifestories
*
Manna Roti Surgawi
20 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# ANTARA TARSIS DAN NINEWE "
Yunus 1:1-3.
"Bangunlah pergilah ke Ninewe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku." Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan;
Setiap kali mengikuti ibadah penamatan sekaligus pengutusan mahasiswa teologia, hati saya tersentuh. Para mahasiswa yang tamat bagaikan prajurit-prajurit yang akan diutus kemedan pertempuran dan dan siap menerima segala risiko yang akan terjadi. Nyanyian-nyian pengutusan yang dikumandangkan menambah besar semangat untuk segera pergi melayani Tuhan . "Kemanapun Tuhan mengutus, kesanalah aku akan pergi." demikian kata-kata yang terucap saat itu. Kehendak Tuhan menjadi prioritas yang utama, doa yang dinaikan adalah, "Kehendak-Mu yang jadi atasku."
Namun apa yang terjadi diladang pelayanan tidak selamanya seindah janji manis yang pernah diucapkan kepada Tuhan.
Mungkin kita sering mengucapkan kalimat "kehendak-Mu jadilah" dengan mudahnya, tetapi apakah kita benar-benar memang siap menerima kehendak Tuhan dalam hidup kita?
Sebagian orang ketika diperhadapkan pada kondisi ekonomi yang sulit didalam pelayanan, akhirnya meninggalkan panggilan Tuhan.
Kenyamanan hidup didunia memang seringkali menjadi penghalang besar untuk manusia memenuhi panggilan dan kehendak Tuhan atas dirinya. Ini sama halnya ketika Yunus lebih memilih untuk melarikan diri ke Tarsis daripada pergi ke Ninewe. Dalam kasus Yunus, Tarsis bisa digambarkan sebagai tempat yang menyenangkan, tidak ada tantangan, ancaman, ataupun tanggung jawab yang terlalu berat disana. Sedangkan kalau Yunus ke Ninewe sesuai perintah Tuhan, ia harus melakukan tugas berat untuk menyerukan pertobatan disana. Tugas ini berat baginya, karena belum tentu orang-orang Ninewe akan mempercayainya, belum lagi resiko lainnya seperti: cemooh, aniaya, atau bahkan ancaman kematian. Meskipun pada kisah selanjutnya kita melihat bahwa ternyata Ninewe mau bertobat, tapi Yunus sudah menyerah terlebih dahulu. Ia lebih memilih jalan aman sesuai kehendaknya dengan lari ke Tarsis, dan bukan sesuai dengan kehendak Tuhan.
Ketika kita berdoa, " jadilah kehendak-Mu," benarkah bahwa kita benar-benar siap menjalani apa yang menjadi kehendak Tuhan atas hidup kita? Bagaimana ketika Tuhan mengutus kita untuk melayani ditempat-tempat yang sulit, atau mengijinkan tekanan didalam pekerjaan ataupun pelayanan? Bagaimana sikap kita ketika Tuhan belum juga mengabulkan permohonan kita? Apakah kita akan mencari jalan pintas untuk mendapatkan uang, kesehatan, atau kenyaman hidup ? Tarsis bisa digambarkan sebagai jalan pintas yang aman dan menjanjikan, dan sebaliknya, Ninewe adalah gambaran mengenai ketaatan total pada kehendak Tuhan.
Tuhan Yesus tidak asal mengatakan agar kehendak Bapa saja yang terjadi atasn hidup-Nya.
Ia mengucapkan itu dengan kesungguhan, karena bagi Yesus kehendak Bapa adalah segalanya.
"Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku." (Yohanes 6:38).
D O A:
Tuhan Yesus, hidukku adalah milik-Mu. Mampukan aku untuk berserah pada kehendak-Mu dan beriku kekuatan untuk berjalan didalamnya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. A m i n.
(Mansor)
Kata-kata bijak: KETAATAN MERUPAKAN TINDAKKAN IMAN, KETIDAK TAATAN ADALAH BUKTI KETIDAKPERCAYAAN.
(E. Louis Cole).
*
Manna Roti Surgawi
22 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
BUKAN PETERNAK BIASA
Nats : Perkataan yang dinyatakan kepada Amos, salah seorang peternak domba dari Tekoa ... (Amos 1:1)
Ia bukan anak nabi. Ia bukan pula anak imam. Ia peternak domba, pekerjaan yang tidak mengingatkan kita pada pelayanan rohani. Ia bisa saja tinggal tenang di daerahnya, Tekoa, menekuni pekerjaannya, mencukupi kebutuhan keluarga, dan beribadah kepada Tuhan. Namun, Tuhan memberinya penglihatan dan menyuruhnya menyampaikan pesan kepada Israel. Ia menaatinya, dan kita pun mengenalnya sebagai nabi Tuhan. Ia menulis salah satu kitab yang dimuat di dalam Alkitab: Amos.
Menurut takaran saat ini, Amos bukan rohaniwan. Ia pekerja sekuler. Toh Tuhan memanggilnya sebagai jurubicara untuk menyampaikan peringatan ilahi kepada bangsanya. Panggilan yang mengubahkan hidupnya.
Panggilan Tuhan tidak dibatasi sekat-sekat pekerjaan. Memang ada orang yang secara khusus dipanggil untuk melayani Tuhan secara penuh waktu. Selain itu, seperti dialami Amos, tidak jarang pula Tuhan memanggil orang yang sedang tekun melakukan tugas dan pekerjaannya sehari-hari serta meminta orang itu menjalankan suatu pelayanan tertentu.
Saat ini pekerjaan Anda mungkin juga tidak berbau "rohani" atau menjanjikan kesuksesan yang berdampak besar. Atau, Anda malah sudah merasa mapan dan mantap dengan suatu pekerjaan. Yang jelas, Anda tidak pernah membayangkan suatu ketika akan menjadi hamba Tuhan. Tetapi, siapa tahu Tuhan memberikan suatu panggilan khusus bagi Anda untuk melayani Dia? Dalam hal ini, Anda perlu mengembangkan keterbukaan dan kepekaan terhadap panggilan Tuhan, serta keberanian untuk menanggapi panggilan tersebut. -ARS
TIDAK ADA PEKERJAAN YANG BIASA-BIASA SAJA
SELAMA KITA MELAKUKANNYA UNTUK MEMULIAKAN TUHAN
(Sumber: SABDA.org)
*
Manna Roti Surgawi
23 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
Jadikan Aku...........
Tuhan, jadikan aku sarana damai-Mu.
Manakala timbul benci, akan kuperagakan kasih;
manakala bimbang membayang, akan kuperagakan iman;
manakala ada keputus-asaan, akan kuperagakan harapan;
manakala gelap datang, akan kuperagakan terang;
manakala duka menyusup, akan kuperagakan sukacita.
O, Allah, beri aku karunia agar aku lebih suka.........
menghibur daripada dihibur;
memahami daripada dipahami;
mengasihi daripada dikasihi.
Karena, dalam memberi kita menerima;
dalam mengampuni kita diampuni;
dalam kerelaan mati kita hidup abadi!
(Franciskus dari Assisi, 1182 - 1226)
*
Manna Roti Surgawi
24 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# DOA SEORANG SAHABAT #
Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa.
Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan disisi-sisi pulau tersebut.
Doa pertama mereka panjatkan, mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.
Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang dan terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya.
Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah, pakaian, dan makanan. Keesokan harinya,seperti keajaiban saja, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa. Akhirnya, lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima berkah tersebut karena doa-doanya tak pernah terkabulkan.
Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar suara dari langit menggema, "Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?" "Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya doakulah yang dikabulkan," jawab lelaki ke satu ini. "Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka,ia tak pantas mendapatkan apa-apa."
"Kau salah!" suara itu membentak membahana. "Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa."
"Katakan padaku," tanya lelaki ke satu itu. "Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya?" "Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!"
**Seringkali kita hanya memikirkan diri sendiri...tidak memperdulikan orang lain...ada bagian2 dalam hidup yang tidak kita sadari...bahwa ada seseorang yang berdoa untukmu. dan terkadang orang yang secara tak sadar kita buat kecewa adalah orang yang berharap kita mendapat kebahagiaan.
sekarang coba perhatikan sekelilingmu saat ini, siapa yang senantiasa ingin mengetahui kabarmu?
yang senantiasa kau buat kecewa?
seseorang yang menyapamu mungkin tapi tak kau anggap...?
seseorang yang mungkin kau anggap sebagai pengganggu?
jangan menilai sesuatu dari apa yang nampak diluar, seseorang yang mungkin terpandang keren belum tentu dia baik. dan jangan pernah menyombongkan diri dengan apa yang kau punya..
jangan pernah membusungkan dada terlalu tinggi karna kau lebih dari sekelilingmu, ingat...tanpa mereka kau tidak ada apa-apanya...
untuk siapa engkau bermegah?
kita semua sama, hanya manusia. tidak ada seorangpun yang dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain, jadi jangan pernah memandang rendah seseorang.
kau diciptakan untuk saling memberi kepada sesamamu bukan hanya untuk kepentingan dirimu sendiri. **
Tuhan Yesus memberkati Anda.
(By: Jing E.Lee).
*
Manna Roti Surgawi
25 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# B E R S Y U KU R #
Belum sempat John meletakkan tas kerjanya sepulang ke rumah, matanya tertegun melihat sebuah surat tergeletak di atas meja.Di sebuah amplop tertulis "Untuk ayah tersayang"Setelah belasan tahun menjadi single parent, baru kali ini ada surat untuknya dari Lucy, anak gadisnya. Ada apa?
Kalimat pertama pada surat itu sudah mengguncang hatinya;Ayah tersayang, jika ayah membaca surat ini maka aku sudah tidak ada di rumah.Sekalipun berat John melanjutkan bacaan kata demi kata.
Ayah, aku telah menemukan pria yang akan mendampingiku selamanya.Memang buat orang lain dia sudah terlalu tua, tapi bagiku pria berusia 45 tahun masih tetap muda.Dia sangat energik ayah, kalau ayah mengenal lebih dekat dengannya pasti ayah juga akan menyukainya.Ayah jangan terkecoh dengan tato di seluruh tubuhnya atau janggut dan brewoknya yang panjang atau puluhan tindik di telinga dan hidungnya, karena jauh di dalam hatinya ia adalah orang baik.Ia sangat sayang padaku, dan juga ayah dari anak di dalam kandunganku.Istrinya tidak keberatan aku mendampinginya, karena istrinya sudah sibuk mengurus anaknya yang banyak.Oh iya, ayah tidak usah khawatir tentang kehidupanku.Ia menguasai penjualan ekstasi di kota, jadi uang sama sekali bukan masalah buat kehidupan kami.Saya tahu ia sudah mengidap HIV sejak lama, tapi katanya dalam beberapa tahun ke depan obat penyakit AIDS akan ditemukan jadi aku tidak perlu khawatir bukan?
Ayah jangan bersedih karena aku bahagia.Usiaku sudah 18 tahun ayah jadi aku bisa memutuskan yang terbaik untuk hidupku.
Tanpa sadar, air mata sang ayah menetes jatuh ke lembar surat itu.Bagaimana mungkin anaknya yang lucu dan periang bisa menjadi seperti inii?Lembar pertama surat pertama baru saja selesai dibacanya.
Tangan sang ayah bergetar, berat rasanya, tapi ia membuka lembar kedua surat itu.Kali ini isinya jauh berbeda.
Ayah sayang,Maaf, sebenarnya surat di halaman pertama tadi tidak benar-benar terjadi.Saya hanya ingin menggambarkan betapa kemungkinan terburuk bisa terjadi pada anak-anak gadis, dan syukurlah aku tidak demikian.Ayah bahagia bukan, kalau aku tetap bersama ayah?Ayah bahagia bukan, akau tidak menghancurkan diriku seperti itu?Tentu saja, mempunyai anak yang rapornya jelek, jauh lebih menguntungkan daripada mempunyai anak seperti itu.Oh iya Ayah, raporku ada di dalam tas, nilainya jelek, maaf ya.Silahkan ayah lihat, jangan lupa ditandatangani.Besok guru ingin bicara dengan ayah tentang nilai raporku, jangan marah ya.Kalau ayah tidak marah melihat nilai raporku, aku sedang bermain di rumah sebelah, aku tunggu yah?Love you Daddy.
"Lucy..........!" John berteriak dan lari ke rumah tetangganya, ia akan mengitik habis anaknya yang 'keterlaluan' itu.
Lega rasanya hati John. Konyol tapi melegakan.Tidak seperti kebanyakan ayah yang sedih melihat rapor anaknya yang buruk, hati John justru berbunga-bunga karena ia tidak kehilangan anaknya.Memang kali ini, keterlaluan sekali becanda anak gadisnya!(Terinspirasi dari humor yang pernah saya dengar)
Humor dan HikmahKali ini humor dan hikmah tulisannya tidak ditulis dijudul, biar gak bocor humornya.
Sebenarnya Lucy hanya ingin agar ayahnya tidak marah melihat rapornya yang buruk, untuk membuat masalah rapor buruk terlihat kecil ia membuat gambaran masalah besar yang mungkin terjadi sehingga masalah yang ada jadi terlihat kecil.
Ini sebenarnya adalah seni bersyukur dan seni berkomunikasi dengan diri.
Kalau Anda ingin bersyukur atas kesulitan yang kita terima maka kita sebaiknya membayangkan kesulitan lebih besar yang mungkin bisa kita alami. Dengan demikian kita bisa menghindari diri dari stres atau kegalauan yang berkepanjangan.
Masalah kekecewaan hati atau rasa tidak bersyukur biasanya tidak berhubungan dengan uang tapi lebih karena penerimaan hati.Orang yang tidak bersyukur biasanya FOKUS PADA YANG TIDAK DIPUNYAI sedangkan ORANG BERSYUKUR FOKUS PADA YANG DIMILIKI.
Kita bisa melihat anak kampung bahagia main layang layang yang 1 set berharga tidak lebih dari Rp 5000.Tapi anak orang kaya ngambek pada orang tuanya padahal baru dibelikan pesawat remore control seharga 5 juta. Kenapa? Karena anak kaya itu suka dengan yang model baru seharga 15 juta.
Ada anak kaya yang ngambek pada orang tuanya karena link internet putus satu hari karena lupa bayar bulanan, padahal ia sudah beruntung bisa mengakses internet selama 29 hari sebelumnya.
Memang apa yang dilakukan Lucy pada Ayahnya John agak keterlaluan, tapi itu gambaran dramatis tentang bagaimana bisa membuat diri kita bersyukur apa adanya.
PESAN SPONSOR :Sudahkan Anda bersyukur hari ini?
Tuhan Yesus memberkati Anda.
*
Manna Roti Surgawi
26 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
TAK TERTOLONG LAGI?
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." —Lukas 23:43
Baca: Lukas 23:33-43
Seorang gembala Israel berumur 110 tahun dari suku Bedouin dengan segera dibawa ke rumah sakit di Beersheba ketika ia terkena serangan jantung. Meskipun usianya sudah renta, dokter bekerja keras menyelamatkan jiwanya. Pria ini mungkin adalah pasien pengidap penyakit jantung tertua yang berhasil disembuhkan dengan obat pencegah penyumbatan jantung. Jurubicara dari rumah sakit melaporkan bahwa pria Bedouin ini telah kembali ke tendanya di gurun pasir Negev untuk menjaga kawanan kambingnya.
Perhatian yang diberikan pada pria berumur 110 tahun ini mencerminkan cara Yesus dalam menanggapi orang-orang yang kita anggap sudah tidak tertolong lagi. Kemampuan dan kemauan-Nya untuk menembus batas-batas sosial untuk menolong para penderita kusta dan mereka yang dikucilkan jauh melebihi apa yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang baik hati.
Bahkan di tengah kepedihan atas penderitaan yang dialami-Nya, Yesus merengkuh seseorang yang sekarat, yang dianggap orang lain sudah tidak tertolong lagi. Orang ini adalah seorang penjahat, dihukum mati, dan hanya punya waktu beberapa jam sebelum ia akan terhilang selamanya. Pada saat itu, Yesus menanggapi seruan orang yang meminta pertolongan ini dengan berkata, "Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus" (Luk. 23:43).
Apakah Anda mengenal seseorang yang tampaknya tidak tertolong lagi? Atau mungkin Anda berpikir, Anda-lah yang tidak memiliki harapan lagi. Allah dalam Alkitab sanggup memberikan pertolongan bagi mereka yang dianggap terlalu tua, terlalu berdosa, atau terlalu lemah untuk dapat ditolong lagi. —MRD II
Yesus mencari mereka yang direndahkan
Yang tidak dipedulikan oleh banyak orang;
Kebaikan hati dan pertolongan-Nya
Rindu Dia bagikan pada mereka. —D. De Haan
Kuasa Allah terlihat paling nyata dalam kelemahan kita.
Santapan Rohani
2009-1-12
Sumber : rbcintl.org
*
Manna Roti Surgawi
27 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
KASIH MULA-MULA
Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula (Wahyu : 22 : 4).
Jemaat di Efesus secara sepintas adalah jemaat yang luar biasa dalam pelayanan dan ibadah mereka, tapi waktu Tuhan memeriksanya ternyata jemaat ini memiliki satu kekurangan, dan kekurangan ini bukan sesuatu yang sepeleh dan bisa diabaikan begitu saja, tapi kekurangan mereka sangat fatal yaitu kehilangan “Kasih yang semula”, sehingga Tuhan menegor mereka dengan sangat keras dengan ancaman akan kehilangan “Kaki dian” yaitu satu-satunya sumber terang, artinya mereka akan hidup dalam kegelapan.
Apa itu “Kasih yang semula” ?
Kasih yang semula adalah Kasih yang kita rasakan saat Tuhan menyatakan KasihNya pada kita saat kita masih hidup dalam dosa (Roma : 5 : 6-8), Ia menyatakan KasihNya yang tak bersyarat, yaitu walaupun kita berdosa tapi toh Dia tetap mengasihi kita dengan jalan menyatakan pengampunanNya.
Disaat itu kita merasakan bahwa kalau kita masih hidup, kita bisa beribadah bahkan kita dilayakkan untuk melayani, adalah semata-mata hanya anugerahNya, sehingga dalam setiap hembusan nafas kita, setiap kesempatan untuk bisa beribadah bahkan melayani Tuhan, kita dapat merasakan KasihNya, dan dengan demikian kita akan beribadah dan melayani dengan penuh Kasih, kita memberikan yang terbaik untuk Dia.
Tapi seiring dengan berjalannya waktu, apa-apa yang tadinya kita rasakan sebagai “Anugerah”, lama kelamaan kita anggap sesuatu yang biasa, sehingga kita tidak lagi berkobar-kobar dalam ibadah kita, semuanya serba biasa, monoton, hambar dan bahkan membosankan, disaat itu adalah saat yang sangat kritis bagi seseorang untuk kembali pada hidup lama dan tinggalkan Tuhan.
Oleh sebab itu Tuhan ingin kita untuk terus dan setiap saat mengingat akan KasihNya yang dinyatakan di atas kayu salib, supaya kita akan terus merasakan dan menyatakan KasihNya dalam setiap detak jantung kita, dalam setiap kesempatan untuk bisa beribadah dab melayani Tuhan, sehingga apa yang Tuhan rencanakan bagi setiap manusia ciptaan baruNya yaitu kembali ke Taman Firdaus untuk menikmati buah yang tadinya dilarang untuk dimakan oleh Adam dan Hawa justru Tuhan berikan untuk kita (Wahyu : 2 : 7) yaitu Kehidupan, Kebahagiaan dan Kemuliaan kekal.
Tuhan memberkati kita semua. Amin.
*
Manna Roti Surgawi
28 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
# MASA DEPAN #
Ketika begitu banyak kegelisahan menggelembung menjadi satu dan memenuhi isi kepalamu….
Ketika kau tak tahu harus berbuat apa sementara begitu banyak persoalan menghantammu sekaligus…
Ketika seolah kau kehilangan keyakinanmu untuk berdiri tegar di antara semua badai kehidupan yang terjadi…
Bertahanlah satu hari lagi…
Jangan menyerah hari ini…
Karena kau tak pernah tahu apa yang esok hari akan tawarkan.
Bertahanlah satu hari lagi di dalam iman…
Bertahanlah satu hari lagi di dalam doa…
Bertahanlah satu hari lagi bersama-Nya…
Dengan demikian akan kaudapati…
Kau sudah jalani hari-hari bersama-Nya…
Kau sudah jalani mingu demi minggu…
Bulan demi bulan…
Tahun demi tahun…
Dalam penyelenggaraan-Nya…
Jangan menyerah karena keadaan hari ini…
Karena kau tak pernah tahu,
Rencana masa depan macam apa yang sudah disiapkan-Nya bagimu…
Tuhan Yesus memberkati Anda.
*
Manna Roti Surgawi
29 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
Memuaskan Diri Sendiri
Kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. —Yehezkiel 16:49
Suatu pusat pertokoan papan atas di London meluncurkan sebuah kartu belanja baru yang dapat dijadikan hadiah dengan slogan, "Kado untuk Memuaskan Diri Sendiri". Di seluruh penjuru pertokoan itu, papan-papan penanda, slogan-slogan, dan bahkan tanda pengenal karyawan pun berusaha menarik perhatian pengunjung pada kartu baru itu. Menurut seorang karyawan, angka penjualan kartu tersebut sangat tinggi selama minggu pertama promosinya, jauh melampaui target yang diperkirakan perusahaan. Sikap murah hati mungkin mendorong seseorang untuk memberikan kado mewah bagi seseorang yang spesial. Namun, terlalu sering kita merasakan bahwa jauh lebih mudah membeli sesuatu yang kita inginkan untuk diri kita sendiri.
Yehezkiel memberikan pencerahan bagi suatu kota kuno yang penduduknya menderita penghukuman Allah. Salah satu sebabnya adalah karena mereka menganut gaya hidup yang memuaskan diri sendiri. "Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu" (Yeh. 16:49-50).
Sepanjang sejarah, Tuhan telah menindak keras umat-Nya yang bersikap sombong, berkelimpahan makanan, dan tidak peduli terhadap sesamanya (ay.49). Obat penawar untuk racun pemuasan diri sendiri ini adalah kerinduan untuk menyenangkan Allah dan melayani orang lain, bukan diri kita sendiri (Flp. 2:4).
Pemuasan diri sendiri adalah kado yang tidak kita perlukan. —DCM
Ada yang patah semangat dan hatinya berbeban berat,
Tolonglah mereka hari ini!
Ada yang harus memulai perjalanannya menuju ke surga,
Tolonglah mereka hari ini! —Breck
Semakin lebih kita melayani Kristus, semakin berkurang kita melayani diri sendiri.
Sumber : rbcintl.org
*
Manna Roti Surgawi
30 November 2010
Manna Roti Surgawi
o
KERJASAMA MEMBANGUN RUMAH ALLAH
"........ Salomo anakmu, dialah yang akan mendirikan rumah-Ku......." (1 Tawarikh 28:6)
Diceritakan, seorang raja ingin membangun sebuah Kathedral. Karena ingin memperoleh nama dalam pembangunan Kathedral itu maka raja melarang orang lain menymbangkan sesuatu apa pun bagi pembangunan Kathedral tersebut. Dalam prasasti itu tertulis dibangun atas nama raja sebagai pembangun.
Pada suatu malam, raja bermimpi malaikat datang dan mencoret namanya dari prasasti itu dan menggantinya dengan nama seorang janda yang miskin. Hal itu terjadi sebanyak tiga kali berturut-turut.
Setelah bangun dari tidurnya, raja mengundang perempuan janda yang dikenalnya itu dan menuntut terhadap apa yang telah dilakukannya. Janda itu gemetar ketakutan sambil menjawab, "Aku mengasihi Tuhan dan rindu dapat melakukan sesuatu bagi nama-Nya dan membangun Gereja-Nya. Sejak aku dilarang menyentuh bangunan Kathedral itu, aku membawa setimbunan rumput untuk kuda-kuda yang menarik batu guna pembangunan Kathedral itu." Akhirnya raja memerintahkan agar nama janda miskin itu dituliskan pada Kathedral itu.
Dalam pembangunan Bait Allah (jasmaniah terlebih rohaniah), Tuhan memakai banyak orang sesuai dengan kemampuan dan potensi yang ada pada diri anak-anak-Nya agar tidak ada yang bermegah dengan mengatakan, "Kalau bukan aku......tak akan gedung gereja ini berdiri....."
Tuhan memakai Daud untuk mempersiapkan gambar Bait Allah, dan mempersiapkan bahan-bahan bangunan, Tuhan memakai Salomo untuk mengkoordinir pelaksanaan pembangunan Bait Allah.
Demikian juga firman Tuhan berkata bahwa ada yang menanam dan ada yang menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. (1 Kor 3:6-9).
Segala kemuliaan hanya bagi Allah di tempat yang mahatinggi. Haleluya!!!!
Sumber: 110 Ilustrasi khotbah
*
Manna Roti Surgawi
01 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
KEPEDULIAN TUHAN
Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu – namun engkau kaya - …….(Wahyu : 2 : 9)
Perkataan ini menunjukkan “KEPEDULIAN” Tuhan tehadap segala masalah, penderitaan, pencobaan yang dialami umatNya sampai sekarang ini bahkan sampai kapanpun, sebab Tuhan kita adalah juga Imam besar bagi kita, bukan Imam Besar yang tidak dapat turut merasakan penderitaan kita, tetapi Imam Besar yang sangat peka dan peduli dengan segala keadaan yang kita alami.
Kalau kita bisa mengerti dan merasakan ini, maka ini akan menjadi PENGHIBURAN dan KEKUATAN yang ajaib bagi kita dalam menghadapi segala sesuatu.
Seperti Tuhan tahu dan peduli dengan kesusahan kita di masa lalu, Tuhan juga tahu kesusahan yang sedang kita alami sekarang ini, bahkan Tuhan tahu dan peduli dengan semua kesusahan yang akan kita alami, sehingga Dia tidak membiarkan kita menghadapinya seorang diri dan mengalami kekalahan, tapi Dia selalu menyertai kita (Ibrani : 13 : 5-6), dan memberikan jalan keluarnya yang terbaik bagi kita. (I Korintus : 10 : 13).
Tapi apa yang Tuhan inginkan dari kita ? “KESETIAAN” sampai garis akhir !!
Bagi setiap orang yang setia sampai garis akhir, bukan hanya mendapatkan pertolongan dan kemampuan untuk menanggung segala perkara, tapi juga akan mendapatkan Mahkota Kehidupan, tapi sebaliknya bagi mereka yang tidak setia, maka Tuhan tidak berkenan kepada mereka (Ibrani : 10 : 38),
Oleh sebab itu jangan menjadi orang mengundurkan diri dan binasa, tapi jadilah orang-orang yang tetap setia sampai pada akhirnya.
Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin
*
Manna Roti Surgawi
02 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# WAKTU TUHAN #
Seorang anak berdoa untuk ayahnya, merindukan agar ayahnya menerima keselamatan. Berpuluh2 tahun lamanya ia berdoa untuk ayahnya. Ia memiliki keyakinan bahwa suatu saat Allah akan membuka pintu hati ayahnya agar bertobat dan menerima Anugerah Keselamatan itu...
Sahabat, ada kalanya doa yang kita naikkan, yang kita serukan setiap hari kepada Allah, memohon agar Ia menjawab doa2 kita....tidak segera Allah menjawabnya....
Waktu Tuhan berbeda dengan waktu manusia...
Waktu Tuhan mungkin hari ini, minggu depan, tahun depan, atau 10 tahun lagi???
Tetapi kapan pun itu, kita harus dapat memiliki ketenangan dan keyakinan bahwa doa doa kita akan dijawab sesuai waktu dan kehendakNya...bukan kehendak manusia... Waktu Tuhan yang tepat - itulah yang akan terlaksana...
Tentunya kita akan Menunggu...
Bagaimana sikap kita ???
Seyogyanya Menunggu, menantikan dengan penuh keyakinan, kesabaran, pengharapan dan Iman..karena Ia sedang mempersiapkan sesuatu yang indah buat kita..
Nikmatilah kehidupan sewaktu menunggu, berbahagialah sementara Tuhan sedang memproses mengubah segala sesuatu menjadi indah pada waktunya.
Jika Ia menjawab doa kita, tetapi tidak yang kita pinta....?
Kita bertanya Mengapa Tuhan tidak bekerja dalam kehidupanku?
Aku sudah berdoa, percaya dan menunggu tetapi sepertinya Tuhan tidak sedang melakukan apa2 dengan doa doaku?? Apa yang salah???
Pahamilah Tuhan, Mengertilah kepadaNya...Ia mengerjakan segala sesuatu yang terbaik dalam kehidupan kita....
Amien...
Kutipan :
Saat Tuhan menjawab doa kita, Ia menambah Imanmu...
Saat Tuhan belum menjawab doa kita, Ia melatih kesabaranmu...
Saat Tuhan menjawab doa kita tetapi bukan doa kita, Ia memilih yang terbaik untukmu....
Tuhan Yesus memberkati Anda.
(By: Jing E.L)
*
Manna Roti Surgawi
03 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
= BAHAYA KESUKSESAN =
BAHAYA KESUKSESAN
(Yos. 23:1-16)
Kemenangan kemarin tidak memberikan jaminan kesuksesan besok. Kemenangan Napoleon yang terus-menerus akhirnya dihentikan di Waterloo; kesuksesan Hitler menyerang ke Timur dihentikan di Stalingrad; para juara olahraga tahu betul kemenangan yang bertubi-tubi akan ada akhirnya; bahkan salesman paling sukses pun tahu suatu hari dia tidak bisa menjual produknya sama sekali.
Sering kali suasana kemenangan bertubi-tubi memberikan kontribusi kepada faktor yang menuntun kepada kekalahan. Kepercayaan diri sepantasnya telah berkembang menjadi kesombongan, penghargaan yang sehat atas jabatan mengeras menjadi perpecahan dan persiapan yang hati-hati berbalik menjadi sikap tidak peduli dan sembarangan.
Yosua, Jendral yang sedang naik daun, tahu akan hal ini. Pasukannya sudah merasakan kehebatan akan kemenangan yang cukup panjang. Itu sebabnya di akhir hidupnya, Yosua mengingatkan para pemimpin Israel, “Bukankah TUHAN telah menghalau bangsa-bangsa besar dan kuat dari depanmu…” (23:9). Bahkan lebih jelas disebutkan di ayat 10, “…TUHAN, Allahmu, Dialah yang berperang bagi kamu…”.
Sepertinya tidak masuk akal bahwa kemenangan Israel yang begitu spektakuler tidak membuat mereka sadar bahwa semuanya itu merupakan pekerjaan Tuhan, membuat mereka tidak bergantung kepada kuasa ilahi di dalam kehidupan mereka.
Memang tentara yang penuh kemenangan dapat menjadi tidak hati-hati dan tim yang selalu menang lupa akan siapa yang membawa mereka kepada kesuksesan, tidak terkecuali Israel. Itu sebabnya Yosua menekankan, “..demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu.” (23:11).
Kemenangan suatu pertempuran adalah satu hal tetapi menjaga kedamaian sama sekali merupakan hal lain. Sekalipun demikian prinsip untuk percaya, taat, dan mengasihi Tuhan berlaku bagi dua-duanya.
Pandangan Yosua yang jauh ke depan tentang kemenangan Israel membuat mereka tersungkur. Yoshua sadar bahwa masih ada musuh yang belum dikalahkan di antara mereka yang sangat ingin melihat kemenangan Israel berakhir. Dia mengingatkan kemungkinan yang tidak terpikirkan yaitu, “…mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu,…” (23:13).
Yosua tidak meramalkan bahwa kemenangan tentara Israel akan mendadak menjadi ketidakmampuan atau para pemimpin yang begitu berpengalaman secara misterius kehilangan kemampuan strateginya. Sebenarnya dia ingin mengatakan sesuatu yang jauh lebih serius. Dia melihat jika para tentara meninggalkan Tuhan dan menjadi begitu yakin akan diri sendiri yang membuat mereka tidak lagi mengasihi dan menghormati TUHAN, mereka sebenarnya mulai berkompromi dan terperosok ke dalam ketidaktaatan yang menuju kepada kehancuran. Tanpa disadari kemenangan yang mereka raih ‘kemarin’ menjadi kekalahan esoknya.
Itu sebabnya mengertilah akan bahaya kesuksesan yang membawa kehancuran.
Oleh: Pdt. Dr. Harry Sudarma
(Sumber: Web Gereja Kristus Gembala dan Kristus Ajaib)
*
Manna Roti Surgawi
04 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# CERMIN YANG PECAH #
Syalom....
Robert Schuller dalam buku KISAH KASIH ALLAH bercerita tentang sebuah karya mozaik di istina kerajaan Teheran. Karya mozaik itu adalah salah satu karya terindah di dunia. Namun, siapa menduga kalau mozaik tersebut terbuat dari sebuah cermin pecah.
Mulanya, seorang arsitek memesan cermin dari Paris untuk dipasang di tembok istana. Ketika pesanan datang, alangkah kecewanya mereka karena cermin itu sudah pecah di perjalanan. Sang kontraktor bermaksud membuang pecahan cermin itu, tetapi si arsitek justru menggunakan pecahan-pecahan cermin itu untuk membuat mozaik indah yang terdiri dari serpihan kaca yang berwarna perak, berkilau, dan memendarkan cahayanya.
Kisah Rahab juga serupa mozaik indah. Ia adalah perempuan kafir dan seorang pelacur. Namun, karena imannya kepada TUHAN dan tindakannya yang berani menyelamatkan para pengintai, Rahab diselamatkan. Ketika itu seluruh Yerikho dicekam rasa takut terhadap Israel, tetapi Rahab tidak membiarkan ketakutan maupun masa lalunya yang kelam menghambatnya. Ia berpaling kepada TUHAN. TUHAN pun menghargai iman Rahab. Ia dan seisi keluarganya tidak hanya terhindar dari pemusnahan; (Yosua 6:25); ia menjadi leluhur dari Raja Daud dan bahkan masuk ke dalam silsilah YESUS KRISTUS dalam Matius 1.
Pesan Moral:
Setiap kita pernah membuat kesalahan pada masa lalu. Bahkan mungkin, kita punya masa lalu yang begitu kelam. Mungkin kita merasa hidup kita sudah hancur. Namun, kisah Rahab mengingatkan kita; TUHAN sanggup mengubah hidup yang hancur sekalipun, menjadi baru. Saudara-saudariku....seperti apa pun hidup kita, jika dibawa ke hadapan ALLAH, maka IA akan ubah hidup kita menjadi karya seni yang indah dan berharga.
Biarpun seluruh dunia berkata bahwa engkau tidak berharga, tapi engkau tetap berharga di mata-NYA.
"Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik." (Ibrani 6:31).
DI TANGAN YESUS, KERIKIL BISA MENJADI MUTIARA YANG INDAH DAN BERHARGA MAHAL....AMIN^^
~~TUHAN YESUS MENGASIHI DAN MEMBERKATI KITA SEMUA, AMIN~~
By: Lilis Setiani.
*
Manna Roti Surgawi
05 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# DOA BAPA KAMI #
Syalom, new version of "Doa Bapa Kami"
JANGAN katakan BAPA..
Jika kamu tidak berlaku sebagai 'anak' setiap hari..
JANGAN katakan KAMI..
Jika hidupmu penuh dengan 'ke-egois-an'...
JANGAN katakan YANG ADA DI SURGA..
Jika yang kamu pikirkan adalah 'perkara duniawi' saja...
JANGAN katakan DIMULIAKAN NAMAMU...
Jika kamu tidak 'menghormati & memuliakan' Allah sebagaimana mestinya...
JANGAN katakan DATANGLAH KERAJAANMU..
Jika yang kau obsesikan hanyalah 'keberhasilan duniawi saja'...
JANGAN katakan JADIKANLAH KEHENDAKMU..
Jika yang kamu lakukan hanyalah 'yang kamu inginkan'...
JANGAN katakan BERILAH KAMI MAKANAN...
Jika kamu tidak 'peduli' terhadap orang yang sedang kesusahan...
JANGAN katakan AMPUNILAH KESALAHAN KAMI..
Jika kamu masih menyimpan 'dendam' dengan orang lain...
JANGAN katakan JANGAN MASUKAN KAMI KE DALAM PENCOBAAN...
Jika kamu tidak berniat 'berhenti berbuat dosa & bertobat'...
JANGAN katakan BEBASKAN KAMI DARI YANG JAHAT..
Jika kamu sungguh2 tidak tegas 'menolak kejahatan'
JANGAN katakan AMIN..
Jika kamu 'tidak sungguh2 dengan doa BAPA KAMI' ini...
Terima kasih Tuhan untuk doa yang luar biasa ini...
Jadilah dewasa & berbuah
*
Manna Roti Surgawi
06 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
= ALLAH TURUT BEKERJA =
Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Roma 8:28 mengatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi Dia. Ayat ini sungguh menguatkan bagi orang Kristen sebab Allah menyertai setiap pergumulan hidup kita untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
Bagaimana Allah bekerja dalam hidup kita? Ada 3 cara:
Intervension (Intervensi)
Allah dapat bekerja dalam hidup kita melalui intervensi ilahi. Banyak orang menerima mukjizat kesembuhan melalui intervensi Tuhan. Contoh yang baik yaitu ketika bangsa Israel keluar dari Mesir dan dikejar oleh tentara Mesir, Tuhan mengintervensi dengan membelah laut merah sehingga bangsa Israel dapat menyeberang dengan selamat.
Cooperation (Kooperasi)
Tuhan bekerja sama dengan kita. Dia mau memakai kita untuk menjadi partner kerjaNya. Misalnya Tuhan bekerja sama dengan Musa untuk mengeluarkan bangsa Israel dari penjajahan Mesir.
Inner Action (Allah bekerja di dalam kita)
Tuhan mengijinkan kita melalui penderitaan atau pergumulan untuk menguatkan dan membuat sesuatu yang indah. Misalnya, Joni Eareckson Tada, yang lumpuh dari leher ke bawah akibat kecelakaan, tidak menerima mukjizat kesembuhan. Tetapi melalui tragedi ini, Tuhan memakainya menjadi saksi bagi seluruh dunia. Joni memulai pelayanannya, "Joni and Friends", yang menjangkau orang-orang cacat.
*
Manna Roti Surgawi
07 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
NATAL - TERANG BAGI YANG GELAP
Ahli kebidanan itu menghampiri seorang ayah yang gelisah di kamar tunggu sebuah rumah sakit bersalin di kota New York. Ahli itu berkata, "Dengan sangat menyesal kami memberitahu Anda bahwa bayi Anda hanya sempat hidup selama dua jam setelah dilahirkan, meskipun kami telah berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan hidupnya."
Ketika dokter yang simpatik itu akan berlalu, sang ayah yang berpikir cepat itu berkata, "Dokter, belum lama berselang saya membaca bahwa mata manusia sehat diperlukan dalam operasi kornea. Dapatkah mata bayi saya dipakai untuk memungkinkan seseorang yang buta melihat kembali?"
Keesokan harinya, Palang Merah membawa dua biji mata itu ke dua rumah sakit yang berlainan. Di satu rumah sakit, sebiji kornea bayi tadi berhasil memulihkan penglihatan seorang pekerja yang mempunyai keluarga besar. Pada rumah sakit yang lain, kornea yang satu lagi dicangkokkan pada mata seorang ibu.
Seorang bayi yang hanya hidup selama 2 jam, memberi penglihatan jasmani kepada seorang ayah dan seorang ibu, yang tentunya amat berterima kasih.
Kira-kira 2000 tahun yang lalu, seorang bayi datang ke dalam dunia kita yang gelap dengan dosa, untuk memberikan penglihatan rohani kepada semua orang yang mau menerima-Nya, tanpa membayar sepeser pun.
Melalui Natal, "Kaum yang berjalan dalam kegelapan, melihat terang yang besar." (Matius 4:16)
Sumber: Jendela Kebenaran
*
Manna Roti Surgawi
08 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# KUASA TUHAN MELALUI DOA #
Yakobus 5:16B Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Sampai dimanakah keyakinan kita pada kuasa Tuhan melalui doa yang kita naikan? Tidak semua orang Kristen menganggap penting sebuah doa. Terkadang doa hanya menjadi sebuah rutinitas atau salah satu bagian dari rangkaian upacara keagamaan. Padahal Alkitab banyak berbicara mengenai hak istimewa yang akan kita peroleh ketika kita berdoa. Orang Kristen yang tidak berdoa sama halnya dengan seorang prajurit yang kalah dalam peperangan. Serbenarnya ia memegang senjata ampuh, namun tidak menggunakannya. Berikut ini ada sebuah kisah mengenai kekuatan sebuah doa yang mampu menghadirkan kuasa Tuhan.
Ceritera ini terjadi pada tahun 1968. Sebuah desa di Vietnam Selatan mengalami mujizat pertolongan Tuhan yang luar biasa. Didalam kegelapan, satu batalyon dari seribu batalyon tentara Viet Cong yang ada di daerah itu, memasuki desa dan memperingatkan, “ Besok adalah giliran desa ini. Jadi kalian merasa harus meninggalkan desa ini, tinggalkanlah sekarang juga.” Sebagian besar penduduk desa adalah orang Kristen. Mereka saling mencari,dan bertemu satu sama lain. Meskipun jumlah mereka jauh lebih kecil dibandingkan pasukan tentara yang sangat banyak, namun mereka memutuskan untuk berdoa dan meminta perlindungan Tuhan tanpa harus keluar dari desa itu. Mereka bernyanyi dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Keesokan harinya ketika senja, mereka melihat dengan jelas para musuh bergerak kea rah pinggiran desa. Beberapa hari kemudian, sebagian tentara Viet Cong tertangkap dan dibawa masuk ke desa untuk dipenjarakan. Ketika para tentara itu ditanya apa yang terjadi, mereka menjawab, “ Ketika kami mulai menyerang desa ini dengan tembakan, kami melihat desa ini dikelilingi makhluk-makhluk berpakaian putih dan bercahaya. Ketika kami menembak mereka, mereka malah bertambah besar dan semakin bercahaya. Mereka bergerak untuk menyerang kami dan mereka tidak bisa jatuh. Itu sebabnya kami berlari ke arah pinggiran desa tanpa berhenti.” Melalui doa, Tuhan membuat para musuh-musuh mereka seperti asap tertiup angina, dan meleleh bagaikan lilin dalam api.
Jangan padamkan semangat untuk berdoa, karena melalui doa banyak hal bisa terjadi. Kita tidak bisa mengubah keadaan yang sulit dengan kekuatan sendiri, banyak hal yang membuat kita merasa takut dan gentar. Tetapi melalui doa kita dimampukan untuk menghadapi setiap kesulitan. Jika saat ini Anda sedang berada dalam ketakutan atau kegelisahan, datanglah kepada Tuhan di dalam. Yak 5:16b berkata, “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Doa mampu menarik kuasa Tuhan. Ketika kekuatan, kekayaan, ataupun kehebatan manusia tidak bisa menolong, carilah kekuatan Tuhan di dalam doa. Lawanlah “musuh” dengan kekuatan Tuhan, karena tidak ada kekuatan apa pun di dunia ini yang sanggup bertahan menghadapi kuasa Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati Anda.
Sumber: Manna Sorgawi
Doa:
Tuhan, terima kasih atas jaminan yang Engkau janjikan dan akan kami peroleh ketika kami berdoa. Ajar kami bertekun dalam doa. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin.
Kata-kata bijak:
Doa merupakan senjata ampuh bagi orang percaya, namun seringkali tidak digunakan.
*
Manna Roti Surgawi
09 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# BAGAIKAN RAJAWALI #
Shalom...
Baca: Ulangan 32:9-13.
"Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menanpung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya," (Ulangan 32:11).
Ayat di atas menggambarkan tentang perhatian dan kasih Tuhan kepada umat Israel yang diumpamakan seperti induk rajawali dengan anaknya.
Mungkin banyak yang tidak mengetahui kehidupan burung rajawali. Burung rajawali suka sekali membongkar-bongkar sarangnya dan membiarkan anak-anaknya terjun bebas. Kisahnya demikian: bila waktunya sudah sangat tepat, induk rajawali akan melatih anak-anaknya untuk terbang. Dibongkarnya sarangnya lapis demi lapis sampai tersisa lapisan yang kasar dan keras. Lalu induk rajawali akan menerjunkan anaknya, memaksa mereka mengembangkan sayap dan melatih ototnya untuk belajar terbang. tentu saja anak-anak rajawali itu tidak langsung bisa terbang, berkali-kali mereka akan meluncur dengan cepat ke tanah dan seolah-olah si induk membiarkan mereka untuk jatuh dan mati. Namun sebelum menyentuh tanah, si induk segera menyambar dan membawanya naik kembali. Inilah proses yang harus dialami anak-anak rajawali. lambat laun mereka menjadi terlatih dan dapat terbang bebas tanpa merasa takut lagi.
Itulah yang juga Tuhan kerjakan dalam kehidupan anak-anakNya. Adakalanya Ia memproses dan membentuk kita, dibongkarnya semua 'sarang' yang selama ini membuat kita terasa nyaman. Bukan berarti Tuhan bertindak kejam terhadap kita. Dia membongkar semua kenyamanan yang ada karena kasihNya kepada kita, bukan karena Ia tega kepada kita. Kenyaman seringkali membuat seseorang menjadi malas dan terlena: malas berdoa, malas melayani Tuhan, malas beribadah dan sebagainya. Bila kenyamanan itu dibiarkan bisa mengakibatkan kematian secara rohani.
Seperti induk rajawali yang menyelamatkan anaknya sebelum terbentur ke tanah, lebih-lebih lagi Tuhan terhadap kita. Saat tertentu Ia ijinkan kita mengalami kondisi yang tidak baik dan sangat menyesakkan yang menurut kita itu sangat tidak enak. Acapkali kita marah, bersungut-sungut, mengeluh, menyalahkan Tuhan serta berpikir bahwa Tuhan telah meninggalkan kita, padahal tak sedetik pun Tuhan melepaskan pandanganNya terhadap kita. Dia sangat tahu kapan saat yang tepat untuk menolong dan melepaskan kita. Itu adalah bentuk didikan Tuhan dan semuanya mendatangkan kebaikan bagi kita.
**GOD BLESS US, AMIEN**
*
Manna Roti Surgawi
10 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
= MENJELANG NATAL =
Pada suatu hari seorang pengemis wanita yang dikenal dengan sebutan “Bag Lady” (karena segala harta bendanya hanya termuat dalam sebuah tas yang ia jinjing kemana-mana sambil mengemis) memasuki sebuah dept. store yang mewah sekali. Hari-hari itu adalah menjelang hari Natal. Toko itu dihias dengan indah sekali. Lantainya semua dilapisi karpet yang baru dan indah. Pengemis ini tanpa ragu-ragu memasuki toko ini. Bajunya kotor dan penuh lubang-lubang. Badannya mungkin sudah tidak mandi berminggu-minggu. Bau badan menyengat hidung.
Ketika itu seorang hamba Tuhan wanita mengikutinya dari belakang. Ia berjaga-jaga, kalau petugas sekuriti toko itu mengusir pengemis ini, sang hamba Tuhan mungkin dapat membela atau membantunya. Wah, tentu pemilik atau pengurus toko mewah ini tidak ingin ada pengemis kotor dan bau mengganggu para pelanggan terhormat yang ada di toko itu. Begitu pikir sang hamba Tuhan wanita.
Tetapi pengemis ini dapat terus masuk ke bagian-bagian dalam toko itu. Tak ada petugas keamanan yang mencegat dan mengusirnya. Aneh ya?! Padahal, para pelanggan lain berlalu lalang di situ dengan setelan jas atau gaun yang mewah dan mahal.
Di tengah dept. store itu ada piano besar (grand piano) yang dimainkan seorang pianis dengan jas tuksedo, mengiringi para penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu natal dengan gaun yang indah. Suasana di toko itu tidak cocok sekali bagi si pengemis wanita itu. Ia nampak seperti makhluk aneh di lingkungan gemerlapan itu. Tetapi sang ‘bag lady” jalan terus. Sang hamba Tuhan itu juga mengikuti terus dari jarak tertentu.
Rupanya pengemis itu mencari sesuatu dibagian ‘Gaun Wanita;. Ia mendatangi counter paling eksklusif yang memajang gaun-gaun mahal bermerek dengan harga di atas puluhan juta. Baju-baju yang mahal dan mewah! Apa yang dikerjakan pengemis ini?
Sang pelayan bertanya, “Apa yang dapat saya bantu bagi anda?”
“Saya ingin mencoba gaun merah muda itu?”
Kalau anda ada di posisi sang pelayan itu, bagaimana respon anda?
Wah, kalau pengemis ini mencobanya tentu gaun-gaun mahal itu akan jadi kotor dan bau, dan pelanggan lain yang melihat mungkin akan jijik membeli baju-baju ini setelah dia pakai. Apalagi bau badan orang ini begitu menyengat, tentu akan merusak gaun-gaun itu. Tetapi mari kita dengarkan apa jawaban sang pelayan toko mewah itu.
“Berapa ukuran yang anda perlukan?”
“Tidak tahu!”
“Baiklah, mari saya ukur dulu.”
Pelayan itu mengambil pita meteran, mendekati pengemis itu, mengukur bahu, pinggang, dan panjang badannya. Bau menusuk hidung terhirup ketika ia berdekatan dengan pengemis ini. Ia cuek saja. Ia layani pengemis ini seperti satu-satunya pelanggan terhormat yang mengunjungi counternya
“OK, saya sudah dapatkan nomor yang pas untuk nyonya! Cobalah yang ini!”
Ia memberikan gaun itu untuk dicoba di kamar pas.
“Ah, yang ini kurang cocok untuk saya. Apakah saya boleh mencoba yang lain?”
“Oh, tentu!”
Kurang lebih dua jam pelayan ini menghabiskan waktunya untuk melayani sang “bag lady”. Apakah pengemis ini akhirnya membeli salah satu gaun yang dicobanya? Tentu saja tidak! Gaun seharga puluhan juta rupiah itu jauh dari jangkauan kemampuan keuangannya.
Pengemis itu kemudian berlalu begitu saja, tetapi dengan kepala tegak karena ia telah diperlakukan sebagai layaknya seorang manusia. Biasanya ia dipandang sebelah mata. Hari itu ada seorang pelayan toko yang melayaninya, yang menganggapnya seperti orang penting, yang mau mendengarkan permintaannya.
Tetapi mengapa pelayan toko itu repot-repot melayaninya? Bukankah kedatangan pengemis itu membuang-buang waktu dan perlu biaya bagi toko itu? Toko itu harus mengirim gaun-gaun yang sudah dicoba itu ke Laundry, dicuci bersih agar kembali tampak indah dan tidak bau. Pertanyaan ini juga mengganggu sang hamba Tuhan yang memperhatikan apa yang terjadi di counter itu.
Kemudian hamba Tuhan ini bertanya kepada pelayan toko itu setelah ia selesai melayani tamu “istimewa”-nya.
“Mengapa anda membiarkan pengemis itu mencoba gaun-gaun indah ini?”
“Oh, memang tugas saya adalah melayani dan berbuat baik!”
“Tetapi, anda ‘kan tahu bahwa pengemis itu tidak mungkin sanggup membeli gaun-gaun mahal ini?”
“Maaf, soal itu bukan urusan saya. Saya tidak dalam posisi untuk menilai atau menghakimi para pelanggan saya. Tugas saya adalah untuk melayani dan berbuat baik.”
Hamba Tuhan ini tersentak kaget.
Di jaman yang penuh keduniawian ini ternyata masih ada orang-orang yang tugasnya adalah melayani dan berbuat baik, tanpa perlu menghakimi orang lain. Hamba Tuhan ini akhirnya memutuskan untuk membawakan khotbah pada hari Minggu berikutnya dengan thema “Injil Menurut Toko Serba Ada”.
Khotbah ini menyentuh banyak orang, dan kemudian diberitakan di halaman-halaman surat kabar di kota itu. Berita itu menggugah banyak orang sehingga mereka juga ingin dilayani di toko yang eksklusif ini. Pengemis wanita itu tidak membeli apa-apa, tidak memberi keuntungan apa-apa, tetapi akibat perlakuan istimewa toko itu kepadanya, hasil penjualan toko itu meningkat drastis, sehingga pada bulan itu keuntungan naik 48 %!
*
Manna Roti Surgawi
11 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
BERPEGANG KEPADA NAMA TUHAN
….., dan engkau berpegang kepada namaKu, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepadaKu,….(Wahyu : 2 : 13)
Kalau kita memiliki hal ini, membuat Tuhan membela kita, walaupun kita seperti sedang berada di dalam kuasa iblis (takhta iblis).
Mengapa ?
Sebab kita menyandang Nama Tuhan di dalam hidup kita, dan Tuhan akan membela NamaNya dan orang-orang yang membela NamaNya dalam hidup mereka.
Berpegang kepada nama Tuhan dan tidak menyangkal iman kepada Tuhan adalah mengakui Tuhan di hadapan manusia, dan janji Tuhan untuk mereka adalah Dia akan mengakui mereka di depan BapaNya di Sorga (Matius : 10 : 32-33)
Apa praktek kita mengaku Nama Tuhan di hadapan manusia ?
Efesus : 4 : 1, Yaitu kalau hidup kita berpadanan dengan panggilan kita, hidup secara Kristen, dimana orang bisa melihat Kristus dalam cara hidup kita (Kisah Rasul : 11 : 26), kalaupun Tuhan izinkan masuk dalam penderitaan, maka menderitalah sebagai orang Kristen yang justru akan mempermuliakan Nama Kristus (I Petrus : 4 : 16), Bahkan kalaupun harus mati, maka matinya juga sebagai orang Kristen seperti yang dialami oleh Rasul Petrus dan semua orang percaya ( Yohanes : 21 : 18-19).
Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin
*
Manna Roti Surgawi
12 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# MEMAAFKAN SAHABAT #
Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku,
dan menyuruh memaku satu batang aku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.
Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk
menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar. Akhirnya tiba hari ketika dia tidakperlu lagimemaku di pagar,dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.
Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata : Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.
Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan
luka seperti pada pagar.
Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik. Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu.
Tunjukkanlah kepada teman- temanmu betapa kau menyukai mereka. Kirim surat ini kepada mereka yang kau anggap teman, walaupun berarti kau mengembalikannya kepada yang mengirimkannya kepadamu.
Bila pesan ini kembali padamu, itu berarti bahwa kau mempunyai lingkaran teman.
Untuk mengakhiri : Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu
dapat mempercayakan rahasia
Ams 15:4
Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.
Jbu
*
Manna Roti Surgawi
13 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
= SINTERKLAS =
Perayaan Natal selalu identik dengan munculnya Sinterklas. Tokoh satu ini digambarkan dengan bapak tua berbadan tambun, berjanggut putih panjang, memakai baju merah, mengendarai kereta salju yang ditarik sekawanan rusa, serta membawa banyak hadiah. Tapi pernahkah kita tahu siapakah sebenarnya dia? Mengapa dia hanya muncul pada saat Natal saja?
Sinterklas (yang dalam bahasa lain juga dikenal dengan nama Santa Klaus, Santo Nikolas, Santo Nick, Bapak Natal, Kris Kringle, Santy atau Santa) ini ternyata berasal dari tokoh dalam cerita rakyat di Eropa. Tokoh ini bernama Nikolas dari Myra. Dia lahir sekitar 280 M di Patara yang letaknya tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki. Ayahnya adalah orang Arab bernama Epifanius sedangkan ibunya bernama Nonna.
Nikolas merupakan uskup Myra di Lycia pada abad ke 4 yang memberikan hadiah kepada orang-orang miskin. Dia begitu terkenal akan kebaikannya ini. Dia sangat religius sejak awal umurnya dan mencurahkan hidupnya untuk Kristus.
Di Eropa (lebih tepatnya di Belanda, Belgia, Austria, dan Jerman) dia digambarkan sebagai uskup yang berjanggut dengan jubah resmi. Santo Nikolas dirujuk oleh banyak orang sebagai Santo pelindung bagi pelaut, pedagang, pemanah, anak-anak, tuna susila, ahli obat, pengacara, pegadaian, tahanan, kota Armsterdam, dan Rusia.
Dalam versi lain, menurut konversi orang Jerman, pada cerita rakyat Jerman terdapat kisah tentang Dewa Odin (Wodan), melakukan perayaan Yule setiap tahun, yaitu pesta perburuan yang dibimbing oleh dewa-dewa dan prajurit yang mati dalam dunianya. Anak-anak kemudian menaruh sepatunya yang sudah diisi wortel, jerami atau gula di dekat cerobong asap untuk makanan kuda terbang Odin, Sleipnir. Odin kemudian akan memberi hadiah kepada anak-anak itu dengan mengganti makanan Sleipnir dengan hadiah atau permen. Praktek ini masih ada di Jerman, Belgia, dan Belanda dan kemudian digabungkan dengan perayaan Santo Nikolas. Penampilan Odin pun mirip dengan Santo Nikolas, orangtua berjanggut yang misterius.
Tradisi ini mulai muncul di Amerika Serikat pada abad ke17, kemudian berevolusi menjadi menggantung kaus kaki Natal di dekat cerobong asap. Gambaran pra modern tentang Sinterklas yang suka memberi hadiah dari sejarah gereja dan cerita rakyat, bergabung dengan karakter Inggris Father Christmas yang dikenal oleh orang Inggris dan Amerika Serikat sebagai Santa Claus. Father Christmas pada abad 17 di Inggris digambarkan sebagai orang yang berjanggut memakai baju panjang, hijau dan berbulu. Dia melambangkan jiwa dari semangat Natal.
Sejak itulah, dengan campuran berbagai tradisi dan cerita rakyat berbagai negara, lahirlah tokoh Sinterklas yang menjadi bagian penting pada tradisi Natal yang dirayakan di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang, dan bagian lain di Asia Timur. Hari Sinterklas sendiri dirayakan di seluruh dunia setiap tanggal 6 Desember.
Source : liputan6/lh3
*
Manna Roti Surgawi
14 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
MAKNA NATAL
NATAL, bukanlah ketika sebuah gedung terhias dengan indah - melainkan ketika Anak Allah menjadi manusia.
NATAL, bukanlah pesta dengan anggaran sekian juta rupiah bahkan puluhan juta rupiah - melainkan ketika Putera Allah lahir di palungan.
NATAL, bukanlah ketika pakaian baru dikenakan - melainkan ketika manusia menjadi ciptaan baru.
NATAL, bukanlah ketika kue, makanan dan minuman dibagikan - melainkan ketika Roti Sorgawi dibagikan.
NATAL, bukanlah ketika sebuah pohon terpajang megah - melainkan ketika Allah tetap mengulurkan tangan-Nya yang penuh kasih sayang.
NATAL, bukanlah ketika kasih sayang disandiwarakan - melainkan ketika semua janji Allah menjadi kenyataan dalam kegenapannya.
Sumber: Jendela Kebenaran
Selamat NATAL bagi semua anggota Manna Roti Sorgawi. TYM.
*
Manna Roti Surgawi
15 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
PEGANGLAH APA YANG ADA PADAMU
….Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai Aku datang. (Wahyu : 2 : 25)
“Apa yang ada padamu” adalah sesuatu yang pernah ada pada kita yang hanya kita terima dari Tuhan, dan segala yang kita terima dari Tuhan adalah sesuatu yang baik bahkan yang sempurna (Yakobus : 1 : 17) jangan biarkan itu hilang dari kita tapi kita harus mempertahankannya sampai Dia datang kembali.
Apa yang dimiliki Jemaat di Tiatira ?
1. Kasih, Iman, Pelayanan, Ketekunan (Wahyu : 2 : 19)
2. Batin dan hati yang tulus (Wahyu : 2 : 23)
Dua perkara di atas harus tetap dipertahankan, mengapa ?
1. Sebab apa yang diberikan oleh Tuhan satu saat harus kita pertanggung jawabkan kepada yang memberikannya, setiap kita pasti menerima suatu “Talenta” dari Tuhan, bukan untuk dibiarkan hilang begitu saja, tapi juga bukan untuk dibiarkan tidak berkembang, tapi harus makin bertambah-tambah (Matius : 25 : 14-30)
2. Sebab dengan apa yang kita terima, adalah kekuatan kita untuk bertahan menghadapi segala keadaan, segala persoalan, segala godaan sampai Tuhan datang kembali.
I Korintus : 13 : 8-13, Segala sesuatu akan lenyap tetapi Iman-Pengharapan-Kasih akan tinggal tetap.
Kalau apa yang Tuhan berikan kepada kita tetap kita pegang sampai Dia datang kembali, maka Dia akan memberikan segala perkara yang sudah dijanjikan bagi kita sebagai upah dari ketaatan dan kesetiaan kita.
Tuhan Yesus memberkati kita sekalian, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
16 Desember 2010
Manna Roti Surgawi
o
# PERANGKAP DAN CAMBUK #
Seorang wanita single, berkebangsaan Inggris yang berusia 32 tahun berpacaran dengan pria yang berasal dari Palestina. Wanita ini sudah lama ingin punya pacar sehingga tanpa berpikir panjang, ia langsung bersedia menjadi kekasih pria tersebut. Kepiawaian si pria untuk merayu membuat wanita Inggris itu menyerahkan dirinya hingga ia mengandung anak diluar ikatan pernikahan. Si wanita Inggris merasa sedikit tenang karena kekasihnya berjanji akan menikahinya. Mereka akan terbang ke Palestina untuk melangsungkan pernikahan disana. Angan si wanita Inggris pun melayang tinggi, ia membayangkan akan menikmati kebahagiaan yang besar dalam pesta pernikahan yang kelak akan digelar. Impian kebahagiaan bersama sang “pangeran” terhampar didepan matanya.
Pada hari yang telah ditentukan sepasang kekasih itu berangkat dari bandara Heathrow, London menuju Timur Tengah. Sebelum “check in”, sipemuda menitipkan tas kepada kekasihnya dengan alasan ada barang yang ingin ia beli sebelum mereka pergi. Ia meminta kekasihnya untuk lebih dulu “check in” dan ia akan segera menyusul. Saat tas titipan itu melewati mesin pemindai, petugas curiga kemudian memeriksanya dan mereka mendapati bom seberat 5 kg yang siap meledak pada waktu pesawat ada diudara. Petugas keamanan percaya bahwa gadis Inggris yang sedang hamil itu adalah korban dari seorang pria tak bertanggung jawab, yang berniat membinasakan kekasih, jabang bayi dan ratusan penumpang lainnya. Banyak gadis yang mau masuk kedalam perangkap para pria yang menjanjikan kebahagiaan semu, tetapi kemudian malah memberi cambuk yang melukai.
Ketidak sabaran untuk menemukan seorang pria/wanita sebagai pasangan hidup, membuat banyak pria/wanita yang sudah berusia matang merasa berhak berkencan dengan orang yang tidak seiman. Mereka berargumentasi bahwa mereka hanya berkencan dan tidak akan menikahi seorang pria/wanita yang tidak seiman, semuanya itu hanya untuk mengisi kekosongan hati saja. Namun biasanya pemikiran ini akan menjadi jebakan. Dalam kitab Yosua 23:12-13, Tuhan memberi prinsip dan konsekuensi nyata yang akan diterima jika seorang percaya menikah dengan pria/wanita yang tidak seiman. “ Sebab jika kamu berbalik dan berpaut kepada sisa bangsa-bangsa ini yang masih tinggal diantara kamu, kawin-mengawin dengan mereka……Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri dimatamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.”
Ada konsekuensi yang lebih besar yang akan diterima seorang Kristen manakala ia nekat membina hubungan dengan orang yang tidak seiman dan tidak sama-sama mengasihi Yesus. Pernikahan dengan pasangan yang tidak seiman akan membawa rasa sakit yang berkepanjangan bagi orang percaya. Terang tidak pernah bisa bersatu dengan gelap!
Firman Tuhan mengatakan: “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?” (2 Kor 6:14). Tuhan Yesus memberkati Anda.
D O A:
Tuhan dalam kesendirian ini ada banyak hal yang menggodaku untuk berbuat ceroboh, tapi tolong tarik tanganku dari kesalahan fatal. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin
(MANSOR).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar