*
o
# TANGAN DAN HATI YANG TERBUKA #
Lukas 2:27b-28
Orang muda berkata, "Buka tangan dapat persahabatan, buka hati dapat cinta." Atau, "Buka tangan dapat hadiah, buka hati dapat kasih sayang." Tetapi, untuk Simeon, buka tangan dan buka hati dapat segala-galanya karena dia mendapatkan Yesus, Mesias yang dinanti-nantikan itu.
Tidak mudah untuk menyambut Yesus sebagai Mesias. Buktinya, banyak orang Yahudi yang menolak Yesus. Maka, ketika seorang pemimpin agama Yahudi, seperti Simeon, mau menerima Yesus, ini merupakan hal yang mengherankan bagi orang-orang di sekitarnya. Apalagi Yesus masih bayi, belum ada hal yang bisa menguatkan diriNya untuk disebut Mesias. Sepertinya Simeon tidak mengkhawatirkan kasak-kusuk yang mungkin saja timbul akibat sikapnya itu, yang bisa saja menghancurkan reputasinya sebagai seorang pemimpin agama Yahudi. Lebih dari itu, dia malah menyambut Yesus dengan penuh kehangatan dan kasih sayang. Tanpa ragu-ragu dia mengambil Yesus dengan tangannya dan memeluk Dia dalam dekapan kasihnya. Hanya pribadi yang berkualitas yang bisa menyambut Yesus seperti itu. Oleh sebab itu:
Untuk bisa menyambut Yesus sebagai Mesias diperlukan hati yang tulus. Simeon tidak seperti Herodes Agung yang ingin bertemu Yesus hanya untuk membunuhNya dan juga tidak seperti Herodes Antipas yang ingin bertemu Yesus hanya untuk menghinaNya. Hati Simeon benar-benar tulus ketika mau bertemu dan menyambut Yesus. Dengan ketulusan hati inilah Simeon sanggup memahami dan menerima Yesus sebagai Mesias.
Untuk bisa menyambut Yesus sebagai Mesias diperlukan kerendahan hati. Posisi Simeon di masyarakat cukup tinggi. Sebagai pemimpin agama Yahudi, Simeon termasuk orang yang turut menentukan kehidupan bangsanya. Akan sangat aneh jika orang seperti dia datang kepada seorang bayi dan menyambut bayi itu sebagai pimpinannya. Namun, Simeon melakukannya. Dia tanggalkan semua atribut yang menempel di dirinya, dia lepaskan haknya untuk dihormati dan datang kepada bayi Yesus sebagai orang yang membutuhkanNya. Karena kerendahan hatinya inilah Simeon merasakan kepuasan yang tidak terhingga. Ini bertolak belakang dengan masyarakat Yahudi yang terus-menerus kehausan dalam jiwa mereka.
Untuk bisa menyambut Yesus sebagai Mesias diperlukan hasrat yang dalam. Pujian yang dinaikkan Simeon menggambarkan bahwa dia sudah tua. Dia tentu berpikir bahwa bertemu Mesias adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Maka, ketika dia tahu bahwa Yesus sudah diajak ke Bait Allah, dia tidak menunda-nunda lagi untuk menyambutNya.
Banyak orang yang tidak bisa menyambut Yesus sebagai Mesias. Banyak juga yang sudah menyambut Yesus tetapi tidak merasakan bahwa Yesus adalah Mesias. Satu hal yang harus dilakukan adalah membuang segala kendala yang ada, seperti kesombongan, motivasi yang salah, fokus pada diri sendiri dan bukan pada Yesus serta sifat yang suka menunda-nunda.
Tanpa keterbukaan hati, seseorang tidak akan pernah sanggup memahami dan menerima Yesus sebagai Mesias
ManSor Edisi Mei 2011
*
Manna Roti Surgawi
01 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# STUDI BANDING #
Erick Daniel
*
*
STUDI BANDING
Suatu ilustrasi yang saya dapat ketika sedang berdoa... Suatu ketika,Allah membuat program studi banding antara orang percaya yang ada di bumi dan orang percaya yang ada di Sorga. ( emang hanya wakil rakyat kita saja yang bisa studi banding...hehehe )... Dipilihnya beberapa orang dari bumi untuk diangkat kesorga, dan beberapa orang dari Sorga untuk turun kebumi. mereka diharuskan membuat laporan, perbandingan hidup di Sorga dan hidup di Bumi. Diakhir Studi banding, mereka membuat laporan kepada Allah tentang keadaan di bumi dan di sorga. Orang dibumi membuat laporan tentang Sorga seperti ini : "Di Sorga itu enak, disana tidak ada masalah,derita dan air mata tidak seperti kami di Bumi. Puji pujiannya penuh suka cita, tidak ada beban sama sekali. Worsip Leadernya seorang malaikat, ndak ada nyanyian yang "fals",indahhh sekali.. Setiap hari bisa memandang Tuhan,pokoknya suka cita banget. Pertolongan Tuhan di Sorga NYATA sekali, TIDAK ADA PEKERJAAN YG GAGAL DI SORGA, SEMUANYA BERHASIL, tidak seperti di Bumi,banyak gagalnya dari berhasilnya. Hartanya juga berlimpah, jalan jalan saja dari emas, pokoknya indah banget di Sorga. Kalau bisa, saat ini juga saya mau ke Sorga..." NB : minta emasnya sekilo dong, buat oleh oleh.. :):) Tuhan tersenyum.... Kemudian Tuhan membaca laporan tentang kehidupan Bumi, " Memang di tinggal Sorga jauuuuh lebih indah dari pada di bumi, TETAPI SAUDARA SEIMAN KAMI DI BUMI MEMILIKI SESUATU HAL YANG TIDAK KAMI MILIKI. memang mereka memiliki masalah, derita dan air mata, TETAPI semuaanya itu diperhitungkan oleh Tuhan. Andai saja mereka tetap setia pada Firman Tuhan, maka PERTUMBUHAN ROHANI MEREKA MENINGKAT,DAN PERTOLONGAN TUHAN ITU PASTI. TUHAN TIDAK MUNGKIN MENGECEWAKAN MEREKA Kami disorga tidak ada lagi pertumbuhan iman, tetapi mereka yg dibumi bisa. memang "Praise and Worship" mereka tidak seindah di Sorga, kadang kadang "fals" tetapi pujian dan penyembahan mereka dapat membuat Sorga berguncang. APALAGI KALAU MEREKA DALAM KEADAAN TERTEKAN, KEMUDIAN MEREKA MENYEMBAH TUHAN , WUUUUIHHH SORGA BERGUNCANG, "GEMPA SORGA' 7 skala ricter terjadi. Kami sering lihat lihat kebawah, siapa sih yang sering sering buat kami kaget. andai mereka tau, efek pujian dan penyembahan mereka terhadap sorga, mereka pasti tidak akan main main lagi, kadang sayang...lagi pujian, sms-an , kadang FB an dan yg ngetren sekarang bbm. Kadang kadang, kami di Sorga kaget bukan kepalang, karena semua malaikat BERSORAK SORAI, karena satu jiwa bertobat,percaya pada Tuhan Yesus dan menjadikanNYA TUHAN DAN JURU SLAMATnya. DAN ITU SEMUA,DIKERJAKAN TUHAN HANYA LEWAT SAUDARA SEIMAN YANG ADA DI BUMI. Memang, kami disini banyak harta, jalan saja terbuat dari emas murni. Memang jika dibandingkan dengan kami, harta mereka tidak ada apa apanya. TETAPI, DENGAN HARTANYA, MEREKA BISA MEMULIAKAN ALLAH,MEMBANTU PENYEBARAN KABAR SUKA CITA KERAJAAN ALLAH KE SELURUH DUNIA.Wuih, dasyatnya... BAYANGKAN Seorang janda, hanya mempersembahkan 2 PESER,MEMBERI DARI KEKURANGANNYA, ITU JAAAUUUUUHHHHH LEBIH BERHARGA DARI PADA KAMI MEMBERI PERSEMBAHAN BER TON TON EMAS Di sorga itu indah, kami disini menuai apa yang sudah kami tabur di dunia, ANDAI KAMI MASIH ADA DI DUNIA, KAMI MAU MENABUR LEBIH LAGI BUAT TUHAN, SEBAB KAMI DISINI HANYA BISA MENUAI TIDAK BISA MENABUR LAGI. Laporan selesai.." Tuhan pun tersenyum.... Lihat Selengkapnya
Oleh: Renungan Pagi
*
Manna Roti Surgawi
04 Mei
Manna Roti Surgawi
o
MENGASIHI TUHAN
5 Ciri Orang yg mengasihi Tuhan:
1. Merindukan hubungan pribadi dg Tuhan (Mzm 42:2-3)
2. Mencintai hal2 yg dicintai Tuhan (Mzm 119:97)
3. Membenci hal2 yg dibenci Tuhan (Mzm 97:10, Ams 8:13)
4. Merindukan kedatangan Tuhan yg kedua kali (1 Kor 16:22)
5. Menaati perintah Tuhan (Yoh 14:15, 1 Yoh 5:3)
*
Manna Roti Surgawi
05 Mei
Manna Roti Surgawi
o
VETERAN DAN INTEL
Seorang anak bertanya kepada bapaknya, ”Pak, kenapa bapak jarang ke gereja sih?”
”Dulu bapak Laskar Kristus, sekarang sudah veteran, jadi jarang2 ke gereja” jawab bapakya.
Suatu minggu bapaknya balik bertanya kepada anaknya yg tidak ke gereja, ”Kenapa kamu tidak ke gereja?”
Dengan enteng anaknya menjawab, ”Saya sudah pindah divisi pak, bukan lagi laskar Kristus biasa, tetapi saya seorang intel dari laskar Kristus. Tidak boleh sering kelihatan.”
Saudaraku... jangan banyak alasan untuk tidak beribadah.. Karena:
1. Ibadah itu bermanfaat bagi hidup kita, kini maupun akan datang (1 Tim 4:18)
2. Hari Tuhan semakin dekat, kita harus lebih rajin beribadah (Ibrani 10:25)
3. Dalam ibadah kita dapat bersekutu dengan Tuhan & saudara seiman (Kis 2:41-47)
RAJIN-RAJINLAH BERIBADAH...
NIKMATI PERSEKUTUAN YANG INTIM DENGAN TUHAN...
DAN SALING MELAYANI DAN MEMBAGI KASIH BERSAMA SAUDARA SEIMAN...
*
Manna Roti Surgawi
06 Mei
Manna Roti Surgawi
o
MARAH?
Ini dia beberapa fakta tentang marah yang perlu Anda ketahui:
1.Menurut Charles Spielberger, Ph.D., seorang ahli psikologi yang mengambil 3spesialisasi studi tentang marah. Marah adalah suatu perilaku yang normal dan sehat yakni sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi manusia. Seperti bentuk emosi lainnya, marah juga diikuti dengan perubahan psikologis dan biologis. Ketika Anda marah, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, begitu juga dengan level hormon, adrenalin dan noradrenalin.
2.Mark Gorkin—seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan— membagi marah dalam empat kategori; marah yang disengaja, marah spontan (marah yg dilakukan secara tiba-tiba), marah konstruktif (marah yang disertai ancaman terhadap orang lain) dan marah destruktif (marah yang ditumpahkan tanpa rasa bersalah).
Apa yg dikatakan Alkitab soal MARAH?
1. Mzm 4:5a Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa;
2. Mzm 37:8 Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.
3. Ef 4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.
*
Manna Roti Surgawi
09 Mei
Manna Roti Surgawi
o
SELAMAT PAGI TUHAN
Seperti biasa aku bangun tergesa-gesa, langsung mengurus ini dan itu,
terburu-buru makan, tergopoh-gopoh ke tempat kerja, aku tidak mempunyai
cukup waktu aku orang sibuk, banyak tugas, banyak acara karena itu aku
tidak sempat berdoa. Hari itu segala yang kulakukan menubruk ke sana sini.
Persoalan datang bertubi-tubi, "Mengapa Tuhan tidak menolong ?" aku bertanya.
Tuhan menjawab "Tetapi kamu tidak meminta"
Aku ingin hari itu bertabur bunga-bunga keberhasilan, namun yang kuhadapi
adalah belukar berduri. Aku heran mengapa Tuhan tidak menunjukkan jalan.
Tuhan pun balas bertanya "Mengapa kamu tidak mencari?"
Persoalan demi persoalan membuat aku terjerembab, aku putar otak dan
berupaya, namun sia-sia. Dalam hati aku menggugat mengapa Tuhan tidak
memberi jawab.
Tuhan berkata, "Tapi kamu tidak bertanya"
Jalan macet menghadang, jalan buntu menunggu, beban masalah menekan aku
merunduk, pelbagai kunci kucoba untuk membuka pintu.
Tersenyum Tuhan berucap "Mengapa kamu tidak mengetuk?"
Kepalaku oleng bak kapal bersandar tanpa sauh, hatiku gelisah meronta
seperti ikan dalam pukat, aku merintih, "Tuhan mengapa Engkau begitu jauh?"
Tuhan menjawab, "Tapi kamu tidak mendekat"
Lalu, mulai pagi ini, aku terlebih dahulu menenangkan diri, berkonsolidasi,
mencari visi, bermeditasi, begitu banyak yang hari ini perlu kukerjakan,
tapi justru sebab itu aku membuka hubungan : "Selamat pagi, Tuhan....."
~ Dr. Andar Ismail
*
Manna Roti Surgawi
11 Mei
Manna Roti Surgawi
o
DIBERKATI UNTUK MEMBERKATI
Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya. Janganlah engkau berkata kepada sesamamu : “Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi”, sedangkan yang diminta ada padamu. (Amsal : 3 : 27-28).
Sebagai orang-orang yang diberkati Tuhan, kita harus mengerti untuk apa Tuhan memberkati kita, salah satu sebab mengapa Tuhan memberkati kita adalah supaya kita menjadi berkat untuk orang lain di manapun kita berada, seperti yang dialami oleh Abraham bapa orang beriman itu ( Kejadian : 12 : 2-3)
II Korintus : 9 : 10, Ia yang menyediakan “BENIH” bagi penabur, dan “ROTI” untuk dimakan………., artinya dalam setiap panen gandum, tidak semuanya menjadi roti untuk “DIMAKAN” sendiri dan habis, tapi ada bagian yang harus disisihkan sebagai benih untuk “DITABUR” sehingga ada kelanjutan proses menabur dan menuai.
Demikian juga dalam setiap berkat yang kita terima dari Tuhan, tidak semuanya menjadi “HAK KITA” sebagai roti untuk dimakan , tapi juga ada “HAK ORANG LAIN” di dalamnya sebagai benih untuk ditabur, sehingga berkat itu tidak akan habis, seperti berkat Abraham yang tidak ada habis-habisnya walaupun melewati ribuan tahun, dan menjangkau banyak bangsa di dunia (Galatia : 3 : 14).
Kalau kita mengerti hal ini, kita tidak akan pernah menjadi orang serakah yang suka “MENAHAN” hak orang lain, tapi menjadi orang murah hati yang suka memberi dengan relah/ikhlas dan suka cita sebab Allah mengasihi orang-orang yang demikian, (II Korintus : 9 : 6-12)
Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
12 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# MERPATI TAK PERNAH INGKAR JANJI #
Merpati adalah burung yg tdk pernah mendua hati. Coba perhatikan, adakah burung merpati yg suka ganti2 pasangan? "Tidak!" Pasangannya cukup 1 seumur hidupnya.
~Merpati adalah burung yg tahu kemana ia harus pulang. Betapapun terbang jauh, ia tdk pernah tersesat utk pulang. Adakah burung merpati yg pulang ke rumah lain? "Tidak!"
~Merpati adalah burung yg romantis. Coba perhatikan, ketika sang jantan ber-talu2 memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Pernahkah dilihat mereka saling mencaci? "Tidak!"
~Merpati adalah burung yg tahu bagaimana bekerja sama. Coba perhatikan, ketika mereka membuat sarang, sang jantan dan betina silih berganti membawa ranting. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga diluar sarang; apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. Pernahkah dilihat mereka saling melempar pekerjaannya? "Tidak!"
~Merpati adalah burung yg tdk mempunyai empedu, ia tdk menyimpan kepahitan sehingga tdk pernah menyimpan dendam.
Sudahkah kita lemah lembut dan sabar, saling mengasihi, setia, dan mengampuni terhadap pasangan hidup kita yg telah dipersatukan Allah? Tuhan Yesus memberkati.
By: Angela Roseli.
*
Manna Roti Surgawi
14 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# PERAHU KEHIDUPAN #
Suatu saat ketika aku sedang menikmati senja dalam perahu keselamatanku Ɣğ sedang berlabuh.
Kulihat TUHAN di ruang pengemudi,
Ia menatapku & berkata : "Lepaskanlah tambatan tali itu & biarkan Aku membawa engkau ke seberang.
Sebab bukan rancanganKu engkau tertambat di sini".
Gelisah & kuatir aku menjawab : "Tuhan, bukankah lebih baik aku tetap di sini ? Aku tdk akan melihat taufan & badai & aku dpt kembali ke darat kapan pun aku mau".
Dgn lembut, Ia memegang tanganku, menatap mataku & berkata : "Jika engkau tdk mengalami taufan & badai, engkau tdk akan pernah melihat bagaimana Aku mengatasi semua itu.
Engkau ĴüĞa tdk akan pernah melihat, bahwa Aku berkuasa atas semua itu".
Dlm pergumulan, aku memandangi tali Ɣğ mengikat perahu.
Di tali itu, ku lihat αϑα rasa kuatir akan KEUANGAN, PEKERJAAN, KEHIDUPAN & MASA DEPANKU.
Dlm hatiku aku bertanya, Tahukah Ia apa Ɣğ aku inginkan ? Mengertikah Ia apa Ɣğ aku rindukan ?
Tuhan memelukku & berkata lembut : "Memang tidak semuanya akan sesuai dgn apa Ɣğ kau inginkan, bahkan mungkin kebalikannya Ɣğ akan engkau dptkan. Тαρĭ maukah kau percaya, bahwa RANCANGANKU ADALAH RANCANGAN DAMAI SEJAHTERA & MASA DEPANMU ADALAH MASA DEPAN YANG PENUH HARAPAN?".
Ia memeluk & menangis bersamaku, lalu dgn berat aku melepas tali perahuku.
Ku lepaskan semua rasa kuatir itu dari hatiku.
Ku taruh hak atas masa depanku di tanganNya,
Aku tdk tahu bagaimana nanti masa depanku,
Тαρĭ aku percaya Ia sdh αϑα di sana.
Sambil menangis aku menatapNya & berkata : "JADILAH NAKHODA DALAM HIDUPKU & MARILAH KITA BERLAYAR BERSAMA".
Tuhan Yesus memberkati.
By: Yulia Mey.
*
Manna Roti Surgawi
17 Mei
Manna Roti Surgawi
o
BERDOA.....BERDOA.....BERDOA
Ketika hidup tak seperti biasanya, di mana begitu banyak masalah dan pencobaan yang datang, sehingga iman dan damai sejahtera kita mulai terusik, di saat seperti itu kita harus BERDOA!!! Doa adalah langkah pertama dan terutama yang harus kita lakukan dalam memulai hari, usaha, pelayanan, juga ketika kita mencari solusi atas suatu persoalan.
Dalam Mazmur 119, ada beberapa ayat yang dapat kita naikkan sebagai sebuah doa sesuai dengan situasi yang sedang kita hadapi :
1) Doa ketika merindukan terjadi KEBANGUNAN ROHANI PRIBADI;
"Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan
firman-Mu." (Mzm. 119:25).
2) Doa ketika butuh dikuatkan imannya; "Jiwaku menangis karena
duka hati, teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu." (Mazmur
119:28).
3) Berdoa supaya tidak salah dalam bertindak; "Jauhkanlah jalan
dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu." (Mazmur
119:29).
4) Berdoa supaya diluputkan dari keputusasaan dan rasa malu; "Aku
telah berpaut pada peringatan-peringatan-Mu, ya Tuhan,
janganlah membuat aku malu." (Mazmur 119:31).
5) Berdoa supaya menjadi pribadi yang taat dan setia sampai akhir
hayat; "Perlihatkanlah kepadaku,ya Tuhan, petunjuk ketetapan-
ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir."
(Mazmur 119:33).
6) Berdoa agar terlepas dari segala ketamakan; "Condongkanlah hatiku
kepada peringatan - peringatan-Mu, dan jangan kepada laba."
(Mazmur 119:36).
7) Berdoa agar dapat menguasai keinginan mata; "Lalukanlah mataku dari
pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan
yang Kautunjukkan!" (Mazmur 119:37).
Percayakah Anda bahwa doa akan membawa Anda melihat karya Allah yang luar biasa dalam hidup Anda? Jika percaya, berdoalah sekarang, juga dalam setiap waktu dan nantikan mujizat-Nya!!!
*
Manna Roti Surgawi
18 Mei
Manna Roti Surgawi
o
HIDUP DARI SETIAP FIRMANNYA
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kau kenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan. (Ulangan : 8 :3)
Ayat ini dikutip Tuhan Yesus saat Dia menjawab iblis yang datang untuk mencobaiNya saat Ia lapar-laparnya setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, dengan mengatakan “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah batu-batu ini menjadi roti”, percobaan yang sama juga akan dialami oleh anak-anak Tuhan saat menghadapi kekurangan atau desakan kebutuhan yang menuntut untuk segera dipenuhi seperti saat orang lapar yang ingin segera makan, iblis akan membuka jalan untuk seseorang menghalalkan semua cara demi mendapatkan apa yang dia butuhkan.
Amsal : 20 : 17 Roti hasil tipuan sedap rasanya, tetapi kemudian mulutnya penuh dengan kerikil, demikian juga dengan orang yang menghalalkan semua cara, termasuk menipu, dll, demi untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan, orang yang demikian seperti memakan batu.
Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengajarkan kita lewat pengalamanNya itu yaitu bahwa saat kita didesak oleh kebutuhan, kekurangan, dll. Adalah saat kita mengerti bahwa pertolongan, jalan keluar, bahkan hidup kita datangnya dari setiap FirmanNya, kalau kita sampai pada keyakinan yang demikian, maka kita akan alami kuasa Firman Allah yang dapat menciptakan segala sesuatu (Yohanes : 1 : 3).
Tidak ada yang mustahil bagi Allah, tidak ada yang mustahil bagi FirmanNya, semoga kita mengalami pertolongan lewat setiap perkataan yang keluar dari mulut Allah, Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
19 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# CARA KERJA DOSA #
Yakobus 1:14-15.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannnya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
Jangan bermain-main dengan dosa!
Mungkin Anda mengira bahwa dosa tidak membahayakan, namun pada akhirnya dosa akan membinasakan hidup Anda.
Suatu hari seorang pria berprofesi sebagai pemain sirkus mencari anak ular untuk dilatih. Setelah memasuki sebuah hutan, ia berhasil menemukan dua ekor anak ular yang masih kecil. Ia membawa pulang kedua anak ular tersebut kerumahnya dan mulai melatih mereka. Awalnya ia mulai melatih mereka membelit tangan sipemain sirkus, lalu juga kakinya. Setelah ular-ular tersebut semakin besar, sipemain sirkus semakin berani melakukan latihan yang berbahaya. Ular-ular yang kini sudah besar dibiarkan membelit seluruh tubuhnya. Tetapi ketika ia menyuruh ular-ular tersebut untuk melepaskan lilitannya, merekapun akan melepaskan lilitannya. Si pemain sirkus merasa bahwa ular-ular tersebut sudah cukup terlatih dan sudah saatnya ia mengajak mereka bermain sirkus. Selama beberapa kali ia melakukan atraksi bersama-sama ular kesayangannya, semua berjalan lancar dan ia mendapat banyak uang dari penonton. Tepuk tangan dan sorak- sorai penonton terdengar riuh-rendah ketika sang pemain sirkus keluar bersama salah satu ular kesayangannya. Ia pun memerintahkan ular tersebut membelit seluruh tubuhnya. Lama-kelamaan belitan ular tersebut semakin kuat, dan ketika sipemain sirkus memerintahkan untuk melepaskan belitannya, ular itu tidak menurut. Sebaliknya ia membelit semakin kuat, sehingga pemain sirkus itu terjatuh dan mati lemas.
Kisah diatas merupakan gambaran dari cara kerja dosa. Awalnya dosa itu kelihatan tidak membahayakan. Itu sebabnya tidak sedikit orang yang suka bermain-main dengan dosa karena daya pikat dan kenikmatan yang ditawarkannya. Ada orang yang begitu menikmati gambar dan film porno tanpa rasa bersalah, hidup dalam kebiasaan berbohong tanpa merasa takut, atau melakukan penipuan sini-sana untuk mendapatkan keuntungan. Mereka melakukan ini dengan pemikiran bahwa itu hal biasa dan banyak orang melakukannya. Secara pelahan-lahan, dosa menyeret seseorang. Tanpa disadari, dosa semakin erat mengikat hidup orang tersebut, hingga pada akhirnya dosa itu melahirkan maut.
Jika saat ini saudara secara sadar masih hidup dalam dosa, putuskan ikatan dosa tersebut. Jangan menunda-nunda, karena semakin Anda membiarkan diri Anda hidup dalam dosa, semakin kuatlah dosa mengikat Anda. Sebagian orang beralasan bahwa mereka sangat sulit untuk melepaskan diri dari ikatan dosa. Akhirnya, mereka pasrah pada tipu daya dosa dan tetap hidup dalam dosa. Anda yang mengalami problem serupa, yang merasa sangat sulit untuk melepaskan diri dari dosa, datanglah pada Yesus. Ia sanggup membebaskan Anda dari ikatan dosa dan menjadikan hidup Anda benar-benar merdeka didalam Dia.
Yohanes 8:34-36 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”
Tuhan Yesus memberkati.
D O A : Tuhan, Engkau menyelidik seluruh hidupku. Saat ini aku masih terikat dengan dosa ……….. lepaskanlah aku ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus aku memohon. Amin.
MANSOR.
*
Manna Roti Surgawi
21 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# TURUT BERDUKACITA #
TURUT BERDUKACITA.
Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Adalah sebuah realita bahwa di Indonesia dan belahan dunia lainnya, bergelimang gereja yang “mati”, baik secara individu maupun secara organisasi. Orang Kristen yang kehidupannya “dingin” bisa dikatagorikan sebagai gereja yang mati; organisasi Kristen yang melakukan ibadah yang sekadarnya, kegiatan doa tidak lagi dilakukan dengan antusiasme, dan orang-orang menghadiri kegiatan gereja hanya sebatas rutinitas bisa dikatagorikan sebagai gereja yang mati.
Satu kali seorang pendeta diminta untuk menggembalakan jemaat yang cukup besar, dikota yang terbilang maju. Setelah melayani beberapa waktu lamanya, pendeta itu merasa sedih melihat kesuaman rohani sidang jemaat yang digembalakannya. Berbagai program rohani dibuatnya untuk membangkitkan antusiasme majelis dan anggota jemaat, tetapi tak juga menghasilkan buah. Dengan hati yang penat, pendeta itu tersungkur dikaki Tuhan mohon hikmat bagaimana harus membangkitkan umat yang Tuhan percayakan. “Tetapi apabila diantara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintanya kepada Allah” (Yakobus 1:5a). Setelah berdoa, ia mendapat ide untuk menuliskan pengumuman diwarta jemaat yang berbunyi, “Kebaktian Dukacita Sidang Jemaat akan diadakan pada hari hari Rabu pukul 17.00 WIB di gereja. Harap majelis dan jemaat datang!”
Isi warta ini menimbulkan pertanyaan besar dihati majelis dan jemaat.
“Apakah gembala akan membubarkan majelis dan sidang jemaat sehingga ia bisa bebas tugas? Apakah gembala sudah menjual semua aset gereja dan berencana membubarkan jemaat?” Kira-kira demikian pertanyaan yang timbul dihati jemaat.
Pada hari Rabu tepat pukul 17.00 WIB ibadah dimulai, para majelis dan jemaat hadir memenuhi gereja. Diantara mimbar daan kursi terdepan ada sebuah peti yang dihiasi rangkaian bunga tanda berkabung dan tulisan turut berdukacita. Ibadahpun dimulai dengan menyanyikan lagu dikala duka, yang dilanjutkan dengan renungan dari Gembala Sidang tentang penyakit kanker penyebab kematian gereja. Kemudian Gembala Sidang minta setiap orang maju memberi penghormatan terakhir, mereka harus melihat kedalam peti mati itu. Ketika melihat kepeti mati, mereka terkejut dan menunjukkan berbagai respons. Ada yang menangis, ada yang terdiam sambil menutup wajah dengan kedua tangannya, dsb. Ternyata ada sebuah cermin besar didalam peti mati itu sehingga setiap orang melihat bahwa dirinyalah yang berada dipeti mati.
Ibadah berakhir dengan refleksi diri yang mendalam. Sejak ibadah dukacita itu, iman dan antusiasme warga gereja kepada Tuhan kembali berap-api, mereka mengalami kebangunan rohani.
Jagalah api iman kita agar senantiasa menyala-nyala dengan cara mencintai firman Tuhan dan bangun hubungan yang intim dengan Tuhan setiap hari! Jika iman kita sedang suam, bangkitlah sekarang juga, karena satu saat nanti orang yang suam akan dimuntahkan Tuhan. “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.” (Wahyu 3:15-16)
D O A:
Tuhan, ada banyak hal yang membuatku berjalan jauh dari-Mu, tapi tariklah aku supaya selalu mendekat dan bergairah kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
MANSOR.
*
Manna Roti Surgawi
22 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# BEBERAPA NASEHAT #
oleh Job Lie pada 21 Mei 2011 jam 14:14
Orang terkaya no. 2 di dunia,Warren Buffet memberi nasehat: "Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berivestasilah dengan apa yg kau miliki serta ingat :
A. Uang tdk menciptakan manusia, manusialah yg menciptakan uang.
B. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
C. Jangan melakukan apapun yg dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yg baik saja.
D. Jangan memakai merk, pakailah yg benar² nyaman untukmu.
E. Jangan habiskan uang utk hal-hal yg tidak benar-benar penting.
F. Jangan terlena Asuransi, karena uang'mu mati dan tdk bisa digunakan dalam waktu 10 thn! baiknya buka rekening baru dan buat asuransi kreasi'mu sendiri.
G. With money:
You can buy a house, but not a home.
You can buy a clock, but not time.
You can buy a bed, but not sleep.
You can buy a book, but not knowledge.
You can get a position, but not respect.
You can buy blood, but not life. So find your happiness inside you.
H. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.
"Orang Yg Berbahagia Bukanlah Orang Yg Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yg Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur
Tuhan Yesus memberkati Anda.
*
Manna Roti Surgawi
23 Mei
Manna Roti Surgawi
o
TIGA PENDEKAR
Apakah mereka yang terbelakang dan bodoh merupakan rahmat Tuhan atau sebuah
kecelakaan sejarah? Barangkali, cerita saya ini bisa menjadi salah satu kacamata untuk melihat, bahwa ternyata apapun yang diciptakan Tuhan memang menjadi rahmat bagi dunia.
Saya lahir tahun 78 dan dua tahun kemudian ibu saya meninggal karena suatu penyakit. Apalah yang dimiliki seorang anak umur 2 tahun ketika ditinggal ibunya kecuali tangis ketidaktahuan. Ketidaktahuan karena belum bisa berpikir tetapi telah diberi Tuhan perasaan sepi dan kehilangan.
Di sebelah utara rumah saya, tinggal seorang pemuda idiot. Dia kira-kira berumur 12 tahun ketika ibu saya meninggal. Selain itu, di sebelahnya tinggal pula seorang pemuda lain berumur 20-an tahun yang belum pernah bersekolah, tidak bisa membaca dan bekerja sebagai kusir andong(kereta/bendi). Sementara di sebelah barat rumah saya, tinggal pemuda yang juga berumur 20-an tahun, terbelakang, bodoh dan harus keluar dari kelas I SD karena tak bisa mengikuti pelajaran sedikitpun.
Sebagai anak berumur 2 tahun, tentu saja saya belum begitu mengenal mereka. Tetapi seiring waktu, saya mulai tahu bahwa merekalah sahabat terbaik dalam hidup saya. Akal saya yang semakin terasah ketika berumur 5 tahun dan ingatan yang semakin kuat mematri kenangan saya dengan 3 orang hebat dalam hidup saya tersebut. Merekalah yang saya sebut sebagai 3 pendekar dalam hidup saya. Tiga orang yang sama-sama terbelakang, tidak bisa membaca dan sering dianggap "agak kurang" (bahasa halus untuk sedikit gila) oleh tetangga-tetangga, tenyata merupakan penyelamat hidup saya.
Pemuda pertama, anak belasan tahun yang saya tahu dipanggil Adek, idiot dan selalu mengeluarkan air liur dari mulutnya. Karena tak pernah memiliki teman bermain, saya lah yang selalu dipandangnya dari jendela rumah. Ketika semua orang mengusir dan anak-anak lain takut untuk mendekat, dia mencoba mengenal saya. Dialah yang kemudian merawat saya, karena ketiadaan ibu dan ayah yang terlalu jarang di rumah. Anak idiot itulah yang mengajari saya bermain,membuatkan wayang suket, mencari kodok di sawah, berendam dikali atau menonton karnaval 17 Agustus yang tiap tahun diadakan di kota kecamatan.
Pemuda dua puluhan tahun yang menjadi kusir andong tadi bernama Gandul. Keterbelakangannya justru menjadi sumber kebaikan hati. Setiap hari, begitu
pulang dari bekerja, dia selalu menyisihkan uang Rp 50-100 di bawah jok andongnya. Uang itu khusus disediakan untuk saya, anak SD yang tak pernah lagi menerima uang saku dari ayahnya. Selama bertahun-tahun, Gandul melakukan itu karena tahu bahwa saya tak pernah bisa jajan jika dia lupa menyisihkan. Dia juga yang mengajak saya jalan-jalan, menjadi kernet andong atau bersuka dengan kudanya.
Pemuda ketiga bernama Darsio, karena tak juga bisa melakukan apa yang dilakukan kawan-kawannya, dia dikeluarkan dari sekolah. Mulai itulah dia mendekati saya, mengajak saya bermain di kebunnya yang luas. Mencarikan buah apapun yang saya inginkan. Jika saya lagi kepingin pisang, dia akan mencarinya. Begitu pula ketika saya minta kelapa muda di satu siang yang panas, dia akan mengajak saya ke kebun dan memetikkan beberapa. Darsio mengajari saya berenang, kadang berpetualang seharian ke tempat-tempat yang jauh, berjalan kaki dan melatih keberanian saya. Karena sebelumnya saya memang terlalu penakut dan mudah menangis. Agar tubuh saya kuat, dia juga memberi segelas susu kedelai dari pabrik tahu milik orang tuanya hampir setiap hari.
Ketiga orang itu, 3 pendekar yang mengisi hidup masa kecil saya. Menemani dengan tulus sehingga kini saya bisa berpikir bahwa Tuhan memang mengambil ibu saya, tetapi Dia mengirimkan 3 orang hebat dalam hidup saya. Ketiganya terbelakang, tidak sekolah, tak bisa membaca, bahkan dua diantaranya sampai kini tak punya istri. Tetapi merekalah yang mengajari saya banyak hal, menemani tahun-tahun sepi, membantu saya siap untuk mandiri.
Kini saya 24 tahun dan akan segera menyelesaikan kuliah. Karena pengalaman hidup itulah saya bisa bertahan hingga sekarang, merantau, mandiri, dan memiliki pandangan positif terhadap makluk ciptaan Tuhan seperti apapun adanya. Untunglah saya dibesarkan oleh 3 orang idiot dan bukannya 3 orang profesor, 3 orang kaya, atau 3 bisnisman. Sehingga saya bisa memaknai hubungan antar manusia, bukan karena kapasitas intelektual, materi atau kesuksesan. Bagi saya, ketulusan untuk memberi dan sikap menjadi manusia seutuhnya itu lebih penting. Berkah dari 3 pendekar hebat, dan karena itulah saya selalu beranggapan, seperti apapun kondisinya, hidup kita diciptakan
Tuhan sangat indah. Kalau mata kita memandangnya dengan indah pula.
Sumber: Nurhadi (29 Agustus 2002)
*
Manna Roti Surgawi
24 Mei
Manna Roti Surgawi
o
KISAH SEBUAH POHON APEL
“Hormatilah ayahmu dan ibumu ….” (Matius 19:19)
Bertahun-tahun yang lalu, tumbuhlah sebuah pohon apel yang besar. Setiap hari seorang anak laki-laki datang dan bermain-main dengan pohon apel tersebut. Ia memanjatnya, memakan buahnya dan tidur sejenak di bawah naungannya. Ia sangat menyukai pohon apel itu dan pohon apel juga sangat senang bermain dengannya.
Waktu terus berjalan dan kini anak laki-laki tadi telah bertumbuh menjadi seorang remaja dan ia tidak lagi bermain di bawah pohon apel. Suatu hari, anak laki-laki itu datang kembali kepada pohon apel dengan wajah sedih. “Datang dan bermainlah denganku,” kata pohon apel. “Aku bukan anak kecil lagi, aku tidak mungkin bermain denganmu. Aku ingin alat musik yang bagus dan aku butuh uang untuk membelinya,” jawab anak laki-laki tersebut. “Maaf, aku tidak punya uang, tapi kau dapat memetik semua buahku dan kau dapat menjualnya. Dengan demikian, kau akan mendapatkan uang untuk membeli alat musik yang kau inginkan,” kata pohon apel. Dengan senang hati, anak laki-laki itu memetik semua buah apel yang ada lalu pergi. Lama ia tidak kembali, sehingga pohon apel sangat sedih.
Suatu hari, anak laki-laki yang kini sudah dewasa itu, kembali dan pohon apel sangat senang. “Datang dan bermainlah denganku,” kata pohon apel. “Aku tidak punya waktu untuk bermain. Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk berteduh. Dapatkah engkau menolongku?” “Maaf, aku tidak punya rumah, tapi kau dapat memotong cabang-cabangku dan membangun rumah,” sahut pohon apel. Anak laki-laki itupun memotong cabang-cabang apel dan pergi meninggalkannya. Pohon apel sangat senang melihat anak laki-laki itu bahagia, tetapi laki-laki itu lama tidak kembali, sehingga pohon apel sedih dan kesepian.
Pada waktu musim panas, laki-laki itu kembali lagi kepada pohon apel dan pohon apel menyambutnya dengan gembira. “Datang dan bermainlah denganku,” kata pohon apel. “Aku sedih dan sudah tua. Aku ingin berlayar untuk membuat diriku santai. Dapatkah engkau memberiku perahu?” kata laki-laki itu. “Pakailah batangku untuk membuat perahu layar, kau dapat berlayar ke mana pun engkau mau, dan nikmatilah kebahagiaan,” kata pohon apel. Laki-laki itu pun memotong batang pohon apel tersebut untuk membuat perahu layar. Setelah itu, ia pergi berlayar dan lama tidak kembali.
Dalam waktu beberapa tahun, ia kembali lagi. “Maaf, aku tidak punya apa-apa lagi untukmu, tidak ada lagi batangku yang dapat kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang aku terlalu tua untuk memanjat pohon,” jawab laki-laki itu. “Aku sungguh-sungguh tidak bisa memberikanmu sesuatu. Satu-satunya yang tersisa hanyalah akarku yang sudah mongering,” kata pohon apel dengan air mata berlinang. “Aku tidak lagi memerlukan banyak hal, selain tempat untuk beristirahat. Aku lelah menjalani tahun-tahun hidupku,” jawab laki-laki itu. “Bagus. Akar pohon yang kering adalah tempat yang sangat baik untuk membaringkan tubuh dan beristirahat. Mendekatlah dan beristirahatlah.” Laki-laki itu mendekat dan pohon apel tersenyum bahagia sambil berlinang air mata.
Kisah yang cukup menarik, namun ini adalah gambaran kisah hidup kita masing-masing. Pohon apel adalah gambaran orang tua kita. Ketika kita masih anak-anak, kita suka bermain-main dengan mereka. Setelah bertumbuh dewasa, kita meninggalkan mereka … dan hanya datang kepada mereka ketika membutuhkan sesuatu atau ketika kita dalam masalah. Apa pun yang terjadi, orang tua akan selalu “berada” di sisi kita dan memberikan apa saja yang dapat mereka berika untuk membuat kita bahagia. Kita bisa menganggap bahwa anak laki-laki itu sangat keterlaluan terhadap pohon apel, tetapi pada kenyataannya, banyak di antara kita yang berlaku demikian. Sebab itu, kasihi dan hormatilah orang tuamu di dalam Tuhan.
*
Manna Roti Surgawi
25 Mei
Manna Roti Surgawi
o
LIDAH ADALAH KEMUDI
Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi. Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. (Yakobus : 3 : 4-5).
Lidah atau perkataan seringkali dianggap kecil, padahal lidah adalah sesuatu yang sangat menentukan hidup seseorang, sebab bagaikan kemudi pada sebuah kapal yang dapat menentukan arah perjalanan kapal itu, demikian juga dengan perkataan atau lidah kita dapat menentukan arah hidup seseorang.
Sukses tidaknya hidup seseorang juga ditentukan oleh perkataannya, oleh sebab itu jangan gampang-gampang mengucapkan perkataan yang sia-sia, tapi lebih baik kita belajar berkata-kata yang positif sebab dalam Matius : 12 : 36-37 Tuhan Yesus mengatakan : “Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan , dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.
Seorang ibu yang mohon pertolongan karena anak perempuannya dirasuk roh jahat, mendapat pertolongan sebab perkataannya, Markus : 7 : 29…….”Karena KATA-KATAMU itu , pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu”.
Ada banyak kali tanpa kita sadari perkataan kita sudah “MENGUNDANG” setan untuk mengganggu hidup kita, tapi kita belajar dari perempuan Yunani ini, menggunakan kata-katanya yang beriman untuk mengusir setan, masalah, ketidak bahagiaan dari hidupnya.
Bagaimana dengan kita sekarang ? sudahkah kita belajar untuk berkata-kata yang membawa berkat, atau terus mengikuti kebiasaan buruk kita yang sering mengucapkan kata-kata sia-sia ?
Filipi : 2 : 11. Dan segala lidah mengaku : “Yesus Kristus adalah Tuhan”, bagi kemuliaan Allah, Bapa !!
Roma : 10 : 13 Sebab barang siapa berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan !!
Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin
*
Manna Roti Surgawi
26 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# BIARKAN TUHAN MENILAIMU #
Apabila engkau berbuat baik,
orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois.
Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses,
engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu.
Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka,
orang lain mungkin akan menipumu.
Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja.
Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang.
Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup.
Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan.
Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain.
Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan.
Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Fr. Mother Theres
By: Yulia Mey.
*
Manna Roti Surgawi
28 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# TRAGEDI ATAU BERKAT? #
Yeremia 29:11 “ Sebab Aku ini mengetahui rancangan-racangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Jangan terlalu cepat menilai sebuah kejadian, karena manusia terbatas untuk mengetahui masa depan. Adalah bijak kita mempercayai Tuhan dan bersyukur dalam segala hal, karena Tuhan yang tahu segalanya.
Bertahun-tahun yang lalu di Skotlandia, ada sebuah keluarga yang ingin sekali berlibur ke USA. Mereka adalah keluarga Clark. Ia dengan isterinya dengan tekun menabung, agar mereka sekeluarga bisa berlibur ke USA.
Setelah beberapa tahun menabung, mereka memperoleh uang yang cukup untuk berlibur. Tuan Clark, isteri dan anak-anak mereka sudah mendapatkan paspor, dan kini mereka siap untuk mewujudkan impian bersama, yaitu berlibur ke USA.
Disaat Clark dipenuhi rasa sukacita dan antusiasme yang begitu besar membayangkan liburan, anak mereka yang bungsu digigit anjing. Itu terjadi tujuh hari sebelum keberangkatan mereka. Dokter menjahit bekas gigitan dan memberikan obat terhadap si bungsu. Karena khawatir akan kemungkinan terkena rabies, keluarga ini harus menjalani karantina selama empat belas hari.
Impian mereka hancur, mereka tidak bisa berlibur ke Amerika seperti yang sudah direncanakan. Sang ayah dipenuhi rasa kecewa, ia bergegas kedermaga hanya untuk memmandangi keberangkatan kapal pesiar tanpa keluarga Clark. Ia menangis dan mulai menyalahkan anaknya, bahkan Tuhan atas kejadian itu. Lima hari kemudian, tersebar berita tragis di Skotlandia bahwa Kapal Titanic tenggelam. Kapal yang diklaim tidak bisa tenggelam itu ternyata tenggelam. Seharusnya keluarga Clark juga berada dikapal tersebut, tetapi anaknya digigit anjing, terpaksa mereka tidak bisa ikut. Ketika Tuan Clark mendengar berita itu, ia memeluk anaknya dan berterima kasih atas kejadian yang membuat mereka tidak jadi berangkat. Ia juga berterima kasih kepada Tuhan yang telah menyelamatkan hidup mereka sekeluarga. Apa yang tadinya diangga tragedi, ternyata menjadi berkat bagi keluarga mereka.
Meskipun kita tidak selalu mengerti, semua yang Tuhan izinkan terjadi selalu bertujuan baik. Ingat bahwa Tuhan tidak pernah merancangkan kecelakaan bagi anak-anakNya. Keterbatasan pikiran kita sebagai manusialah yang seringkali menyebabkan kita menganggap Tuhan tidak adil. Karena itu, kita jangan pernah menilai suatu kejadian dari sisi penilaian manusia. Tuhan lebih mengetahui apa yang baik bagi ank-anakNya. Ia megetahui apa yang terjadi dimasa lampau, masa sekarang, dan dihari esok. Apa yang kita anggap sebagi tragedi atau kemalangan, belum tentu seperti itu. Bisa saja hal itu mendatangkan berkat pada akhirnya, dan kita baru akan mengetahuinya ketika Tuhan merampungkan karyaNya.
Selama kita ada dalam jalan Tuhan, percayalah sepenuhnya pada pemeliharaanNya. Kita perlu belajar dari keyakinan Paulus kepada Tuhan ketika ia berkata, “karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa……(2 Tim 1:12).
D O A:
Tuhan, ajarku bersyukur dalam segala perkara dengan terus meyakini bahwa Engkau setia memegang janjiMu padaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
MANSOR edisi Juni 2011.
*
Manna Roti Surgawi
29 Mei
Manna Roti Surgawi
o
# FIRMAN MEMBUAT KITA SEHAT #
Mazmur 19:8 Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
Membaca Alkitab secara teratur bukan hanya baik bagi jiwa, tetapi juga bagi tubuh jasmani kita. Sehubungan dengan hal ini, Dr. Jeffry Leven dan Dr. David Larsen melakukan penelitian terhadap lebih dari 500 orang selama berbulan-bulan. Riset panjang ini menghasilkan kesimpulan bahwa mereka yang membaca Alkitab secara teratur cenderung mempunyai tekanan darah lebih rendah dan tingkat depresi lebih rendah, lebih sedikit menderita sakit jantung, jarang yang kecanduan obat maupun alkohol, jarang mengalami perpecahan dalam perkawinian, kesehatannya juga lebih baik dari mereka yang tidak membaca Alkitab. Hasil riset ini mereka publikasikan di Washington Time pada 30 Juli 1996. Membaca Alkitab secara teratur berarti memberi makanan bergizi kepada jiwa secara teratur, sehingga kesehatan jiwa kita terjaga. Jiwa yang sehat akan membuat hati kita bebas dari rasa gelisah, cemas, dan stres.
Firman Tuhan itu manis bagi jiwa kita, karena sejak semula Tuhan sudah merancang bahwa makanan utama bagi jiwa manusia adalah rangkaian menu yang ada didalam firmanNya. “Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kau kenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.” (Ul 8:3).
Tatkala manusia tidak menikmati menu yang ada firmanNya, sangat mungkin akan mempengaruhi kesehatan jiwa dan tubuhnya.
Membaca firman secara teratur adalah salah satu bentuk disiplin rohani yang akan membuat hidup kita bertumbuh; sebagaimana iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Tatkala kita mendisiplin diri untuk membaca firman Tuhan secara teratur tiap hari, hati kita akan mengalami perubahan. Firman Tuhan yang hidup akan mengubah pola pikir kita yang pada umumnya dikuasai oleh kedagingan, sehingga kita lebih memilih hidup dipimpin oleh keinginan Roh. Keinginan Roh membawa kita menghasilkan buah Roh, yaitu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Keinginan Roh akan menyegarkan jiwa serta tubuh kita. Dan orang yang menghidupi buah Roh tentu akan hidup dalam kesehatan yang prima karena jiwa yang kuat menghasilkan tubuh yang sehat.
Berkomitmenlah mengadakan waktu secara teratur untuk membaca firman, dan bukan mencari waktu yang kosong karena kita sulit sekali menemukan waktu yang lowong. Bangunlah setengah jam lebih awal dari biasanya untuk bersaat teduh. Pakai waktu itu untuk membaca firman dan berdoa, jangan lupa menaikan doa syafaat. Hari-hari yang kita lalui akan menjadi berbeda jika kita mengawali hari itu bersama Tuhan.
D O A:
Tuhan aku mau mendisiplinkan diri untuk mencintai firmanMu karena hanya firmanMu yang bisa membuatku hidup seperti yang Kau inginkan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
MANSOR edisi Mei 2011.
SELAMAT BERIBADAH TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
*
Manna Roti Surgawi
30 Mei
Manna Roti Surgawi
o
= Bank Doa =
Seseorang pergi ke bank untuk mengambil uang. Di bank, ia menulis diatas slip penarikan jumlah uang yang ia perlukan dan memberikannya kepada kasir. Setelah itu, ia menunggu dengan sabar, dengan penuh keyakinan bahwa ia akan segera menerima uangnya. Kasir memberikan slip
penarikan kepada manajer untuk persetujuannya. Setelah mengecek catatan bank atas nama orang tersebut, kasir memberikan uang kepada orang yang
bersangkutan,sejumlah yang diinginkannya.
Bank menggambarkan sumber surgawi dari janji-janji Allah.Orang itu menggambarkan orang percaya.Slip pengambilan menggambarkan permohonan doa. Kasir menggambarkan para malaikat. Manajer menggambarkan
Tuhan Yesus. Buku rekening menggambarkan buku kehidupan. Apabila kita berdoa, kita harus berdoa dan minta untuk keperluan khusus.Kita lbh baik tidak berdoa seperti ini, "Oh Tuhan, Engkau tahu aku membutuhkan pakaian." Bila Tuhan sudah tahu, lalu untuk apa kita mengatakannya kepada Dia ?
Tuhan Yesus berkata: "Apa saja yang kamu minta" (Mrk. 11:24) yang
menunjukkan bahwa kita harus spesifik dalam permohonan kita. Sebuah bank boleh saja memiliki jutaan dollar. Tidak ada seorangpun akan pergi ke bank dan mengisi slip penarikan dengan menuliskan di atasnya :"Engkau tahu bahwa aku membutuhkan uang." Kita akan menuliskan dengan seksama jumlah yang tepat yang ingin kita ambil untuk keperluan kita. Demikian pula, bila kita berdoa untuk keperluan kita, kita harus memintanya secara terperinci. Setelah menyerahkan slip penarikan kepada
kasir, maka tidak seorangpun yang kuatir bahwa mereka tidak akan menerima uang mereka. Mereka akan menunggu dengan penuh keyakinan bahwa mereka akan mendapatkan apa yang mereka minta. Demikian pula bila kita berdoa, kita harus "percaya(pasti dan yakin) bahwa itu akan diberikan kepadamu" (Mrk0 11:24).Para malaikat membawa doa kepada Tuhan (Why. 5:8 ; 8:3,4). Mereka yang benar-benar sudah lahir baru dan dibasuh dengan darah Tuhan Yesus,nama mereka ditulis di dalam buku kehidupan (Luk. 10:20 ; Why. 7:14 ;21:27). Jika nama kita tertulis di dalam buku Anak Domba, maka kita adalah ahli waris-bersama dari semua berkat rohani dan
kekayaan kemuliaan di dalam Yesus Kristus (Rm. 8:17 ; Ef. 1:3 ; Flp. 4:19).Oleh karena itu, apabila kita berdoa, sama seperti orang yang menunggu dengan penuh keyakinan untuk menerima uangnya, ia harus dengan
sabar, penuh pengharapan dan kepastian menunggu dengan penuh keyakinan akan janji-janji Allah.
Diambil dari :
Buku : Harta Yang Tersembunyi
Penulis : Sadhu Sundar Selvaraj
*
Manna Roti Surgawi
31 Mei
Manna Roti Surgawi
o
SEMUA KARENA TUHAN
Seorang ayah, yang memiliki putra berusia 5 tahun, memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis terkenal. Beberapa waktu kemudian, di kota tersebut datang seorang pianis yang karena ketenarannya, dalam waktu singkat tiket konsernya terjual habis. Sang ayah juga membeli 2 tiket untuk dia dan anaknya.
Saat pertunjukan belum dimulai, si anak kecil ini pun tidak bisa duduk diam, ia menyelinap dan ketika lampu mulai diredupkan, sang ayah terkejut menyadari kalau putranya sedang berjalan menghampiri piano di panggung. tanpa rasa takut, si anak duduk dan mulai memainkan sebuah lagu sederhana: "Twinkle-Twinkle Little Star." Operator lampu sorot mendengar suara piano, mengira konser telah dimulai dan langsung menyorotkan lampunya ke arah panggung.
Seluruh penonton terkejut, melihat yang di panggung hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis bergegas naik ke panggung, tapi ia tidak marah, sebaliknya tersenyum kepada si anak dan berkata: "Teruslah bermain nak", dan si anak meneruskan permainannya. Sang pianis lalu duduk disampingnya dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu. Sang pianis mengisi kelemahan-kelemahan permainan anak itu sehingga terdengar sangat indah, bahkan mereka seakan menyatu dalam permainan piano tersebut.
Ketika selesai, seluruh penonton menyambut dengan meriah. Si anak ke-GR-an, pikirnya, "Wah, baru belajar sebulan saja sudah hebat saya!". Ia lupa bahwa yang disoraki penonton adalah sang pianis, yang telah mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna.
PESAN MORAL:
Kadang kita bangga dengan segala rencana hebat yang kita buat, prestasi-prestasi besar yang telah kita capai. Menjadi terlena, cepat berpuas diri dan menganggap diri kita hebat......, seperti anak kecil itu. Kita sering lupa tanpa TUHAN di samping kita, WE ARE NOTHING. Tetapi, jika TUHAN di samping kita....... sesederhana dan sekecil apapun yang kita lakukan, akan menjadi hebat dan baik, bukan saja untuk diri kita sendiri tapi untuk orang di sekitar juga.
"Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan". (Lukas 17:10)
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36).
*
Manna Roti Surgawi
01 Juni
Manna Roti Surgawi
o
ALLAH PEMBELA KITA
Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar ? Dia yang membentuk mata, masakan tidak memandang ? (Mazmur : 94 : 9)
Tidak seperti sesuatu yang bukan allah (berhala) yang walaupun mempunyai mata tetapi tidak dapat melihat, mempunyai telinga tetapi tidak dapat mendengar (Mazmur : 115 : 4-8), Allah kita adalah Allah yang mendengar setiap teriak minta tolong kita dan melihat setiap ketidak adilan/penindasan yang kita alami bahkan turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, mau dan sanggup untuk menolong kita (Ibrani : 4 : 15-16).
Oleh sebab itu saat mengalami kesesakkan jangan berharap kepada sesuatu yang bukan allah kalau tidak ingin “DIKECEWAKAN”, tetapi “PERCAYALAH” kepada Tuhan ! Dialah pertolongan dan perisai kita, “BERSERULAH” kepadaNya sebab Dia selalu memberi telingaNya kepada setiap orang yang berseru kepadaNya, “DATANGLAH” menghampiri takhta kasih karuniaNya, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan setiap saat/kapan saja kita membutuhkannya.
Tuhan memberkati kita semua. Amin.
*
Manna Roti Surgawi
02 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# FAEDAH YESUS NAIK KE SORGA #
(Kisah Para Rasul 1:6-11)
Hanya ada tiga pribadi yang dikatakan Alkitab yang pernah terangkat ke Sorga, yaitu Henokh, Elia, dan Yesus orang Nazareth. Ketiga pribadi ini sangat istimewa. Henokh dan Elia diangkat ke Sorga tanpa mengalami kematian seperti yang dialami manusia pada umumnya, tetapi Yesus naik ke Sorga setelah mengalami kematian. Setelah mati diatas kayu salib sebagai Anak Domba Allah, Yesus dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga. Empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya yang menggemparkan, di Bukit Zaitun, Ia naik ke Sorga dengan tubuh kemuliaan dan disaksikan oleh murid-murid-Nya.
Kenaikan Yesus sangat berarti bagi semua orang percaya. Yesus naik ke Sorga bukan sekedar beristirahat setelah pekerjaan-Nya dibumi ini selesai, di Sorga pun Ia masih bekerja untuk kebaikan semua orang yang percaya kepada-Nya.
Saat Ia naik, kita akan menerima:
Roh Kudus yang adalah Roh Allah sendiri.
Tuhan Yesus berkata bahwa Roh Kudus tidak akan diutus ke bumi kalau Ia tidak naik ke Sorga (Yoh 16:7-13). Jadi adalah baik jika Yesus naik ke Sorga sehingga semua orang yang percaya kepada-Nya akan dipenuhi oleh Roh Kudus. Banyak orang yang percaya akan firman Tuhan ini, tetapi tidak sedikit juga yang tidak percaya. Mereka yang tidak percaya beranggapan bahwa manifestasi Roh Kudus sudah berlalu, Roh Kudus hanya dicurahkan pada zaman rasul-rasul saja, yaitu pada zaman gereja mula-mula. Itulah sebabnya mereka tidak menerima kuasa dan manifestasi Roh Kudus. Hanya orang yang percaya bahwa Roh Kudus masih terus bekerja sampai hari ini, yang akan diperlengkapi dengan kuasa-Nya yang dahsyat.
Rumah tinggal di kekekalan.
Tuhan Yesus sendiri yang berkata bahwa Ia pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat bagi kita, supaya pada saat yang akan ditentukan Bapa, Ia akan menjemput kita (Yoh 14:1-4). Yang mengatakan janji ini adalah Tuhan sendiri dan Ia tidak pernah mengingkari janji-Nya karena Ia setia. Janji ini memberi pengharapan bagi semua orang yang percaya kepada Yesus: ada jaminan keselamatan untuk menikmati masa kekekalan dengan damai sejahtera. Kita akan tinggal dimana Yesus tinggal. Betapa indahnya janji yang memberi pengharapan yang membangkitkan iman ini.
Teman doa yang senantiasa berdoa bagi kita.
Kehidupan doa tidak hanya dilakoni Yesus ketika Ia ada dibumi ini, setelah naik ke Sorga pun Ia tetap tekun berdoa. Alkitab mengatakan bahwa sampai hari ini Yesus menjadi Pengantara kita. Tatkala kita diintimidasi dan didakwa Iblis dihadapan Bapa, Yesus berdiri sebagai Pembela kita karena kita adalah jiwa tebusan yang sangat berharga dimata-Nya. Kita sudah dibayar lunas dengan darah-Nya.
Percayalah dengan segenap hati kepada firman, maka Anda akan menikmati ketiga berkat yang luar biasa ini. Ingatlah Yesus selalu berkata, “Jadilah kepadamu menurut imanmu”
D O A:
Tuhan Yesus, terimakasih untuk semua kasih karunia-Mu, keselamatan dan berkat-berkat yang Engkau sediakan saat kami diselamatkan. Terpujilah nama-Mu yang kudus. A m i n.
MANSOR edisi Juni 2011.
*
Manna Roti Surgawi
04 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# TUJUH KEAJAIBAN DUNIA #
# TUJUH KEAJAIBAN DUNIA #
Ratapan 3:22-23 “Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmatNya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaanMu.
Seorang guru memberi tugas kepada anak-anak yang diajarnya, “ Anak-anak sekarang tugas kalian adalah menuliskan 7 Keajaiban Duna yang kalian ketahui saat ini. Tuliskan itu diselembar kertas! “ Sesaat sebelum bel pulang berbunyi, semua siswa bergegas mengumpulkan tugas mereka kemeja guru. Semuanya mengumpulkan dengan penuh semangat, kecuali seorang gadis kecil yang pendiam; kelihatannya dia ragu-ragu untuk mengumpulkan tugasnya.
Malam hari, siguru memeriksa tugas para murid untuk memberi nilai. Meskipun berbeda urutannya, tetapi pada umumnya sisiswa mendaftarkan 7 keajaiban dunia ini: (1) Piramid; (2) Tajmahal; (3) Tembok Besar Cina; (4) Menara Pisa; (5) Kuil Angkor; (6) Menara Eifel; dan (7) Kuil Parthenon. Sudah hampir semua kertas diperiksa dan jawaban yang didapatkannya tidak jauh berbeda, hanya urutannya saja yang berbeda. Namun ia tertegun ketika sampai lembar yang terakhir, yang adalah milik gadis kecil yang dikenalnya sebagai remaja yang pendiam itu. Anak itu memberikan daftar 7 Keajaiban Dunia yang sangat berbeda dengan teman-temannya: (1) Bisa melihat; (2) Bisa mendengar; (3) Bisa menyentuh; (4) Bisa disayangi; (5) Bisa mengecap; (6) Bisa tertawa; (7) Bisa mencintai. Tujuh keajaiban Dunia versi gadis kecil itu membuat sang guru terdiam. Ia menyimpan semua lembaran kerja para muridnya, kemudian menundukkan kepala dan berdoa. Ia mengucap syukur atas seorang gadis kecil pendiam dikelasnya yang telah mengajarkan perkara yang besar kepadanya. Tidak perlu keliling dunia untuk melihat keajaiban dunia, semua keajaiban itu setiap saat sangat dekat dengan kita.
Dapat melihat, mendengar, menyentuh, disayang, mengecap, tertawa dan mencintai, adalah keajaiban yang memberi kebahagiaan kepada kita. Namun, kadangkala kita tidak menyadarinya sebagai perkara yang harus disyukuri karena hati dan pikiran kita sering terfokus pada persoalan-persoalan yang ada dihadapan kita. Dalam hidup ini, ada waktunya kita harus berhenti meninggalkan semua kesibukan dan menanggalkan segala beban, kemudian berdiam diri memikirkan segala rahmat Tuhan yang sudah kita terima, yang baru setiap pagi. Suatu hari saya diajak oleh kakak pergi kebagian radioterapi tempat dia bekerja. Disana saya melihat orang-orang yang menjalani pengobatan penyinaran dari berbagai jenis kanker yang mereka derita. Ada yang kanker tenggorokan, lidah, mulut, kelenjar getah bening, dll. Sepulang dari sana saya merenung dan bersyukur karena Tuhan masih melindungi saya dari berbagai penyakit yang menyiksa itu. Malam itu saya berdoa dengan hati yang lebih terbeban untuk mereka yang menderita kanker.
Temukan keajaiban-keajaiban lain yang ada disekeliling kita, yang sangat dekat dengan kita. Syukuri semuanya dengan cara hidup seturut ketetapan Tuhan dan berbuat baik.
D O A:
Bapa yang baik, bukalah mataku untuk melihat rahmatMu yang baru setiap pagi, yang adalah keajaiban bagiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku menaikan syukurku kepadaMu. Amin.
MANSOR edisi Juni 20
*
Manna Roti Surgawi
05 Juni
Manna Roti Surgawi
o
*
# PROSES KEMATIAN DAN HANCURNYA TUBUH KITA #
Sesaat sebelum mati, detak jantung Anda mulai berhenti, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi. Inilah yg disebut saat sakaratul maut.
>0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.
>1 Menit
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
>3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.
>4 – 5 Menit
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut krn kehilangan tekanan darah.
>7 – 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.
>1 – 4 Jam
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku n rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.
>4 – 6 Jam
Rigor Mortis terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
>6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.
>8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.
>24 – 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.
>36 – 48 Jam
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.
>3 – 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
>8 – 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.
>Beberapa Minggu
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.
>Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.
>Satu Tahun
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan.
Mengingat mati bukan utk menakut-nakuti tp utk dijadikan pelajaran spy kita menjadi insan yg lebih baik lagi & Takut pada Tuhan.
Manusia tidak perlu sombong, tiap2 yg hidup pasti mati.
Ibrani 9:27 " DAN SAMA SEPERTI MANUSIA DITETAPKAN UNTUK MATI HANYA SATU KALI SAJA, DAN SESUDAH ITU DIHAKIMI "
Tuhan Yesus mengasihi Anda. SELAMAT BERIBADAH.
By: RITA.
*
Manna Roti Surgawi
06 Juni
Manna Roti Surgawi
o
= KARYA ROH KUDUS =
Pdt. Pondsius Takaliuang, M.Div, dalam seminarnya pernah mengangkat illustrasi orang yang jatuh, bangun dalam mengikut Tuhan ibarat “burung mati,” biarpun kita lemparkan tinggi-tinggi ke atas akan jatuh dan jatuh lagi, karena tidak ada power. Berbeda dengan “burung hidup,” tanpa dilempar, hanya dilepas saja langsung terbang tinggi-tinggi, karena ada power ada nafas hidup yang memampukan dia terbang.
Kehidupan manusia tanpa dipimpin oleh Roh Kudus ibarat “burung mati,” jatuh bangun, jatuh bangun dalam kerinduan untuk melakukan kehendak Allah dan hidup berkenan kepada Tuhan. Itu sebabnya betapa penting sebagai orang percaya kita menyerahkan hidup kita sepenuhnya untuk dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus.
Roh Kudus diberikan Allah bagi manusia sebagai “power,” untuk banyak karya dalam hidup manusia, di antaranya yaitu :
1. Menginsafkan manusia akan dosa dan penghakiman (Yohanes 16:8)
2. Memimpin manusia kedalam seluruh kebenaran (ayat 13)
3. Memberitakan hal-hal yang akan datang (ayat 13)
4. Memuliakan Allah (ayat 14)
5. Membantu manusia dalam kelemahan·ntuk berdoa (Roma 8:26)
6. Memberi “hidup” dan membebaskan (dari segala keterikatan/belenggu dosa) (Roma 8:1,2; Yohanes 3:5; Titus 3:5)
7. Menegur dan mengajar orang percaya (Yohanes 14:26, Nehemia 9:20,30)
8. Menyertai & menguatkan orang percaya (Yohanes 14 : 16-17, Kisah Para Rasul 1 : 8 )
9. Memberikan karunia-karunia (I Korintus 12, 13)
10. Memeteraikan orang percaya sampai memperoleh seluruh janji Allah (Efesus 1:13-14)
Dengan merenungkan karya-karya Roh Kudus di atas (masih banyak lagi) jelaslah bahwa Dia diberikan Allah, memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan hidup kita sebagai orang beriman. Dalam menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadi, dalam proses kelahiran baru dan dalam mempertahankan iman percaya. Roh Kudus juga menolong kita dalam segala ketidakmampuan kita untuk melakukan kehendak Allah. Petrus, salah satu murid Tuhan Yesus yang ketakutan ketika Tuhan Yesus ditangkap, dan sampai menyangkal Tuhan Yesus, ketika ia dikuasai oleh Roh Kudus dan hidupnya dipimpin Roh Kudus, ketakutannya berubah total menjadi suatu keberanian yang berapi-api untuk memberitakan Injil.
*
Manna Roti Surgawi
07 Juni
Manna Roti Surgawi
o
WAKTU YANG TERBATAS
Ketika seniman besar Raphael tutup usia pada umur 37 tahun, beberapa di antara sahabatnya membawa lukisannya yang menakjubkan, "Permuliaan Yesus di atas gunung" di dalam proses pemakamannya.
Lukisan itu baru selesai separuh. Karena kemudaannya dan singkatnya umur yang dimilikinya untuk mengembangkan kejeniusannya, maka lukisan itu merupakan simbol aspirasinya yang tak terpenuhi di muka bumi ini. Namun sebenarnya gambar yang setengah rampung itu mempunyai arti yang lebih dalam.
Hal itu merupakan khotbah yang harus menggugah hati kita.Pengembaraan hidup melaju terus dan kematian tiba-tiba saja dapat menghentikan upaya kita yang terbaik sekali pun. Biarlah kita mau menghargai tiap jam dari waktu kita, bagaikan sebutir mutiara yang tak ternilai dan menggunakannya untuk yang terbaik.
"Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi." (Pengkhotbah 9:10).
*
Manna Roti Surgawi
08 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# BISIKAN YANG MEMBERI KEKUATAN #
Adalah penting memperhatikan kata-kata yang kita ucapkan terhadap orang lain. Kata-kata bisa membangkitkan semangat seseorang, tapi bisa juga membuat semangat orang menjadi patah. Ams 16:24 berkata, “Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.” Kebenaran ini terbukti dalam kisah berikut ini.
Mary terlahir sebagai anak yang sumbing, dan ia benci kenyataan itu. Ia menyadari bahwa ia berbeda dengan anak-anak yang lain. Setiap hari ia menjadi bahan olokan teman-temannya. Karena ejekan yang sering ia terima, Mary sangat membenci keadaan dirinya. Ia menganggap bahwa selain keluarganya, tidak ada seorang pun yang mengasihi dan menerimanya. Samapai suatu hari ia masuk ke kelas Ibu Leonard yang memiliki senyuman hangat. Pada tahun 1950-an, sudah jadi hal biasa bagi seorang guru untuk melakukan tes pendengaran tahunan terhadap murid-muridnya, tidak terkecuali Mary. Tes pendengaran itu dilakukan dengan cara menyuruh murid secara bergiliran berjalan menuju pintu kelas, lalu berjalan di pinggir mengelilingi kelas. Sementara itu, ia harus menutup salah satu lubang telinganya, dan mengulangi apa yang dibisikan oleh gurunya. Kini giliran Mary tiba, dan yang terlebih dahulu dites adalah telinganya yang mengalami gangguan. Dengan berpura-pura menutup telinga yang normal, ia mengarahkan telinganya yang terganggu kepada Ibu Leonard. Mary berpikir bahwa apa yang akan dibisikkan oleh Ibu Leonard adalah kalimat yang sudah biasa seperti, “Langit itu biru”, “Apa warana bajumu”. Tapi hari itu berbeda, sepertinya Tuhan sudah menaruh kata-kata itu dalam benak Ibu Leonard. Kata-kata yang singkat, namun bisa mengubah hidup Mary selamanya. Ketika tes itu dilakukan, dengan telinga normal yang pura-pura ditutupnya, Mary bisa mendengar kata-kata manis Ibu Leonard, “Aku ingin engkau menjadi gadis kecilku”. Sejak saat itu hidup Mary berubah, ia tidak lagi merasa berbeda dengan anak-anak lain, ia merasa dicintai..
Siapa pun kita, belajarlah untuk memberikan kata-kata yang manis untuk didengar. Kata-kata yang membangkitkan semangat dan bukan melemahkan orang. Sebagai orang tua, perdengarkan kata-kata yang memberkati anak-anak kita, kata-kata yang akan membuat mereka merasa dikasihi, dihargai, dan dibanggakan. Jangan biasakan mengucapkan kata-kata yang merendahkan harga diri anak, atau membuat mereka merasa tidak berguna. Bukan hanya terhadap anak, dengan siapa pun kita berbicara, pakailah kata-kata yang membesarkan hati. Tidak sedikit orang Kristen yang dengan sengaja mengucapkan kata-kata yang melemahkan dan membuat orang lain merasa tak berdaya. Bukankah ini merupakan suatu kekejian?
DOA
Tuhan, berjagalah di pintu bibirku agar setiap kata-kata yang aku keluarkan merupakan perkataan yang memberkati dan memuliakanMu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin
Kata-kata bisa menjadi obat mujarab, tetapi bisa juga menjadi racun yang mematikan.
Mansor edisi Juni 2011
*
Manna Roti Surgawi
09 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# EVER ONWARD, NEVER RETREAT #
Filipi 3:13-16; 1 Timotius 6:11-19.
Marathon des Sables adalah salah satu lomba paling ekstrem didunia yang dimulai tahun 1986. Lomba yang diselenggarakan selama 6 hari ini biasanya diadakan pada akhir Maret hingga awal April, dengan jarak tempuh sekitar 254 km melalui padang gurun Maroko. Setiap peserta harus membawa sendiri perlengkapan yang mereka butuhkan selama lomba, yang ditaruh didalam ransel mereka , seperti makanan , pakaian, peralatan medis, kantong tidur, dll. Sedangkan air minum akan dijatah 9 liter per hari dan diberikan kepada peserta dimasing-masing pos pemeriksaan.
Dalam perlombaan, para peserta diperhadapkan dengan banyak hal yang tidak menyenangkan, mereka harus berlari disiang yang terik, dimana suhu bisa mencapai 50 an derajat Celsius dan 5 derajat Celsius dimalam hari. Pernah seorang peserta hilang dibadai pasir yang tiba-tiba saja menghadang para peserta lomba marathon ini. Jarak tempuh yang sangat jauh dapat membuat kaki melepuh dipadang pasir yang panas, atau bahkan menyebabkan trauma yang berat jika tidak menggunakan peralatan yang tepat. Medan yang berat tentu dapat menurunkan mental peserta, walaupun mereka ingin tetap melanjutkan pertandingan hingga tiba sebagai pemenang digaris akhir. Hanya orang-orang yang berfokus untuk menang, memiliki kecepatan yang stabil, dan menjaga stamina tubuhnya tetap fit yang akan sampai digaris akhir sebagai pemenang. Selain itu diperlukan disiplin diri, tekad, serta kemauan yang kuat untuk mencapai garis akhir. Para pemenang tentu akan mendapat hadiah yang cukup besar, dan 50 % dari hadiah yang mereka terima akan disumbangkan untuk membantu menyembuhkan anak-anak Afrika yang terkena penyakit “noma”.
Keteguhan hati, perjuangan, dan kefokusan pada kemenangan yang dimiliki atlet Marathon des Sables ini juga harus dimiliki oleh orang percaya yang sedang bertanding dalam pertandingan iman dibumi ini. Bumi adalah padang gurun kehidupan yang harus kita taklukan supaya kita bisa menjadi pemenang saat kita sampai pada garis akhir kehidupan nanti.
Ever onward, never retreat atau selalu maju, pantang mundur, itulah semboyan yang harus diusung orang percaya dalam menjalani pertandingan iman dibumi ini. Orang percaya harus terus berjuang melawan keinginan daging, rasa mengasihi diri sendiri , dan menanggalkan dosa yang merintangi langkah mereka untuk terus bertanding hingga sampai garis akhir.
Untuk dapat terus bertahan dalam perlombaan dengan semangat yang tinggi, arahkanlah mata iman kita kepada hadiah yang Tuhan sediakan bagi para pemenang pertandingan iman.
“Aku melupakan apa yang telah dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku, dan berlari-lari untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Pilipi 3:13-14).
Hadiah ini akan dianugerahkan –Nya tatkala Anak Domba Allah menjemput kita diawan-awan permai.
DOA:
Tuhan, tolong aku dalam menjalani pertandingan iman dibumi ini. Biarlah aku mengerjakan keselamatan dengan menjadi pelaku firmanMu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. A m i n.
Kata-kata bijak: Medali sorgawi hanya dianugerahkan kepada para pelari yang tekun berlari hingga garis akhir.
MANSOR edisi Juni 2011.
*
Manna Roti Surgawi
11 Juni
Manna Roti Surgawi
o
KETAATAN ADALAH PERSEMBAHAN YANG TERBAIK
Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah ! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat. (Pengkhotbah : 4 : 17).
Kepada bangsa Israel Tuhan memerintahkan supaya apabila mereka datang untuk beribadah kepada Tuhan Allah mereka, janganlah mereka datang dengan tangan hampa, tetapi harus ada sesuatu yang dipersembahkan sesuai dengan berkat yang diberikan kepada mereka (Ulangan : 16:16)
Tetapi apapun yang kita persembahkan kepada Tuhan menjadi tidak berarti apa-apa jikalau tidak disertai dengan “KETAATAN” kepada Tuhan, sebagai contoh adalah saat Raja Saul mempersembahkan kambing domba dan lembu yang terbaik yang dirampas dari bangsa Amalek, sangkanya Tuhan akan mengindahkan apa yang dipersembahkan itu, walaupun ia sudah melanggar perintah Tuhan kepadanya yaitu menumpas habis semua bangsa Amalek baik manusia dan binatangnya, tetapi apa jawab Nabi Samuel : “Sesungguhnya mendengarkan lebih baik dari npada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan, sebab pendurhakaan adalah sama dengan dosa bertenung, dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim . (I Samuel : 15 : 22-23).
Oleh sebab itu hal yang terpenting dalam setiap kali kita datang dalam ibadah adalah kerinduan untuk MENDENGAR dan DENGAR-DENGARAN pada FirmanNya, sebab Firman Allah adalah pribadi Allah sendiri (Yohanes : 1 : 1), sehingga kerinduan untuk mendengar Firman Allah adalah sama dengan kita rindu untuk mendengar suara Allah, dan dengar-dengaran pada Firman Allah adalah sama dengan dengar-dengaran pada Allah, dan itulah persembahan yang dinantikan Tuhan dalam setiap kedatangan kita ke rumahNya, lebih dari apapun yang dapat kita bawa kepada Tuhan.
Bagaimana dengan kita sekarang ? adakah kerinduan untuk mendengar dan dengar-dengaran pada FirmanNya saat kita datang dalam Rumah Allah besok hari ? Tuhan Memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
15 Juni
Manna Roti Surgawi
o
MENYERAH DALAM TANGAN SANG PENCIPTA
Apabila bejana yang sedang dibuatnya dari tanah liat ditangannya itu, rusak , maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menurut apa yang baik pada pemandangannya. (Yeremia : 18 : 4)
Itulah gambaran kehidupan kita di hadapan sang Pencipta, kita tidak lebih dari hanya sekedar tanah liat yang tidak berharga, tidak indah, tidak mulia, yang hanya akan diinjak-injak orang, tetapi kalau kita dalam tangan penjunan maka kita akan dibentuk menjadi sesuatu yang baik dalam pemandangan sang penjunan itu.
Ada kalanya Tuhan izinkan kita mengalami keadaan yang nyaman , dan kita ingin keadaan itu menjadi mapan supaya kita tetap dalam zona nyaman itu, tetapi tiba-tiba keadaan menjadi berubah tidak seperti yang kita harapkan, seperti periuk yang sedang dibentuk itu “RUSAK” di tangan tukang periuk, apa sebenarnya yang Tuhan kehendaki lewat keadaan itu ?
1. Memberi kesempatan bagi kita untuk introspeksi, kalau ternyata ada hal-hal yang salah dan tidak berkenan kepada Tuhan, inilah kesempatan bagi kita mohon pengampunan dan bertobat, maka Tuhan yang maha pengasih itu akan mengampuni dan membuat keadaan kita lebih baik dari sebelumnya, contohnya : pengampunan atas orang-orang Niniwe (Yunus : 3 : 1-10)
2. Memberi kesempatan bagi kita untuk menyerah sepenuh kepada Tuhan, seperti tanah liat yang berkata kepada Penjunan : “Kami ini hanya tanah liat, bentuklah kami seperti apa yang engkau anggap baik pada pemandanganMu !!”, maka Tuhan seperti seorang seniman sejati yang selalu ingin membuat suatu yang terbaik, akan menjadikan setiap orang yang mau menyerah pada kehendakNya menjadi suatu “MAHAKARYA”.
Oleh sebab itu apapun keadaan kita sekarang jangan lari dari genggaman tangan Tuhan, sebab keadaan tidak akan menjadi lebih baik, tetapi tetaplah dalan tanganNya, introspeksi, dan nantikan apa yang Tuhan akan lakukan dalam kita yaitu membuat kita menjadi bejana kemuliaanNya.
Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
16 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# BAYANG-BAYANG MASA LALU #
Amsal 23:18
“Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang “
Pemuda itu datang ketoko saya untuk membeli alat tulis. Saya begitu memperhatikannya, hingga ia bertanya, “Om masih ingat saya?” Saya masih berusaha mengingat-ingat siapa dia. Belum sempat saya menjawab, ia sudah melanjutkan kata-katanya, “Saya dulu kekasih Mia. Sejak Mia meninggal gat terpukul dan seolah-olah tidak bisa melanjutkan hidup saya. Hampir setiap hari saya datang membawa bunga dan menangis dipusara Mia. Hingga kini, walaupun sudah 15 tahun Mia meninggal, saya belum bisa menerima cinta seorang wanita.”
Saya memandang pemuda itu sengan iba. Dulu memang dia berpacaran dengan anak saudara saya bernama Mia. Mia yang tidak lama lagi diwisuda, tak disangka-sangka meninggal karena satu penyakit. Pemuda itu tidak bisa menerima kenyataan tersebut. Ia mengalami goncangan jiwa yang kuat, sehingga lama-kelamaan uang dan hartanya habis untuk biaya pemulihan jiwanya. Hingga kini ia belum bisa melupakan Mia dan belum juga menikah.
Banyak realita kehidupan yang membuat seorang sedih, kecewa, bahkan berputus asa. Kepergian orang yang dikasihi, kehilangan harta kekayaan, kehilangan pekerjaaan, dll. Namun, sebagai orang percaya kepada Tuhan, kita tidak seharusnya tinggal dalam bayang-bayang masa lalu. Apapun yang terjadi, kita jangan kehilangan semangat. “Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang memulihkan semangat yang patah?” (Amsal 18:14). Belajar memandang kehidupan secara rasional dan jangan biarkan perasaan menguasai kita. Masih banyak yang ingin Tuhan lakukan bagi dan melalui hidup kita. Tuhan hanya bisa melakukan itu jika kita memiliki kesiapan hati dan mental. Tuhan sudah berjanji bahwa Ia akan memberikan kekuatan serta jalan keluar untuk setiap permasalahan yang kita hadapi. Karena itu, jangan lagi hidup dalam bayang-bayang masa lalu. Bangkit dari keterpurukan, tatap masa depan yang masih panjang. Tuhan ada dimasa depan, Ia sanggup menggantikan duka dengan sukacita, Ia sanggup menggantikan apa yang telah hilang dari hidup kita. Kita hanya perlu mempercayai Dia dalam segala hal, dan tidak menggandalkan pikiran kita sendiri.
Denis Waitley berkata, “Pecundang hidup dimasa lalu. Sedangkan pemenang belajar dari masa lalu, bekerja dengan giat saat sekarang, menuju masa depan.” Tidak ada faedahnya bersedih, merasa bersalah atau menyesali masa lalu. Kita hidup dimasa sekarang ini dan kita harus membangun kehidupan saat ini. Mungkin ada kejadian-kejadian dimasa lalu yang begitu menyesakkan hati, tetapi kita bisa menyerahkannya kepada Tuhan. Dia yang berkuasa memulihkan keadaan kita, tetapi Dia hanya bisa melakukannya jika kita sendiri mau melepaskan diri dari belenggu masa lalu. Dalam tangan Tuhan ada hari depan yang cerah, Dia sanggup mengubah kesedihan menjadi sukacita.
D O A:
Tuhan, aku tidak mau dibelenggu oleh masa lalu yang menyakitkan. Bangkitkan aku dan beriku semangat yang baru untuk memulai babak yang baru. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Kata-kata bijak: Hidup dimasa lalu menghalangi kita untuk menikmati indahnya hari ini, dan membangun hari esok.
Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
18 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# LIVE STRONG #
2 Timotius 2:1
Kita mungkin sering melihat banyak anak muda suka mengenakan gelang tangan berwarna kuning bertuliskan “livestrong” atau hidup kuat. Mereka pikir itu hanyalah gelang gaul biasa, padahal sebenarnya ada filosofi hidup luar biasa yang terkandung di balik gelang tersebut itu.
Dalam dunia olahraga dikenal nama Lance Armstrong, satu-satunya atlet balap sepeda yang pernah memenangkan lomba balap terbesar dunia, Tour de France, sebanyak tujuh kali berturut-turut antara tahun 1999-2005. Pada tanggal 2 Oktober 1996 selang beberapa waktu setelah setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-25, Armstrong tiba-tiba mengalami batuk berdarah. Ia pun segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Singkat cerita, keluarlah diagnosa dokter yang menyatakan organ tubuh yang lain, seperti perut, paru-paru, limpa, dan otak. Oleh dokter, Armstrong dikatakan hanya memiliki tingkat harapan hidup 40% saja. Namun Armstrong tidak menyerah. Selama masih ada upaya penyelamatan yang bisa dilakukan, harapan itu tetap ada. “Hidup harus kuat, livestrong!” adalah semboyan hidupnya yang menginspirasi banyak orang. Setelah menjalani serangkaian kemoterapi yang berat dan melelahkan, tahun 1997 Armstrong memutuskan untuk kembali ke dunia balap sepeda yang telah membesarkan namanya. Tahun 1999, tanpa diduga Armstrong berhasil menjuarai lomba Tour de France,dan berlanjut terus hingga tujuh kali berturut-turut tanpa putus sampai tahun 2005. Luar biasa! Bagaimana mungkin seorang mantan pengidap kanker stadium III yang sudah divonis memiliki harapan hidup kurang dari 50% bisa melakukan sesuatu yang oleh atlet sehat saja sulit untuk dilakukan? Armstrong kemudian mendirikan sebuah yayasan social bernama The Lance Armstrong Foundation (LAF) yang mempunyai misi memberikan inspirasi dan kekuatan bagi penderita kanker dan juga keluarganya. Dengan semboyan Livestrong yang ditulis pada sebuah gelang berwarna kuning, Armstrong mencoba menggugah dunia bahwa kita harus kuat menjalani hidup. Gelang itu kini telah dipakai oleh jutaan orang di seluruh dunia dan menginspirasi mereka untuk meneladani semangat hidup yang dimiliki Armstrong.
Adalah lebih berarti “berani untuk hidup” daripada “berani untuk mati”. Selama kita hidup di dunia, masalah akan selalu ada. Namun itulah seni hidup, menaklukkan masalah dan keluar sebagai pemenang. Firman Tuhan di dalam 2 Timotius 2:1 berkata, “Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus”. Jangan pernah kalah terhadap persoalan, tetapi bersama Tuhan, kalahkanlah segala persoalan dan tantangan hidup itu. “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan rohKu, firman Tuhan semesta alam”. (Za 4:6). Jika kita memiliki semangat untuk bertahan serta tabah menjalani kesukaran, Tuhan akan menambahkan kekuatan yang baru.
DOA
Tuhan, begitu banyak masalah hidup yang seringkali membuat kami ingin menyerah. Namun bersamaMu kami akan keluar sebagai pemenang. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Kata-kata bijak
Berani bukan berarti tidak mempunyai rasa takut, tetapi mempunyai keinginan menghadapi tantangan.
Sumber:Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
19 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# ARTI LAMPU WARNA KUNING #
Amsal 10:17
Kita tahu apa itu traffic light, yaitu lampu lalu lintas. Orang Jawa menyebutnya “lampu bang-jo”. Di lampu lalu lintas itu ada lampu berwarna merah, kuning dan hijau. Warna-warna itu mempunyai arti masing-masing sebagai tanda bagi pengendara kendaraan bermotor. Lampu warna merah menandakan bahwa kendaraan harus berhenti, lampu warna hijau menandakan bahwa kendaraan boleh berjalan. Sementara itu, lampu warna kuning menandakan seorang pengendara harus bersiap-siap untuk berhenti atau mulai berjalan lagi. Bisa dikatakan lampu warna kuning adalah lampu peringatan. Tetapi, kalau kita perhatikan, kebanyakan pengendara memberi arti lain dari lampu warna kuning itu. Bagi mereka, warna kuning berarti tancap gas, artinya melarikan kendaraannya sekencang-kencangnya. Mereka tidak akan peduli kalaupun saat kendaraannya tepat di garis berhenti, lampu warna merah sudah menyala. Tentu ini sangat berbahaya dan tidak jarang terjadi kecelakaan gara-gara sikap pengendara yang seperti itu.
Di Alkitab, kita bisa melihat banyak contoh orang yang mengabaikan peringatan sehingga jatuh dalam dosa. Hawa adalah salah satunya. Tuhan sudah memperingatkan tentang buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, tetapi Hawa mengabaikan peringatan Tuhan. Dia memakannya dan akhirnya harus terpisah dari Tuhan. Kain juga mengabaikan peringatan Tuhan. Dia memakannya dan akhirnya harus terpisah dari Tuhan. Kain jatuh dalam dosa pembunuhan. Selanjutnya adalah bangsa Israel, dimana sejak keluar dari Mesir, mereka lebih banyak mengabaikan peringatan Tuhan daripada juga mengabaikan peringatan Tuhan tentang dosa yang mengintip dirinya dan akhirnya dia mengindahkannya. Mengenai manna, ada di antara mereka yang menyimpannya sampai pagi, sehingga berulat dan berbau busuk. Ada yang mencarinya pada hari ketujuh, sehingga tidak mendapatkannya. Dan yang paling parah adalah ketika mereka mengabaikan peringatan tentang pergaulan dan kawin campur dengan orang-orang kafir. Akibatnya, mereka menjadi penyembah berhala dan ini sangat menyakitkan hati Tuhan. Namun, ada juga contoh orang yang mengindahkan peringatan yang mereka peroleh melalui mimpi sehingga mereka tidak kembali kepada Herodes, yang besar kemungkinan, jika kembali akan membuat posisi mereka sulit. Yusuf dan Maria mengindahkan peringatan yang diberikan kepadanya. Orang-orang majus mengindahkan peringatan yang mereka peroleh melalui mimpi sehingga mereka tidak kembali kepada Herodes, yang besar kemungkinan, jika kembali akan membuat posisi mereka sulit. Yusuf dan Maria mengindahkan peringatan malaikat Tuhan sehingga mereka membawa bayi Yesus ke Mesir untuk menghindari pembunuhan oleh Herodes. Dan masih banyak yang lainnya. Bagaimanapun juga, orang mengindahkan peringatan, hidupnya akan lebih baik daripada yang mengabaikannya.
Di kehidupan ini, banyak peringatan yang diberikan. Misalnya di kantor, peringatannya adalah “ bahaya jika tidak jujur”. Di jalan, peringatannya adalah “jalan licin, ngebut membawa maut”. Bahkan dalam hal rohani pun ada peringatan, yaitu yang tertulis di Alkitab. Mari kita indahkan setiap peringatan, sebab mengabaikannya berarti kerugian sedang menanti kita.
DOA
Tuhan, aku bersyukur dengan adanya peringatan dalam hidupku, sebab itu berarti Engkau mengasihiku. Ajarku untuk mengindahkan peringatan itu. Dalam nama Yesus. Amin.
Kata-kata bijak
Dampak yang tidak menyenangkan akan diterima oleh orang yang suka mengabaikan peringatan.
Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
23 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# CHIP DAN CINDY #
Pengkhotbah 9:9; Efesus 5:22-25.
Seburuk apapun satu hubungan jika salah satu pihak berusaha untuk terus membangun jembatan, cepat atau lambat, jembatan penghubung itu akan memulihkan hubungan yang sudah rusak. Sekeras apapun tekad seorang suami yang sudah memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan keputusan untuk bercerai, jika isterinya terus melakukan kebaikan, memberi perhatian yang tulus, bahkan berkorban, maka hubungan itu akan sangat mungkin dipulihkan.
Chip dan Cindy sudah 5 tahun hidup terpisah, mereka akan melanjutkan perpisahan itu dengan bercerai secara resmi pada akhir tahun 2007. Dalam rentang waktu perpisahan yang relatife lama itu, Chip sudah punya kekasih baru. Diawal tahun 2007 sesuatu terjadi, Chip dinyatakan menderita gagal ginjal. Sebagai wanita yang mencintai dan masih berstatus sebagai istri, Cindy tidak tega melihatnya. “Bagaimanapun, sampai hari ini ia masih suamiku,” katanya dalam hati. Cindy mengambil keputusan yang besar dalam hidupnya, ia menyumbangkan satu ginjalnya untuk membuat Chip tetap hidup, dan ini dilakukannya tanpa pamrih. Chip dan Cindy akan dioperasi sementara rencana perceraian tetap diproses. Namun setelah keduanya pulih dari operasi, mereka jatuh cinta lagi. “Buat apa aku mencari perempuan lain jika disini ada seseorang yang mau berkorban begitu besar untukku?” kata Chip memuja wanita yang telah dinikahinya itu. Akhirnya, Chip meninggalkan kekasihnya dan kembali membangun rumah tangga dengan Cindy, yang cintanya sudah teruji oleh waktu dan kondisi. Kisah pulihnya sebuah hubungan, khususnya hubungan suami-istri yang sudah pernah berpisah pasti menjadi berkat dan menginspirasi banyak orang.
Firman Tuhan berkata, “Nikmatilah hidup dengan istri yang kau kasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan Tuhan kepadamu dibawah matahari, karena itulah bagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah dibawah matahari.” (Pkh 9:9)
Artinya, pasangan hidup yang ada pada kita saat ini adalah sebuah hadiah yang berharga dari Tuhan, yang patut untuk dicintai meskipun untuk mempertahankan cinta itu dibutuhkan pengorbanan. Pada umumnya, dibalik sukses seorang suami, berdiri istri yang setia menopang dengan hal-hal yang terlihat kecil namun sangat berarti. Lutut yang tertekuk untuk berdoa, perhatian untuk mempersiapkan segala kebutuhan keluarga, tangan dan hati yang menjaga anak-anak dikala suami tidak memiliki waktu untuk itu semua, membuat seorang suami bisa lebih konsentrasi mencapai suatu tingkat sukses.
Seorang suami yang mengasihi istrinya dengan mengungkapkan cinta melalui perhatian, akan mendapatkan umpan balik berupa penghormatan yang dibutuhkannya. Sebaliknya, seorang istri yang tunduk kepada suami seperti kepada Tuhan, akan mendapatkan kasih dari suami yang dinyatakan dengan perhatian. Mulailah membangun dari pihak kita dulu.
D O A:
Bapa, terima kasih untuk pasangan hidupku yang luar biasa, beriku hikmat untuk membuatnya merasa bahagia dan bangga mendampingiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. A m i n.
Kata-kata bijak: Bahagia seorang istri tidak ditentukan oleh materi yang melimpah, tapi kasih suami yang mengalir tanpa henti.
Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
25 Juni
Manna Roti Surgawi
o
JAGALAH HATIMU
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Amsal : 4 : 23)
Hati adalah bagian yang “terdalam” dan “terpenting” dalam hidup manusia, bagaikan mata air yang harus dijaga kemurniannya supaya “aliran kehidupan” menjadi baik, sebab segala sesuatu, baik atau jahat bersumber dari dalam hati. (Matius : 12 : 34-35, Markus : 7 : 20-23).
Seperti seseorang menjaga hartanya yang paling berharga, demikian kita harusnya menjaga hati kita, jangan biarkan sesuatu yang kotor atau yang sia-sia mengotori hati kita, sebab akan berakibat kotor atau rusaknya seluruh kehidupan seseorang.
Bagaimana kita bisa menjaga hati kita ?
Mazmur : 119 : 9-11…..dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih ? Dengan “MENJAGANYA” sesuai dengan FirmanMu…….dalam “HATIKU” aku menyimpan janjiMu supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. Firman Tuhan dalam hati kita akan memproteksi kita seperti rem pada mobil, demikian Firman Tuhan akan menjaga hati kita.
Bukan hanya menjaga hati kita supaya tetap bersih, Firman Tuhan juga akan membersihkan hati seseorang yang sudah terlanjur kotor, seperti saat Nabi Elisa menyehatkan air di Yerikho (II Samuel : 2 : 19-22), oleh sebab itu buka hati kita, biarkan Firman Tuhan masuk dalam hati, sebab di situlah Firman Tuhan seharusnya berada dalam hidup kita.
Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin
*
Manna Roti Surgawi
26 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# KISAH TUKANG KAYU #
Mazmur 37:23
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNYA.
Suatu saat ketika sedang bekerja,
secara tak disengaja arlojinya terjatuh & terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu.
Arloji itu adalah sebuah hadiah yg sudah dipakai cukup lama.
Ia amat mencintai arloji tsb.
Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya.
Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri,
si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yg tinggi itu.
Teman-teman yg lain juga turut membantu mencarinya,
namun sia-sia saja.
Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan.
Tibalah saat makan siang.
Para pekerja serta pemilik arloji tsb dgn semangat lesu meninggalkan bengkel kayu tsb.
Saat itu seorang anak yg sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu,
datang mendekati tumpukan serbuk kayu tsb.
Ia jongkok & mencari.
Tak berapa lama berselang ia menemukan kembali arloji kesayangan si tkg kayu tsb.
Tentu si tukang kayu itu amat gembira.
ia juga heran, karna sebelumnya byk org membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia.
Kini cuman dia seorang diri saja,
berhasil menemukan arloji itu.
"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini?" Tanya si tukang kayu
"Saya hanya duduk secara tenang di lantai.
Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi 'to-tak, tok-tak'
Dgn itu saya tahu di mana arloji itu berada." Jawab anak itu
Pesan Moral,
Sahabat,
taukah engkau bahwa problema yg kita hadapi akan berkurang seperempat hanya dgn membiarkan diri duduk secara tenang?
Keheningan adalah pekerjaan rumah yg paling sulit diselesaikan selama hidup.
Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam "Kegaduhan".
Mungkin ini hikmah dari ibadah di sepertiga malam.
Di keheningan itulah kita akan lebih merasakan kasih sayang dan kedekatan TUHAN kepada kita.
Tapi mengapa banyak dari kita mengandalkan kekuatan diri sendiri & sulit menjadi tenang?
JADILAH TENANG SUPAYA BISA BERDOA !!
GBU
*
Manna Roti Surgawi
29 Juni
Manna Roti Surgawi
o
PENYERTAAN TUHAN SEPANJANG MASA
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiaphari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. (Mazmur : 37 : 25-26)
Pemeliharaan dan penyertaan Tuhan kepada umatNya tetap sama, dahulu, sekarang dan sampai selamanya, tetapi bagaimana kita bisa mengalami pemeliharaan Tuhan menjadi pertanyaan yang harus kita jawab.
“Orang Benar”, siapa mereka ?
Mazmur : 37 : 5-6, Orang yang berserah dan mempercayakan diri pada Tuhan, akan dinyatakan justru saat mengalami tekanan (ayat 29).
Mazmur : 37 : 23, Orang yang hidup berkenan kepada Tuhan, dibuktikan dalam perbuatannya, perkataannya (ayat 30), hati dan pikirannya sesuai dengan Firman Tuhan (ayat 31).
Mazmur : 37 : 34, Orang yang menantikan Tuhan, diperlihatkan dengan pandangan hidupnya yang mengikuti jejak langkah kaki Tuhan.
Tuhan memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
30 Juni
Manna Roti Surgawi
o
# NERACA YANG SEIMBANG #
Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang disorga.”
Saya memiliki rekan kerja, yang juga rekan seiman yang selalu berbicara tentang Tuhan kepada siapa saja yang ditemuinya. Hal ini sangat menakjubkan saya dengan semangatnya yang menyala-nyala. Namun demikian, ada hal yang sangat mengganggu pikiran saya, karena didalam pekerjaan, dia bukanlah pekerja yang baik, bukan rekan kerja yang baik, dan menjadi orang yang sangat tidak disukai oleh rekan-rekan kerja lainnya. Bukankah kita banyak menemukan orang-orang semacam ini didalam keseharian hidup kita, baik di dalam pekerjaan, dilingkungan, bahkan didalam pelayanan kita? Padahal sebagai seorang percaya, kita seharusnya menjadi seorang yang disukai, pekerja dan rekan kerja yang baik, terlebih lagi didalam dunia pelayanan.
Ayat diatas mengingatkan kita kembali, tentang hal perbuatan yang memancarkan terang Tuhan, akan mendatangkan kemulyaan Tuhan. Banyak orang berbicara tentang Tuhan, namun mengabaikan tentang perbuatan yang memuliakan Tuhan. Ketika kita menyandang gelar sebagai anak Tuhan, maka bersamaan dengan itu, kita juga harus menyandang gelar sebagai terang Tuhan. Orang-orang disekitar kita harus dapat melihat neraca yang seimbang antara kehidupan ibadah dan perbuatan kita.
Ini menjadi prisip yang sangat penting dari seluruh pengajaran Alkitab. Tuhan berbicara tentang kasih dengan mengutus anakNya kedalam dunia dan menyerahkan hidupNya dikayu salib (Markus 15:37). Paulus berkhotbah tentang Tuhan dengan menjadikan dirinya sebgai teladan (Flp 3:17). Dorkas berbicara tentang iamannya melalui pemberiannya kepada para orang miskin (Kis 9:36-39).Yakobus berbicara tentang iman yang tanpa perbuatan adalah sia-sia (Yak 2:14-17).
Sebagai orang percaya kita harus mengetahui prinsip dasar ini dan belajar menerapkannya. Namun, sering kali kita belum maksimal didalam memancarkan terang Tuhan, karena kita kurang mengembangkan kepekaan terhadap orang-orang disekitar kita, yang membutuhkan perbuatan baik kita. Lihat dan pekalah terhadap kesempatan-kesempatan yang ada didepan, agar kita dapat menjadi berkat. Kepekaan kita akan terlatih, ketika kita dapat melihat perkara-perkara kecil dan menjadi berkat bagi orang lain. “Jadi jika orang tahu, bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa” (Yak 4:17). Bagaimana kita dapat menjadi “tahu” jika kita tidak mengembangkan kepekaan kita? Bagaimana kita dapat menjadi peka, jika kita tidak bergaul karib dengan Tuhan? Bukankah hanya Tuhan yang dapat memunculkan hal yang baik didalam kemanusiaan kita, yang pada dasarnya tidak tahu berbuat baik? Jadi, ke manapun kita melangkah, Tuhanlah yang harus menjadi sumber penggerak dan motivasi kita. Untuk dapat memancarkan terang yang kuat, kita harus berdiri cukup dekat dengan sumber terang itu, yaitu Tuhan.
DOA: Tuhan terima kasih telah menyelamatkanku dari kegelapan . Ajar aku untuk selalu hidup dalam terangMu agar aku memuliakanMu. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin.
Kata-kata bijak:
Menyadari kehadiranNya adalah dasar bagi kita dalam berkata dan bertindak untuk memancarkan sinar Tuhan.
Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
03 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# SENYUMAN ALEX #
Terkadang kita memperalat Tuhan sebagai penyelesai masalah, padahal Dia sebenarnya dengan terpaksa memperalat masalah agar kita mendekatiNya. Jangan menganggap Dia alat yang bisa kita pakai hanya ketika masalah datang & kita lupakan ketika masalah hilang.”
@Dewa_Klasik
“Tuhan selalu punya rencana indah di balik suatu kejadian yang Ia ijinkan terjadi dalam hidupmu.”
@Dewa_Klasik
#####
Aku menatap bocah enam tahun yang berdiri di depanku. Tubuhnya penuh dengan daki. Aroma tak sedap merasuki penciumanku. Entah sudah berapa lama tubuhnya yang mungil tak bersentuhan dengan air dan sabun mandi.
Bola matanya yang indah memancarkan sebuah semangat. Astaga! Senyumannya manis sekali ketika dia tersenyum padaku. Sepasang lesung pipi menghiasi wajahnya. Laksana pelangi yang menghiasai langit hujan.
“Nama kamu siapa?” tanyaku sambil membalas senyumnya.
“Alexander,” jawabnya sambil tangannya memainkan ujung bajunya yang memiliki banyak tambalan.
“Alex, datang dengan siapa ke sini?”
Diam. Tak ada jawaban. Pandangannya menyapu lantai kelas yang kosong. Masih belum ada murid yang datang. Biasanya kalau hujan seperti ini murid-murid datangnya suka agak telat.
Ada sebutir air mata yang mendadak jatuh membasahi pipinya. Aku menjadi bingung dengan reaksinya atas pertanyanku.
“Alex, datang sendiri ya?” tanyaku sambil menggengam tangannya yang dingin.
“Emang kalau ngga ada mama sama papa ngga boleh sekolah di sini ya, kak?” jawabnya pelan.
Jawaban Alex menusuk hatiku.
“Siapa pun bisa belajar di sini. Termasuk kamu,” jawabku lalu mengelus-ngelus kepalanya dengan lembut.
“Alex ngga punya papa dan mama. Papa dan mama Alex sudah meninggal. Alex hanya tinggal dengan nenek.”
Aku memperhatikan kantong plastik tua yang dibawanya. Merasa, aku penasaran dengan isi kantong plastik tersebut. Alex langsung mengeluarkan isinya.
Ya Tuhan! Aku mencoba membendung air mataku tidak jatuh.
Miris. Sesak. Sedih dan terharu menyatu di dalam dadaku melihat isi kantong plastik yang di bawanya.
Dengan bangganya dia memperlihatkanku, beberapa lembar kalender usang yang telah dipotong empat lalu di lobangi dan diikat dengan tali dijadikan buku. Sebuah pensil yang sepertinya sudah di serut dengan pisau.
“Buku Alex, jelek ya kak?” Aku langsung memeluknya.
Suaraku sepertinya tertahan di tenggorokanku. Aku tak mampu mengatakan apa pun. Air mataku pun berhasil jatuh. Aku mengagumi semangatnya yang ingin belajar. Sebuah semangat yang luar biasa di antara keterbatasan yang dimilikinya.
Sewaktu aku kecil, aku sering merobek bukuku hanya untuk membuat pesawat kertas atau perahu. Ketika aku duduk di bangku SMP dan SMA, bukuku sering penuh dengan coretan yang tidak jelas.
*****
Selesai kelas dan anak-anak lainnya sudah pulang semua. Aku menggantar Alex pulang. Bukan karena dia tidak bisa pulang sendiri. Tapi aku ingin melihat di mana dia tinggal.
“Kakak, ini rumah Alex!” ucapnya dengan penuh kebanggan. Tak ada sedikit pun rasa malu.
Ini bukan rumah apa lagi gubuk.
Aku memperhatikan hamparan tikar tua yang menjadi alas. Sekat setinggi lutut orang dewasa mengelilingi rumah Alex. Tidak ada dinding sama sekali apa lagi atap. Jalan tol megah menjadi atapnya. Tumpukan kardus menjadi perabot rumah tersebut. Halamannya penuh dengan tumpukan gelas dan botol bekas air mineral.
“Masuk, kak! Nenek lagi ngga ada. Masih mulung!”
Tanpa menunggu perintah untuk kedua kalinya. Aku masuk lalu menghempaskan tubuhku ke lantai.
“Kak, ini airnya diminum ya,” ucap Alex lalu menyerahkan segelas air putih.
Aku meraih gelas yang penuh dengan air putih tersebut lalu meminumnya. Terasa aneh di lidahku. Sepertinya itu adalah air sumur yang telah di rebus.
*****
Dalam kurun dua minggu Alex sudah bisa mengenal semua abjad dan angka. Prestasi yang tidak dapat diikuti oleh teman-teman sekelasnya yang lain.
“Wow! Alex hebat! Sudah bisa mengenal semua huruf,” pujiku setelah kelas selesai.
Dengan malu-malu dia tersenyum padaku. Detik berikutnya, dia mencari sesuatu di dalam tas yang pernah aku berikan padanya.
“Alex, mau bisa baca Alkitab seperti mama dan papa dulu. Makanya Alex mau belajar.”
Wajahku rasanya seperti tertampar. “Maafkan aku, Tuhan. Pagi ini aku belum sempat membaca Firman-Mu.” Bisikku dalam hati.
*****
Wajahku memancarkan kegelisahan. Entah kenapa, aku merasa kuatir ketika Alex belum juga datang. Tidak seperti biasanya, jam segini dia sudah datang. Selalu dia menjadi murid yang pertama kali hadir di kelas. Lima menit lagi kelas akan di mulai.
Hingga waktu jam proses belajar mengajar, Alex tidak datang.
“Sakitkah dia?” tanyaku dallam hati.
Tak ada satu pun yang tahu alasan Alex tidak hadir hari ini di kelas.
Selesai kelas, aku langsung bergegas menuju ke tempat tinggalnya. Sebelum sampai ke rumah Alex, seorang ibu menyapaku.
“Cari Alex ya, kak?”
Aku menganggukan kepala sambil menjawab “Iya, bu!”
“Alex di rumah sakit, kak! Semalam Alex …….”
Sungguh, aku tidak mampu mendengar penjelasan ibu tersebut. Seragam dan perlengkapan sekolah yang aku pegang untuk Alex rasanya ingin lepas dari tanganku.
*****
Rasanya langit seperti runtuh dan menimpaku ketika melihat keadaan Alex. Tangan kanannya penuh dengan perban. Alex kecelakaan ketika membantu neneknya memulung dan tangan kanannya terlindas ban truk sehingga dia harus diamputasi. Dengan bekal pinjaman sana-sini dan bantuan tetangga serta pengguna jalan raya yang menyaksikan peristiwa tersebut, akhirnya Alex di bawa ke rumah sakit.
Kantong plastik yang berisi seragam sekolah, tas dan perlengkapan sekolah terlepas dari tanganku. Masih terngiang dikepalaku percakapan kami kemaren.
“Kak, Alex mau masuk SD tapi kata nenek, uangnya belum cukup. Katanya baju seragam sekolah mahal.
Tapi Alex percaya kalau Tuhan pasti akan kasih nenek duit biar Alex bisa sekolah.”
“Alex, pasti sekolah. Percayalah!”
Tangan kanannya yang buntung dibalut perban. Betapa mirisnya hatiku melihat perban itu. Aku melihat tubuhnya yang pucat dan menahan rasa sakit diantara selang infus yang masih terpasang ditubuhnya.
Aku mengumpulkan semua kekuatanku hanya untuk menyapanya.
“Hallo, Alex?”
Aku duduk di sisinya. Aku membelai rambutnya.
“Kak, tangan Alex sakit sekali. Tangan Alex kenapa dipotong? Kan Alex mau nulis?”
Aku mencoba untuk menahan air mataku untuk tidak jatuh membasahi pipiku. Aku tidak boleh menangis didepan Alex.
“Alex pasti sembuh!” kataku mencoba menghiburnya.
“Kalo Alex sembuh itu artinya tangan Alex tumbuh lagi ya, kak?”
Nenek Alex yang berdiri dibelakangku memegang erat pundakku. Hanya Tuhan yang tau betapa perihnya hati ini melihat keadaan Alex.
“Iya, Alex lupa. Alex bisa menulis pakai tangan kiri. Kalau Tuhan ngga kasih mujizat untuk numbuhin tangan kanan Alex, tuhan pasti kasih mujizat buat Alex untuk menulis dengan tangan kiri.” Ucapnya dengan senyuman.
Aku tidak bisa menahan air mataku untuk tidak jatuh. Aku juga merasakan tetesan air mata nenek Alex jatuh membasahi bahuku. Aku ngga bisa membayangkan kalau aku mengalami apa yang dialaminya. Aku mungkin bisa gila! Tapi berbeda dengan Alex. Dia tetap optimis meski dia sendiri tidak tahu arti optimis itu apa.
“Nanti kakak akan ajarin kamu menulis ya!”
“Kapan?” tanyanya.
“Kalau kamu sembuh nanti.”
“Kakak kenapa menangis? Aku aja yang kecil ngga nangis.”
Aku cepat-cepat menghapus air mataku demikian juga neneknya.
“Aku mau nyanyi untuk kakak, bolehkan?”
Aku hanya menganggukan kepala lalu mengalunlah sebuah lagu.
KU YAKIN SAAT KAU BERFIRMAN
KU MENANG SAAT KAU BERTINDAK
HIDUPKU HANYA DITENTUKAN
OLEH PERKATAAN-MU
KU AMAN KAR’NA KAU MENJAGA
KU KUAT KAR’NA KAU MENOPANG
HIDUPKU HANYA DITENTUKAN
OLEH KUASA-MU
BAGI TUHAN TAK ADA YANG MUSTAHIL
BAGI TUHAN TAK ADA YANG TAK MUNGKIN
MUJIZAT-NYA DISEDIAKAN BAGIKU
KU DIANGKAT DAN DIPULIHKAN-NYA. Tuhan Yesus memberkati Anda.
*
Manna Roti Surgawi
03 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# MATA YANG MELIHAT #
# MATA YANG MELIHAT #
2 Raja-raja 6:15-17; Yohanes 9:39.
Mata jasmani terbentur pada sebuah tembok tetapi mata iman melompati tembok . Mata jasmani terbatas pada sebuah sudut jalan tetapi mata iman melihat apa yang ada dibalik sudut jalan. Mata jasmani melihat kegelapan tetapi mata iman menjangkau secercah sinar dibalik kegelapan. Mata jasmani menimbulkan keputusasaan tetapi mata iman menimbulkan kekuatan dan pengharapan. Mata iman menjadikan tenang dikala badai menerpa, terhibur ketika kesedihan mendera, tersenyum dibalik duka, berbahagia ditengah kesedihan, dan menemukan jalan ketika tiada jalan.
Dalam 2 Raj 6:15-17 ketika melihat tentara Raja Aram datang mengepung kota Dotan dimana Elisa berada. Dan ketika bujang Elisa melihat tentara Aram yang besar itu, maka ia ketakutan dan memberitahukan kepada Elisa, namun Elisa hanya berkata, “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.”
Bujang Elisa ini dengan mata jasmaninya, melihat tentara Aram yang besar sehingga membuat ia gemetar ketakutan. Sedangkan nabi Elisa dengan mata iman, melihat tentara Tuhan yang jauh lebih besar. Bujang Elisa hanya mampu melihat situasi yang dia hadapi dengan mata jasmani. Oleh sebab itulah nabi Elisa berdoa, “ Ya Tuhan, bukalah kiranya matanya supaya ia melihat.” Maka bujang Elisa mulai memiliki mata yang melihat. Nabi Elisa menjalani jenis kehidupan “hidup bukan karena melihat tetapi karena percaya” (2 Kor 5:7). Sedangkan bujang Elisa itu menjalani kehidupan “memiliki mata namun tidak melihat” (Markus 8:18).
Banyak kali kita juga menjalani kehidupan kekristenan seperti bujang Elisa ini, kehidupan yang tidak seimbang. Dengan kata lain, mata jasmani bertindak dan berpengaruh jauh lebih besar dari mata iman. Akhirnya, kehidupan Kristen yang kita jalanani adalah kehidupan yang uring-uringan karena sebuah masalah; penuh dengan kecemasan, ketakutan dan kekalahan; tidak memiliki sikap iman didalam Tuhan; kering akan campur tangan Tuhan. Ini bukan kehidupan yang Tuhan inginkan! Kita harus mempunyai keyakinan bahwa Tuhan mengontrol seluruh kehidupan kita. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang besar, yang bukan sekedar mampu menciptakan langit dan bumi, tetapi juga mampu mengubah situasi dan kesusahan yang kita hadapi. Untuk itulah kita harus dapat melihat segala keadaan dengan mata iman, agar setiap sudut jalan kehidupan, kita menemukan campur tangan Tuhan. Jika kita hanya hidup dengan mata jasmani, maka kecillah kekuatan kita, tetapi ketika kita hidup dengan mata iman, maka kita lebih dari seorang pemenang.
Bagaimana kita dapat mengalami semua ini, mengubah kehidupan kekristenan seperti bujang Elisa, dan menjadi kekristenan seperti Elisa? Dengan mengubah “mata yang melihat” melaui doa. Karena doa adalah batu penjuru kehidupan kekristenan yang sejati. Berdoalah seperti yang Elisa lakukan!
DOA:
Tuhan aku rindu senantiasa menikmati campur tanganMu dalam hidupku. Bukalah mata imanku untuk melihat dan merasakan keajaibanMu. Dalam nama Yesus. Amin.
Kata-kata bijak: Mempercayai Tuhan adalah melihat melampaui apa yang dapat kita lihat kepada apa yang Dia lihat.
SELAMAT BERIBADAH TUHAN YESUS MEMBERKATI.
Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
06 Juli
Manna Roti Surgawi
o
TUHAN TIDAK PERNAH MELUPAKAN KEBAIKAN KITA
Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia muridKu, Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya. (Matius : 10 : 42)
Paling tidak ada 2 pengertian pokok dari ayat diatas, yaitu :
1. Setiap pemberian atau perbuatan baik kita, harus kita anggap sebagai perbuatan kita kepada Tuhan (bernilai Ibadah, tidak sekedar perbuatan sosial belaka) sehingga kita akan memberikan yang terbaik dan dengan cara yang terhormat, walaupun itu kita lakukan kepada seseorang yang hina menurut pandangan manusia, tanpa ada motivasi untuk menanamkan jasa atau pengaruh kepada seseorang.
2. Sekecil apapun pengorbanan kita kepada Tuhan kita Yesus Kristus tidak pernah sia-sia, tapi pasti ada pahalanya.
Sebab kita semua akan dihakimi menurut apa yang kita perbuat dan apa yang tidak kita perbuat, seperti seorang gembala memisahkan domba dari kambing, demikian Tuhan akan memisahkan orang yang melakukan perbuatan baik kepada sesamanya seperti ia melakukannya untuk Tuhan dan orang yang tidak melakukannya. (Matius : 25 : 31-46).
Upah yang akan diterima bukan hanya sekedar seperti apa yang sudah ia berikan, bahkan bukan hanya mendapat penggantian 100 kali lipat, tapi memperoleh HIDUP KEKAL, sesuatu yang tidak bisa diberikan siapapun kecuali oleh Tuhan. (Matius : 19 : 29)
Oleh sebab itu selama masih ada kesempatan melakukan sesuatu lakukanlah dengan setulus-tulusnya, serela-relanya, sebab Tuhan menghargai orang yang melakukan seperti demikian. (II Korintus : 9 : 7)
Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
07 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# KUALITAS TERBAIK MANUSIA #
Kejadian 1:31 “ Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.”
Pada waktu menciptakan segala sesuatu, Tuhan berkata bahwa semua ciptaan-Nya baik. Tetapi ketika selesai menciptakan manusia dengan tangan-Nya dan menghembuskan nafas-Nya untuk membuat manusia hidup, Ia berkata sungguh amat baik. Itu artinya, Tuhan menciptakan manusia dengan kualitas yang sungguh amat baik. Beberapa perkara dibawah ini adalah bukti kualitas unggul yang Tuhan taruh didalam hidup kita sebagai subyek kasih-Nya.
Senyum. Pakaian yang paling indah didunia adalah senyum. Senyum membuat seseorang lebih menarik dan enak untuk dipandang. Seorang filsuf pernah berkata bahwa lebih baik melihat wanita berwajah biasa-biasa saja yang selalu tersenyum, daripada wanita cantik yang selalu cemberut. Senyum adalah modal baik untuk membangun hubungan.
Otak. Komputer terhebat didunia adalah otak manusia. Otak yang terus diasah dan dilatih untuk berpikir menjadi modal yang tidak habis untuk menghasilkan hal-hal yang inovatif. Otak manusia mampu menciptakan keindahan dan tehnologi yang canggih. Karena itu pakailah otak kita setiap hari untuk menyelesaikan tugas kita dengan baik serta tuntas.
Kebijaksanaan. Kekayaan terbesar adalah kebijaksanaan atau pertimbangan. Orang yang hidup bijaksana tidak mengenal kata kalah atau menyerah, karena ia akan selalu menemukan cara yang baru. “Rancangan terlaksana oleh pertimbanagan, sebab itu berperanglah dengan siasat.”(Amsal 20:18). Jadilah orang yang cerdik dan tulus, maka kita akan beruntung.
Kejujuran. Modal terbaik adalah kejujuran. Dunia berkata kalau orang jujur tidak akan beruntung, tetapi firman Tuhan berkata justru orang jujur akan mujur. “Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.” (Amsal 14:11). Peliharalah kejujuran karena itu yang membuat Tuhan dan manusia mempercayakan banyak perkara bagi kita.
Kesabaran. Senjata terkuat dalam diri manusia adalah kesabaran. Semarah apapun seseorang jika kita menghadapinya dengan sabar dan tenang, emosinya pasti akan reda.
Iman. Aset terbesar adalah iman. Iman percaya merupakan kekayaan yang tidak dapat digantikan dengan apapun, karena iman menuntun seseorang kepada jalan keselamatan. Hati yang beriman kepada Yesus Kristus adalah Juruselamat menjadikan kita selamat. Jadi iman adalah asset terbesar yang kita bawa sampai kekekalan.
Doa. Alat komunikasi paling hebat adalah doa. Kita bisa membeli alat komunikasi tercanggih yang ada sekarang untuk dipakai menghubungi kenalan kita yang ada di Eropa, Amerika, Australia, atau Afrika. Tetapi hanya doa yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi kepada Tuhan untuk minta pengampunan, pertolongan, dan berkat. Doa adalah alat komunikasi yang tidak membutuhkan dana, tetapi penuh daya.
Pakailah semua keunggulan ini secara efektif utnuk perkara yang berguna dan membangun!
D O A:
Bapa yang sempurna, terima kasih untuk semua hal baik yang Engkau sediakan untuk kami pakai dalam hidup ini. Dalam nama Tuhan Yesus yang hidup, kami berdoa. Amin.
Mansor edisi Agustus 2011.
*
Manna Roti Surgawi
08 Juli
Manna Roti Surgawi
o
= AKU PENGANGGURAN =
Karena krisis ekonomi yang melanda Kanada, perusahaan di mana aku bekerja mengalami kebangkrutan. Ini pengalaman pertamaku menjadi seorang pengangguran. Selama setengah tahun aku mencari pekerjaan ke sana kemari; telepon sana, telepon sini, surat sana, surat sini, tapi hasilnya nihil! Banyak perusahaan yang kudatangi, di depan gedung sudah tertulis dengan huruf besar,"TIDAK ADA LOWONGAN". Waktu beberapa minggu sudah berlalu lagi, tapi tidak ada pekerjaan yang tersedia bagiku, masakan seluruh kota Toronto, tidak memunyai lowongan pekerjaan bagiku yang berbakat ini? Di perusahaanku dulu, aku terkenal seorang yang berbakat, memiliki prestasi kerja yang sangat baik. Tapi sekarang... hatiku mulai gundah, mulai timbul sungutan.
Tiba-tiba, telepon di rumah mendering, aku dengan penuh harap mengangkat telepon. Wah, aku kecewa sekali, karena yang menelepon bukan salah satu perusahaan yang memerlukan tenaga, melainkan dari orang yang mau memperkenalkan produknya. "Oh. Tuhan! Mengapa begini " Beberapa minggu berlalu lagi, pada suatu hari, telepon mendering lagi. Kali ini benar-benar datang dari pihak kantor yang meminta aku datang untuk diwawancarai sehubungan dengan surat lamaran kerja. Kantor yang kudatangi, sangat besar dan megah. Para pegawainya berpakaian rapi dan sopan. Dalam hatiku berkata, "Inilah kantor yang cocok untuk aku." Dengan lancar aku menjawab setiap pertanyaan. Menurutku penampilanku pada waktu diwawancarai oleh pimpinan kantor sangat baik dan mantap. Dalam hati aku yakin bahwa mereka pasti menerimaku sebagai pegawainya.
Tapi setelah menunggu satu, dua hari dan seterusnya, tidak ada panggilan sama sekali dari pihak kantor. Hatiku menjadi kecewa sangat. Setelah itu, masih ada beberapa telepon yang meminta aku datang untuk diwawancarai, tapi pada akhirnya nihil semuanya. Hati mulai diliputi dengan sungutan dan mempersalahan Tuhan. Aku coba mengadakan evaluasi untuk mencari sebab, mengapa aku tidak diterima? Setelah berpikir sana, berfikir sini; evaluasi sana, evaluasi sini dan seterusnya; akhirnya aku tidak mengerti. Menurutku tiada suatupun yang salah. Hubunganku dengan Tuhan, berjalan seperti biasa. Doa, meditasi, membaca Alkitab, kebaktian dan sebagainya, berjalan normal. Tapi mengapa, Tuhan tidak menolong aku untuk mendapatkan pekerjaan?
Makin dipikir, makin risau hatiku. Akhirnya aku mengambil keputusan untuk tidak memikirkan lagi, tidak mengadakan evaluasi lagi, melainkan dengan tenang, menyerahkan seanteronya ke dalam tangan Tuhan. Beberapa bulan belakangan ini, keluargaku di Hong Kong terus menelepon untuk menanyakan keadaanku dan pekerjaan yang sedangku cari. Aku tidak tahu, bagaimana menjawab mereka. Keluargaku itu, belum percaya Tuhan. Aku takut mereka mengejek dan mentertawakan, "Bukankah kamu bilang Tuhanmu itu baik dan bisa memelihara, menjagamu; tapi untuk cari pekerjaan saja, Tuhanmu tidak bisa menolong." "Oh,Tuhan! tolong tolonglah beri aku pekerjaan. Aku tidak mau keluargaku mengejek dan mempermalukan nama-Mu. Dan bagaimana aku dapat bersaksi dihadapan mereka lagi dengan mengatakan bahwa Engkau adalah Tuhan yang mahakuasa? Tuhan, Engkau mengetahui, hatiku sekarang sangat risau dan kuatir. Dan sekarang aku menyerah total padamu. Aku tidak mau lagi mengandalkan kekuatan dan kepintaranku. Aku menyesal dan mohon ampun untuk percaya diri yang kuat tapi menjurus pada kesombongan itu." Memang benar peribahasa yang mengatakan bahwa jalan buntu manusia adalah permulaan Allah bekerja.
Tidak sampai satu minggu, aku mendapat telepon dan meminta aku menghadap. Dengan bersandar pada Tuhan, penuh dengan kerendahan hati, aku menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Setelah selesai wawancara, aku pulang. Selama menunggu, aku terus menaruhnya dalam doa. Puji Tuhan, selang dua hari, aku mendapat kabar bahwa aku diterima. Dengan hati penuh sukacita aku langsung memberitahu pada keluarga di Hong Kong, bahwa aku sudah mendapat pekerjaan. Dan dengan jelas aku memberitahu pada mereka, bagaimana dengan pertolongan Tuhan, aku mendapatkan pekerjaan ini. Pengalaman kali ini, lebih menguatkan imanku. Aku lebih mengenal Tuhan yang selama ini kuyakinkan dan yakin pula bahwa Dia akan selalu memelihara sepanjang kehidupanku.
Diambil dari:
Judul buku : Jalan Tuhan Terindah
Penulis : Pdt. Paulus Daun, M.Div., Th.M
*
Manna Roti Surgawi
09 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# HARGA YANG BERBEDA #
1 Kor 15:33. Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Ada 3 kaleng Coca-Cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi dipabrik yang sama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng tersebut menuju ketempat yang berbeda untuk pendistribusian. Pemberhentian pertama adalah supermarket local. Kaleng-kaleng pertama diturunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng lainnya yang diberi harga Rp. 4.000,- Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Disana, kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan didalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500,- Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng ketiga diturunkan disana. Kaleng ini tidak ditempatkan dirak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi es batu. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng itu, menuangkannya kedalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000,-
Jika kita berpikir, mengapa ketiga kaleng Coca-Cola tersebut memiliki harga yang berbeda? Padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama, dan bahkan memiliki rasa yang sama! Perbedaannya terletak pada lingkungan. Lingkungan mencerminkan harga kita. Lingkungan berbicara tentang “relationship”. Apabila kita berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri kita, maka kita akan menjadi cemerlang. Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama tetap tinggal dilingkungan yang berbeda maka akan menghasilkan nilai yang berbeda. Untuk itulah Rasul Paulus menekankan agar kita memperhatikan lingkungan dimana kita bergaul. Karena lingkungan memberi pengaruh besar dalam menentukan kwalitas pribadi kita.
Pada awalnya Tuhan merancang kita sebagai perabot untuk suatu maksud yang mulia. Tetapi tercapai tidaknya rancangan tersebut tergantung dari respons kita. Bumi yang kita tempati sekarang ini memang sudah terkontaminasi dengan dosa, tetapi Tuhan melalui anakNya telah memberikan jalan agar kita tetap bisa hidup didalam kemulyaanNya. Untuk itulah Tuhan memberi “free will” bagi kita di dalam memilih, apakah kita mau hidup dalam jalan yang ditentukanNya atau mengikuti arus dunia ini. Sebab Tuhan kita adalah kudus, maka ketika kita memilih untuk mengikut Tuhan, kita harus menguduskan atau memisahkan diri dari segala hal yang tidak berkenan dimataNya, yang membawa kita kepada dosa, atau hal-hal yang membuat kita menjauh dari rancanganNya.
Maukah kita menjadi alat Tuhan yang memiliki nilai yang berbeda, berharga, dan dipandang mulia? Tetapkan untuk jalan ditempat yang sudah Tuhan rancang untuk kita lalui! Waspadalah pergaulan kita, apakah membawa kita untuk lebih maju atau sebaliknya!
2 Tim 2:21 “ Jika seorang menyucikan dirinya dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.”
D O A: Tuhan sering aku tergoda untuk berjalan mengikuti arus dunia ini. Mampukan aku untuk hidup dijalan yang sudah Engkau rancang. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin
Mansor edisi Juli 2011.
*
Manna Roti Surgawi
10 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# TALI PERNIKAHAN #
Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Setiap pasang mata yang
memandang setuju bahwa mereka sungguh saling mencintai.
Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, "Sayang, aku baru membaca sebuah artikel
tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan"."Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang
kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut danmembuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia....."
Suaminya setuju dan malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.
Besok pagi ketika sarapan, "Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya.
Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman..Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir...
"Maaf, apakah aku harus berhenti?" tanyanya.
"Oh tidak, lanjutkan."jawab suaminya.
Lalu sang istri melanjutkan membacakan
semua yang terdaftar dan berkata dengan bahagia "Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu".
Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau baik, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku.... "
Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis.... .
Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati.
Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan. Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan
menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita.
Be Positive...
By: Rudy
SELAMAT BERIBADAH TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA SEMUA.
*
Manna Roti Surgawi
20 Juli
Manna Roti Surgawi
o
KESETIAAN DAN KESABARAN TUHAN
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkanNya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. (Matius : 12 : 20)
Buluh yang terkulai dan sumbu yang pudar nyalanya adalah gambaran sesuatu atau seseorang yang keadaannya sekarat, hidup enggan matipun tidak, tidak ada pengharapan untuk pulih kembali apalagi menjadi lebih baik lagi.
Secara manusia keadaan yang demikian tidak menguntungkan sama sekali bahkan menjadi beban, sehingga kita ingin cepat memutuskan buluh yang terkulai itu supaya tidak menjadi rintangan bagi jalan orang lain, kita ingin memadamkan sumbu yang pudar nyalanya supaya asapnya tidak memerihkan mata orang lain.
Tetapi “KESABARAN” dan “KESETIAAN” Tuhan membuat sesuatu atau seseorang yang tidak ada pengharapan sekalipun bisa pulih kembali, buluh yang patah terkulai akan ditegakkan kembali, sumbuh yang pudar nyalanya akan menyala kembali, mengapa ? sebab Ia sendiri tidak menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai (Yesaya : 42 : 3-4).
Oleh sebab itu jangan dipengaruhi dengan apa yang kita hadapi (buluh yang patah terkulai dan sumbuh yang pudar nyalanya) supaya tidak menjadi apatis dan tidak berpengharapan, tetapi dipengaruhi oleh DIA yang tidak menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sehingga dengan penuh keyakinan satu saat keadaan menjadi pulih kembali bahkan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
*
Manna Roti Surgawi
21 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# LAKUKAN DITEMPAT TERANG #
EFESUS 5:11-13; LUKAS 8:17.
Dekade 70-an menjadi salah satu periode terkelam dalam sejarah kepresidenan Amerika Serikat. Richard M. Nixon menjadi Presiden AS pertama yang dipaksa turun dari jabatannya karena terlibat sebuah skandal. Ia dianggap terlibat dalam Skandal Watergate, sebuah aktivitas mata-mata tingkat tinggi kepada lawan politiknya yang jelas-jelas merupakan bentuk pelanggaran etika politik. Sebuah kegiatan yang dilakukan dengan penuh kerahasiaan, ditempat yang tersembunyi, harus berakhir dengan memalukan, karena ketahuan.
Dalam setahun terakhir ini, hampir semua media, baik cetak maupun elektronik tak bosan-bosannya memberitakan episode lanjutan proses hukum terbongkarnya video asusila yang dilakukan oleh beberapa selebritis papan atas nasional. Fenomena ini akhirnya berakhir dengan sangat memalukan. Para pemeran wanita dalam video asusila tersebut diminta untuk membuat pengakuan di depan publik bahwa mereka benar melakukan adegan tersebut. Proses hukum pun sudah menunggu. Hubungan perselingkuhan yang dilakukan di tempat tersembunyi akhirnya harus dibuka lebar-lebar dan publik menjadi tahu.
Raja Daud juga pernah jatuh ke dalam dosa. Akibat memilih tinggal di istana ketika semua orang sebangsanya pergi berperang, Daud pun jatuh kedalam dosa perzinahan. Ia mengambil Batsyeba menjadi istrinya dan membunuh Uria, suami perempuan itu. Tuhan marah dan mengutus nabi Natan untuk menegur Daud. Hukuman Tuhan pun dijatuhkan kepada Daud karena dosanya itu. “Pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya. Aku akan mengambil istri-istrimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain…. Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi. Aku akan melakukan hal itu didepan seluruh Israel secara terang-terangan.” (2 Sam 12:10-12)
Orang percaya disebut anak-anak terang (1Tes 5:5). Sesuai namanya anak-anak terang, maka sudah seharusnyalah kita melakukan perbuatan-perbuatan terang. Perbuatan terang adalah perbuatan kebenaran yang sesuai kehendak Tuhan. Orang-orang yang hatinya kotor membenci terang supaya perbuatannya yang jahat tidak nampak (Yoh 3:20). Karena tidak ada perbuatan kegelapan yang dapat bertahan didepan terang , segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang akan menjadi tampak (Ef 5:13).
Umat Tuhan jangan pernah melakukan perbuatan kegelapan seperti kenajisan, ketidak jujuran, ataupun kompromi dengan hal-hal yang tidak dikehendaki Tuhan. Menyebut saja pun jangan, apalagi sampai merencanakan dan melakukannya. Sebaliknya telanjangilah perbuatan kegelapan itu, karena apa yang Anda katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang (Lukas 12:3), dan apa yang Anda lakukan dengan sembunyi-sembunyi, akan dibukakan Tuhan secara terang-terangan (2 Sam 12:12).
D O A.
Bapa disorga, ajarku untuk selalu takut kepadaMu, sehingga dimanapun aku berada, kehidupanku memancarkan terang Kristus yang kudus. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.
Mansor edisi Agustus 2011.
*
Manna Roti Surgawi
22 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# ORANG YANG BERPENGARUH #
Matius 5:13-14.
Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak-injak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak diatas gunung tidak mungkin tersembunyi.
James William Sidis adalah seorang yang sangat cerdas. Sejarah mencatat bahwa ia termasuk orang yang jenius melebihi Einstein, Da Vinci, dan John Stuart Mills. Ketiga tokoh ini memang dianggap jenius-jenius besar dunia yang telah memberikan banyak pengaruh di dalam bidangnya masing-masing. Sidis mempunyai IQ 250-300, bisa membaca sebelum umur 2 tahun, mahir dalam berbagai bahasa dan menguasai 200 jenis bahasa, jenius matematika, masuk Harvard di usia 11 tahun, dan menjadi profesor sebelum berumur 20 tahun. Namun sangat, disayangkan, Sidis mungkin termasuk anak jenius yang sedih, kurang bisa beradaptasi, dan anak yang terlalu diekspor oleh orang tua secara berlebihan. Setelah dipenjara pada demonstrasi anti perang pada tahun 1919, Sidis mengundurkan diri dari kehidupannya yang dulu, meninggalkan karir akademisnya, hidup pas-pasan, memilih untuk bekerja dengan mesin hitung dan pekerjaan rendah lainnya. Dan menangisi cinta sejatinya yang hilang. Sidis memiliki akhir hidup yang trategis. Sebelum meninggal dia sempat berkata bahwa dia benci matematika, pelajaran yang sempat membuat namanya melejit. Dia meninggal tahun 1944, pada usia 46 tahun.
Sidis bisa saja menjadi manusia terpintar di planet ini. Namun, karena dia memutuskan untuk tidak memberikan kontribusi apa-apa, maka pengaruhnya pada dunia pun tidak ada sehingga namanya terhapus dari catatan sejarah dunia. Jika Einstein dan tokoh-tokoh besar lainnya bisa mencapai kesuksesan melalui kecerdasan mereka, itu dikarenakan ada dampak yang diberikan melalui kecerdasan mereka. Kita bisa menikmati penerangan bola lampu karena ketekunan usaha Thomas Alva Edison. Dibalik fasilitas-fasilitas yang dapat kita nikmati saat ini, ada peran orang-orang yang telah memberikan dampak dalam hidup mereka.
Tidak penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar-benar penting adalah apakah ada yang telah kita lakukan selama hidup kita yang bermanfaat bagi orang lain. Sebagai orang percaya, kita adalah orang-orang yang telah tercatat dalam buku sejarahNya Tuhan, yaitu buku kehidupan. Jika nama kita telah tercatat dalam buku kehidupan Tuhan, dampak apa yang akan kita berikan selama kita hidup didunia ini? Seseorang yang memiliki hidup yang berarti bukan diukur dari seberapa banyak yang bisa ia miliki untuk dirinya, tetapi diukur dengan seberapa besar pengaruh positif yang sudah ia berikan kepada sesama, dan dampak apa yang telah ia sumbangkan bagi lingkungan.
Oleh karena itu, jadilah pribadi yang memberi dampak bagi kemuliaan nama Tuhan sebagaimana Tuhan menginginkannya!
D O A:
Tuhan mampukanlah aku hidup sesuai dengan jalanMu. Biarlah aku menjadi orang yang bisa membawa pengaruh untuk kemulyaan namaMu. Dalam nama Yesus. Amin.
MANSOR edisi Agustus 2011.
*
Manna Roti Surgawi
24 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# UJIAN KERENDAHAN HATI #
Mazmur 37:11; Amsal 29:23
Setelah melakukan tawar-menawar dengan seorang nelayan di tepi danau, seorang cendekiawan menaiki perahu untuk menikmati keindahan danau.Nelayan terus mendayung tanpa banyak bicara. Lalu cendekiawan bertanya, “Apakah engkau pernah belajar ilmu fisika tentang energi angin dan matahari?”Tidak,” jawab nelayan singkat. “Kalau begitu, engkau telah kehilangan seperempat peluang hidup.” Nelayan hanya mengangguk perlahan.Cendekiawan itu bertanya lagi,”Apakah engkau pernah belajar filsafat?””Tidak pernah,” jawab nelayan sambil menggeleng. Dengan nada bangga dan mengejek, cendekiawan melanjutkan, “Ck…ck… engkau telah kehilangan seperempat lagi peluang kehidupan.” Lagi-lagi si nelayan mengangguk tanpa bicara. “Apakah engkau pernah belajar berbicara dengan bahasa asing?” “Tidak,” jawab nelayan. “O, kalau begitu engkau telah kehilangan tiga perempat peluang kehidupan.”
Sekonyong-konyong angin kencang bertiup, sehingga perahu mereka terombang-ambing dan mulai oleng. Semakin lama, angin semakin kencang bertiup. Saat itu nelayan bertanya kepada cendekiawan, “Apakah bapak pernah belajar berenang?” Dengan wajah pucat pasi karena takut, cendekiawan berkata lirih, “Tidak pernah.” Nelayan pun berkata, “Ah, jika demikian, Bapak telah kehilangan semua peluang hidup Bapak.”
Kisah di atas memberikan pelajaran penting bagi kita agar jangan menyombongkan diri dan menganggap rendah orang lain. Sekalipun memiliki kelebihan, tetapi kita tetap terbatas dan punya kelemahan di bidang yang lain.
kerendahan hati merupakan kualitas karakter yang diajarkan oleh Tuhan. Tapi, didalam kehidupan sehari-hari seringkali yang kita temukan adalah sikap tinggi hati dan menganggap diri lebih dari orang lain. Banyak hal yang bisa menjadi ujian, apakah kita memiliki kerendahan hati atau tidak. Ketika berhadapan dengan seseorang yang pengetahuannya tidak sebanyak yang kita punya, apakah kita mau mendengarkan pendapatnya? Apakah dengan rela kita mau diajar oleh orang yang usianya lebih muda dan pendidikannya lebih rendah dari kita? Ketika direndahkan, apakah kita berusaha membuktikan kehebatan kita? Maukah kita dengan tulus mengakui kehebatan orang lain tanpa merasa direndahkan?
Kalau mau jujur, sesungguhnya tidaklah mudah untuk memiliki kerendahan hati. Di dalam diri manusia yang sudah dikuasai oleh tabiat dosa, selalu ada keinginan untuk menjadi yang utama, lebih hebat, menganggap diri paling pintar dan paling benar. Kerendahan hati terbentuk melalui tekad yang kuat untuk rendah hati, lalu melatih diri setiap hari dengan pertolongan Roh Kudus. Kerendahan hati merupakan salah satu ciri dari tingkat kecerdasan emosional dan kedewasaan rohani seseorang. Mari kita terus melatih diri untuk bisa memiliki kerendahan hati, karena Tuhan akan meninggikan orang-orang yang rendah hati.
DOA
Tuhan, mampukan aku untuk memiliki kerendahan hati. Terkadang ujian untuk kerendahan hati ini memang sulit, tapi mampukan aku. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin.
MANSOR edisi Agustus 2011.
SELAMAT BERIBADAH TUHAN YESUS MEMBERKATI.
*
Manna Roti Surgawi
25 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# KEBENARAN AKAN MEMBUKTIKAN KEMENANGANNYA #
oleh Yoanna Greissia & Yulia Mey
Anakku
Hidup itu tidak mudah
Begitu banyak ironi
Begitu banyak masalah
Anakku,
Kau mungkin akan menemukan
Banyak sekali domba dengan jubah serigala
Atau serigala dengan jubah domba
Hidup memang adil
Disediakannya tempat untuk penjahat
Namun juga disediakannya tempat untuk orang saleh
Disediakannya tempat untuk pengecut
Namun juga disediakannya tempat untuk pahlawan
Disediakannya tempat untuk pecundang
Namun juga disediakannya tempat untuk pemenang
Disediakannya tempat untuk orang curang
Namun juga disediakannya tempat untuk orang jujur
Ingatlah anakku
Kemanapun kau melangkah,
apapun yang terjadi
Kebenaran selalu akan membuktikan kemenangannya
Tak perlu kau mengenakan jubah serigala untuk ditakuti orang
Karena kebaikan hati selalu menang
Tak perlu kau menjahati orang
Sekalipun mereka jahat padamu
Karena kejahatan akan berakhir dengan kebinasaan
Tak perlu kau takut mengatakan apa yang benar
tak perlu kau takut berbeda jika memang benar
Tuhan Yesus memberkati Anda.
*
Manna Roti Surgawi
28 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# ANTARA AIR DAN BATU #
Amsal 29:20.
Sebab orang yang gagah sombong akan berakhir dan orang pencemoh akan habis, dan semua orang yang berniat jahat akan dilenyapkan.
Setiap kali melewati jembatan itu, saya selalu memperhatikan batu-batu besar berwarna hitam yang tertanam kokoh pada dasar sungai. Batu-batu itu menyembul keatas, sehingga banyak warga desa yang memanfaatkan untuk mencuci pakaian diatasnya. Suatu hari saya tertegun melihat arus air yang sedikit lebih deras dari biasanya. Mungkin karena hujan deras mengguyur desa selama dua hari, sehingga aliran air sungai menjadi deras. Meskipun aliran air cukup deras, tapi batu-batu itu tetap berdiri kokoh tak tergoyahkan. Batu-batu itu seolah menunjukkan kehebatannya untuk bertahan ditengah-tengah terpaan arus sungai, sedangkan air sungai mengalir nan lembut mencari jalan dan celah dimana bisa terus mengalir. Seperti dua jagoan yang sedang bertarung, yang satu melawan dengan cara berdiri tegak menghadang lawan, sedangkan yang lain secara lembut mencari jalan yang bisa membuat tujuannya tercapai.
Untuk menjadikan hidup ini lebih mudah, mestinya kita belajar menjadi seperti air yang mudah menyesuaikan diri, sabar dan lembut, dan bukan bersikap keras kepala serta membangkang. Ini bukan artinya kompromi dengan dosa, atau ikut arus arus saja tanpa prinsip. Menjadi seperti air artinya memiliki “kelenturan” hati yang mudah dibentuk, taat mencari jalan damai, dan rendah hati. Efesus 4:2 “ HENDAKLAH KAMU SELALU RENDAH HATI, LEMAH LEMBUT DAN SABAR. TUNJUKKANLAH KASIHMU DALAM HAL SALING MEMBANTU.” Memang seringkali ketika masalah datang, baik pada saat seseorang berkata kasar, merendahkan, atau menuduh kita, seketika emosi akan naik dan ada keinginan untuk menantang dan membalas. Jarang sekali orang yang memilih untuk memahami kondisi orang yang sudah menyakitinya, atau mendoakannya. Sebaliknya kita sering mendengar sumpah serapah dan kutuk terhadap orang yang menyakiti kita. Bahkan ada orang Kristen yang memegang prinsip, “Jika kamu bisa menyakiti saya, saya juga bisa membuatmu lebih sakit.” Ini sesuatu yang sangat menyedihkan hati Tuhan. Bukankah pembalasan adalah hak Tuhan?
Didalam kehidupan berumah tangga pun, penting sekali untuk bersikap seperti air. Tidak kaku, melainkan mudah menyesuaikan diri. Tidak keras kepala, tapi memiliki ketundukkan dan kerelaan untuk dibentuk. Tidak keras hati dan tidak mau mengalah, melainkan berbelas kasihan dan memaafkan. Tidak selalu menuntut pasangan untuk berubah, tetapi bersedia berubah kalau memang kita harus berubah.
Seseorang bisa memiliki hati yang lembut, jika ia mengijinkan Roh Kudus bekerja didalam hatinya. Ini bisa terjadi, karena Roh Kudus senantiasa menuntun orang percaya untuk hidup dalam kehendakNya, dan menghasilkan buah Roh. Kita juga perlu meminta kerendahan hati agar tidak menganggap diri paling benar, bisa memahami dan menerima orang lain, mau berubah, dan tidak selalu menuntut agar orang lain yang berubah.
D O A:
Bapa yang baik, beriku kerendahan hati untuk bisa berubah, memahami, dan menerima orang lain serta keadaan disekelilingku dengan sabar. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin.
Kata-kata bijak: Kekerasan lebih sering berakhir dengan perseteruan dan
kehancuran, tapi kelembutan mendatangkan damai.
MANSOR edisi September 2011.
*
Manna Roti Surgawi
28 Juli
Manna Roti Surgawi
o
TUHAN SANGGUP MELAKUKAN SEGALA PERKARA
Tetapi TUHAN menjawab Musa “Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu ? Sekarang engkau akan melihat apakah firmanKu terjadi kepadamu atau tidak !” (Bilangan : 11 : 23)
Saat bangsa Israel yang berjumlah 603.550 belum termasuk perempuan dan anak-anak menangis minta daging untuk dimakan, TUHAN menjanjikan akan memberi mereka makan daging selama sebulan penuh.
Musa tidak mengerti dan meragukan kuasa TUHAN untuk melakukannya; dari mana kambing domba, lembu sapi, dan ikan sekian banyak untuk memberi mereka makan daging selama 30 hari ?
Sering kali kita juga melakukan hal yang dilakukan oleh orang Israel dan Musa saat menghadapi persoalan, kita lebih membesarkan masalah yang sedang dihadapi lebih dari kuasa TUHAN untuk menolong kita.
Kepada orang Isarel Tuhan berfirman : “Kuduskan dirimu untuk besok, maka kamu akan makan daging….” (Bilangan : 11 : 18)
Kepada Musa TUHAN inginkan supaya mempercayai apa yang difirmankanNya (Bil : 11 : 23)
Kepada kita sekarang TUHAN ingin supaya kita HIDUP KUDUS mulai sekarang ini, dan MEMPERCAYAI janji FirmanNya, maka besok kita akan mengalami pertolongan Tuhan yang ajaib, di luar kemampuan logika kita memikirkannya, seperti Musa yang tidak membayangkan kalau TUHAN mengirimkan burung puyuh sedemikian banyaknya sebagai daging untuk dimakan, seperti apa yang tertulis dalam I Korintus : 2 : 9 “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia : semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi DIA.
Efesus : 3 : 20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.
Mengapa kita harus ada keyakinan sedemikian kuat kepada TUHAN ?
Sebab DIA tidak akan mungkin MEMPERMALUKAN diriNya sendiri dihadapan orang-orang yang tidak percaya, seolah-olah Dia tidak sanggup memelihara dan menolong orang-orang percaya, dan DIA tidak mungkin MENGECEWAKAN orang-orang yang mempercayakan dirinya kepada DIA.
Oleh sebab itu tetap hidup dalam kehendakNya dan tetap mempercayai FirmanNya. Tuhan memberkati kita semua, Amin
*
Manna Roti Surgawi
30 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# HANYA SATUYANG TIDAK BERUBAH #
Ibrani 13:8
Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya
Wanderlei Luxemburgo adalah seorang pelatih sepak bola yang cerdas, ahli strategi dan sangat disanjung pada awal kedatangannya ke klub terkaya di dunia, Real Madrid. Namun siapa yang menyangka, enam bulan kemudian ia dipecat dengan caci-maki dan pulang ke negaranya Brasil hanya dengan membawa satu buah tas berisi baju kotor karena tidak mampu membayar tukang cuci.
Titus, pangeran Roma yang gagah berani dan pernah meluluhlantakkan kota Yerusalem di tahun 70 Masehi serta menghancurkan kebudayaan Yahudi harus mati enam bulan kemudian karena penyakit kelamin.
John Barxton akhirnya mengemis pada Bill Gates dan memohon diberikan pekerjaan bagi anaknya. Padahal Bill Gates adalah orang yang ia pecat enam tahun sebelumnya saat Bill Gastes tak sengaja menyenggol mobil dinasnya dengan tongkat. Bill Gates saat itu memang memakai tongkat untuk berjalan. Pastinya Barxton tidak pernah menyangka bahwa kelak di kemudian hari Bill Gates bakal menjadi orang terkaya di dunia.
Krisis ekonomi global tahun 1998 telah menghancurkan ratusan perusahaan raksasa selama puluhan tahun merajai industri dunia. General Motors, pabrik mobil terbesar di dunia telah mengumumkan bahwa mereka kolaps. Bahkan Japan Airlines (JAL), maskapai penerbangan Jepang, satu dari lima perusahaan penerbangan terbaik dunia pun akhirnya mengumumkan hal yang sama.
Kita hidup di dunia fana dimana segala sesuatu bisa berubah. Tak ada yang bisa bertahan abadi. Semuanya dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu.Orang yang dahulu kaya-raya suatu saat pasti digantikan oleh orang baru yang lebih kaya. Sungguh tiada suatu hal pun di dunia ini yang bisa dibanggakan oleh manusia. Kalau hari ini kita masih diizinkan Tuhan memiliki harta kekayaan, itu semua berkat Tuhan. Bersyukurlah! 1 Ptr 1:24-25 berkata, semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.”
Cuma satu yang tidak berubah, yaitu Tuhan Yesus. Kasih setiaNya tidak pernah berubah dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya (Ibr13:8). Oleh karena itu, jangan pernah mengandalkan manusia, karena terkutuklah orang yang mengandalkan manusia (Yer 17:5) tetapi diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan (Yer 17:7).
Meski kadang-kadang terlihat susah dan abstrak untuk bisa mengandalkan Tuhan dibandingkan mengandalkan manusia yang kelihatan, namun percayalah bahwa pengharapan kita tidak akan pernah mengecewakan (Rm 5:5). Tuhan memberi jaminan bahwa semua JanjiNya adalah benar. Andalkan Tuhan di dalam setiap langkah hidup kita, karena hanya Dia yang tidak berubah dan kasih setiaNya selalu baru setiap hari!
DOA
Terima kasih Tuhan, karena kasihMu tidak pernah berubah. Engkau selalu bisa diandalkan dalam segala perkara ataupun situasi. Dalam nama Tuhan Yesus aku bersyukur. Amin.
Kata-kata bijak
Kabar baik hari ini sama seperti kemarin, Tuhan masih mengasihi saya. –Vernon C. Ground
MANSOR edisi September 2011.
*
Manna Roti Surgawi
31 Juli
Manna Roti Surgawi
o
# HIKMAT DALAM SETIAP MUSIM #
Pengkhotbah 3:1-2, Mazmur 31:24-25.
Sangat benar apa yang dikatakan Pengkhotbah bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya. Memegang kebenaran firman Tuhan ini sangat membantu kita untuk bersabar manakala kita ada dalam masa sukar atau jenuh.
Seorang sahabat bercerita dalam empat tahun terakhir dia mendapat begitu banyak berkat materi dari pekerjaan yang ditekuninya. Pada masa kelimpahan dia membeli mobil, merenovasi rumah, menolong keluarganya, menabur diladang misi, dsb. Tetapi lima bulan terakhir, instansi tempat dia bekerja membuat sebuah perubahan yang membuat dia terpaksa keluar dari “musim menuai” itu. Tidak mudah baginya menerima kebijakan yang memaksanya keluar dari zona amannya. Disaat seperti itu saya menguatkannya, “Masa menuai sudah berakhir dimusim semi ini. Mungkin kamu akan masuk ke masa membajak dan menabur dimusim panas atau musim gugur untuk masa tuaian berikutnya. Tetaplah bersukacita karena Tuhan Yesus ada di segala musim. Jangan mengandalkan instansi atau manusia karena hanya orang yang mengandalkan Tuhan yang akan diberkati.” Ketika kita diperhadapkan kepada musim kehidupan yang baru, pastikan kita tetap melekat dan mengandalkan Tuhan karena semua itu adalah ujian bagi iman kita. Pastikan kita lulus di masa-masa pengujian.
Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, sahabat saya mengalami kenyataan bahwa segala sesuatu ada waktunya. Dia yang biasa antusias bekerja dikantor tempat dia mengaktualisasikan diri selama 10 tahun, kini masuk dalam masa jenuh. Setelah dianalisa ada banyak factor yang membuatnya jenuh, tetapi dia tidak keluar dari kantor itu. Dia berkeputusan akan menyelesaikan semua tugasnya meskipun terasa berat. “Meskipun rasanya terseok-seok dan harus membawa pekerjaan kerumah karena tidak bisa bekerja maksimal ketika berada dikantor, saya akan menyelesaikan tugas-tugas saya. Masa jenuh ini pasti akan berlalu. God will send me strong shoes in the stony path,” katanya menguatkan hatinya dalam perbincangan. Ketika berada dimasa jenuh, menguatkan dan meneguhkan hati untuk menjalani hari-hari dengan sikap yang benar adalah keputusan yang tepat.
Daud adalah contoh yang paling tepat dari pribadi yang selalu menguatkan dan meneguhkan hatinya untuk tetap bersikap benar dihadapan Tuhan, terutama tatkala ia masuk dari satu musim kehidupan kepada musim kehidupan lainnya. Tatkala ia ada dipadang penggembalaan, sendirian dan jauh dari rumah, ia tetap kuat dengan menaikan pujian kepada Tuhan melalui permainan musiknya. Tatkala dikejar-kejar Saul yang cemburu dan berkehendak untuk membunuhnya, Daud tetap mengarahkan hati serta imannya kepada Tuhan yang telah mengurapinya menjadi raja Israel. Daud menang mengatasi masa-masa kelam dalam hidupnya karena dia hidup di dalam Tuhan dan Tuhan hidup dalam dirinya.
Dalam musim apa Anda hidup saat ini? Mintalah hikmat Tuhan untuk menjalaninya.
D O A:
Tuhan, terima kasih untuk masa suka dan duka yang kualami karena dalam segala hal sesungguhnya hatiku sedang diuji. Terpujilah namaMu ya Tuhan Yesus yang hidup. Amin.
MANSOR edisi September 2011.
*
Manna Roti Surgawi
01 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
= TENANGLAH =
TENANGLAH
Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.
Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.
Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.
"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?", tanya si tukang kayu.
"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada", jawab anak itu.
Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan.
"Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin." (Pengkhotbah 4:6).
*
Manna Roti Surgawi
02 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
#DISELAMATKAN SALIB KRISTUS #
Roma 1:16-17.
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab didalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”
Tahun 1967, saya berkenalan dengan Charles Murray di University of Cincinnati. Selain kuliah, Murray juga sedang giat berlatih untuk mengikuti olimpiade musim panas pada tahun 1968, ia mengambil olahraga lompat indah. Murray penyabar, selama berjam-jam dia mendengarkan saya berbicara tentang Yesus yang menyelamatkan saya. Hari berlalu dan Murray menunjukkan bahwa hatinya mulai terbuka bagi Injil, ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar keselamatan dan pengampunan dosa. Pada hari yang sudah saya doakan, saya sampai pada puncak pemberitaan. “Murray, apakah engkau menyadari kebutuhan akan penebusan dan siap mempercayai Kristus sebagai Juruselamat pribadimu?” Tanya saya. “Tidak,” jawabnya tegas, tetapi saya melihat rasa bersalah terpancar dimatanya. Pada hari-hari berikutnya dia diam dan sering menghindar, tetapi sesekali dia menelpon saya saat ingin tahu dimana mencari ayat keselamatan, apakah di PB atau PL. Saya memberinya ayat referensi dan bertanya apakah bisa bertemu dengannya, tetapi dia menolak dan berterima kasih atas panduan yang saya beri.
Dikampus. Murray mendapatkan pelayanan istimewa. Ia dapat menggunakan fasilitas kolam renang karena posisinya sebagai atlet lompat indah. Suatu malam di bulan Oktober, dia memutuskan untuk pergi latihan, saat itu bulan bersinar terang dan bulat turut menyinari kolam renang. Murray naik ke platform atau papan loncat tertinggi untuk mengambil loncatan yang pertama. Pada waktu itu Roh Kudus bekerja sangat kuat untuk menyelamatkannya. Dia sudah mengambil ancang-ancang dengan mundur, membentangkan tangannya dan siap melompat. Sebelum melakukan hal itu dia melihat kedinding, dimana bayangan tubuhnya menempel disebabkan oleh cahaya bulan. Disaat yang bersamaan isi Kitab Suci yang telah dibacanya dan semua kesempatan yang didapatnya untuk menerima keselamatan didalam Yesus membayangi pikirannya. Murray mempertegas penglihatannya, dibelakang bayangan tubuhnya juga ada salib Kristus. Pandangan supranatural ini membuat kakinya tak berdaya. Saat itu juga ia tersungkur minta pengampunan, mengakui dosanya, mohon Yesus masuk kedalam hatinya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Saat Murray menyerahkan hati sepenuhnya kepada Kristus diatas platform, tiba-tiba lampu sorot menyinari area kolam renang. Seorang petugas datang memeriksa dan dari atas dengan jelas Murray melihat kolam yang kosong tanpa air. Ternyata kolam itu sedang dikeringkan karena dalam masa perbaikan, dan Murray tidak menyadarinya. Murray hampir jatuh kedalam maut, namun salib Kristus telah menghentikan langkahnya.
Mengapa kita sering mengeraskan hati pada waktu Tuhan mengirimkan hambaNya, atau berbicara lewat firmaNya untuk menyelamatkan, menegur, atau menasehati kita? Jangan menunda lagi, lembutkan hati kita karena anak yang ditegur itu dikasihiNya.
D O A:
Bapa yang sempurna, terima kasih untuk anugerahMu yang tak terselami, yang menyelamatkan kami dengan darah Kristus. Terpujilah namaMu. Dalam nama Yesus kami berdoa. A m i n.
MANSOR edisi September 2011.
*
Manna Roti Surgawi
03 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# INTEGRITAS #
Amsal 16:17-20.
Paul Gascoigne adalah pahlawan sepak bola Inggris di era 90-an awal. Penampilan impresifnya di Piala Dunia 1990 membuat public sepak bola Inggris berharap banyak kepadanya. Namun hanya dalam rentang waktu dua tahun, yaitu 1995 hingga 1997, Gascoigne berkali-kali tertangkap basah menggunakan mariyuana da berkali-kali pula ia keluar masuk panti rehabilitasi pecandu narkoba. Sungguh disayangkan, periode emas Gascoigne hanya bertahan dalam hitungan tahun saja. Apa yang membuat salah salah satu pemain terbaik Inggris ini membunuh sendiri karier yang sedang dibangunnya?
Dalam sebuah wawancara eksklusif televisi, Gascoigne akhirnya mencertakan alasan mengapa ia menggunakan obat terlarang. Selama bertahun-tahun, Gascoigne berada dibawah tekanan para penggemarnya yang selalu menuntutnya untuk bermain baik disemua level kompetisi tingkat tinggi. Namun disisi lain, penggemar tidak mau tahu kalau ia hanyalah manusia biasa yang tidak selalu sanggup bermain baik disemua ajang. Jadilah mariyuana menjadi tempat pelariannya. Padahal jelas-jelas tindakaannya itu mencederai nilai-nilai luhur olahraga yang penuh integritas.
Apa itu integritas? Integritas adalah sebuah karakter yang didalamnya terdapat hati yang tulus, jujur, berani bayar harga demi mempertahankan kebenaran, kebaikan dan keadilan. Tidak ada karakter yang lebih penting daripada sebuah integritas karena ia merupakan modal utama untuk mencapai kesuksesan hidup, baik dalam hal karier, pelayanan, maupun dalam membangun relasi dengan sesama manusia.
Integritas juga berarti bagaimana Anda menghargai diri Anda sendiri. Berpikirlah ribuan kali setiap kali Anda hendak melakukan sesuatu yang tidak baik untuk dilakukan. Amsal 16:17 berkata, “Menjauhi kejahatan itulah jalan orang jujur; siapa menjaga jalannya, memelihara nyawanya.” Anda yang sebenarnya adalah saat Anda berada sendiri. Apakah Anda sama baiknya saat Anda sendirian dan tidak ada orang lain yang melihat?
Dalam hidup ini kita bisa menyenangkan hati semua orang. Yak. 1:8 berkata, “Orang yang mendua hati tidak tenang dalam hidupnya.” Jangan mendua hati dalam hal apapun! Kecurangan terjadi ketika seseorang memiliki pilihan untuk jujur atau tidak jujur. Kondisikan hidup Anda untuk tidak mempunyai pilihan, selain harus jujur. Integritas adalah keteguhan hati didalam memegang prinsip. Orang yang punya integritas siap diuji kapan saja, karena ujian bisa datang di saat yang tak terduga. Biarlah kehidupan Anda tetap mencerminkan kualitas emas yang teruji (Ayub 23:10-12). Kesuksesan akan datang kepada mereka yang setia pada prinsip hidup dan prinsip iman. Seseorang dikatakan “setia” ketika ia teruji oleh waktu. Ketika Anda sanggup menghargai diri sendiri, barulah kemudian datang penghargaan dari orang lain.
D O A:
Bapa, ditengah dunia yang penuh kepalsuan, mampukanku untuk tetap bertahan pada nilai-nilai kebenaran firmanMu dan tidak kompromi dengan dosa. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
MANSOR edisi September 2011.
*
Manna Roti Surgawi
04 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# PEKA TERHADAP REMAJA #
Amsal 29:15,17.
Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.
Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketentraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.
Sore itu aku sedang menonton televisi bersama Arya anak sulung kami. Sejak tadi aku memperhatikan sikapnya yang tidak seperti biasanya. Ia kelihatan gelisah dan sesekali memandang ke arahku. “Kenapa kamu belum makan Ar? Semuanya sudah makan, kecuali kamu,” kataku, “Arya tidak lapar ,Ma,” jawabnya. Sesaat setelah itu ia berkata, “Ma, Arya mau bicara sama mama.”Mendengar nada bicaranya dan mimik wajahnya yang kelihatan cemas, aku jadi kaget, “Apa yang terjadi dengan anak remajaku ini?” batinku. “Mama, lebih baik kamar Mama dan Papa dikunci saja kalau Mama dan Papa berangkat bekerja, agar Arya tidak main internet.” “Kenapa Nak?” tayaku penuh selidik.”Mama maafkan Arya dan tolong Arya.Kemarin Arya sengaja membuka gambar dan film porno. Ia membuat Arya tidak tenang.Arya merasa berdosa. Arya tidak mau terikat dengan gambar dan film itu Ma. Tolong bantu Arya bagaimana caranya.” Mendengar penuturannya, aku sedih bercampur senang. Sedih karena apa yang selama ini kami khawatirkan benar-benar terjadi, bahwa anak kami sudah mulai membuka gambar dan film porno. Senang, karena ia jujur mengakui kesalahannya dan memohon bantuan kami agar dia tidak terikat kebiasaan buruk itu. Aku menangkap kejujurannya sebagai signal bahwa dia tidak ingin terikat dengan dosa, lalu aku mulai menasihatinya.
Nasihat yang kuberikan sore itu berisi empat poin: pertama, agar ia jangan hanya takut kepada manusia, dalam hal ini kami sebagai orang tuanya. Yang lebih utama ia harus takut kepada Tuhan, karena sikap ini akan menjaga langkahnya dari dosa. Aku menyadari, jika ia hanya takut kepada kami,ia bisa melakukannya di tempat lain. Tetapi jika ia takut kepada Tuhan, kapan dan di mana pun berada ia akan menjaga sikapnya. Kedua, hindari situasi yang akan memudahkannya jatuh ke dalam dosa, misalnya: keadaan sepi tanpa orang lain.Karena itu kami membuat kesepakatan bahwa ia akan bermain internet hanya jika kami orang tuanya berada di rumah bersama dia, ketiga, menjaga pergaulan. Aku mengingatkannya agar tidak berteman dan ikut-ikutan dengan orang-orang yang akan memberikan pengaruh negative baginya. Keempat, jangan bermain-main dengan dosa. Dosa itu seperti perangkap yang akan menjerat dan mengikatnya.
Sebagai orang tua, kita harus peka terhadap keberadaan anak-anak kita. Anak remaja perlu perhatian dan pengawasan orang tua. Terkadang kita berpikir bahwa mereka baik-baik saja,padahal mereka sedang bergumul dengan kebiasaan buruk.Bangun hubungan yang dekat dengan anak-anak, agar mereka memiliki keterbukaan atas masalah yang mereka hadapi.Sesekali datangi dia di kamarnya, lihat apa yang sedang ia lakukan ketika berada di kamar sendirian. Hanya dengan mendidik mereka dalam jalan Tuhan, maka kelak mereka akan mendatangkan ketentraman dan sukacita bagi kita (Ams 29:17).
Doa:
Tuhan, aku berdoa untuk anak-anakku yang mulai beranjak dewasa agar Tuhan menjaga dan menuntun mereka senantiasa. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin.
Kata-kata bijak:
Semua hal baik yang kita tanamkan dalam diri anak-anak kita saat ini, akan menghasilkan buah pada waktunya.
MANSOR edisi Oktober 2011.
*
Manna Roti Surgawi
06 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# IBADAH MENJELANG KEMATIAN #
Ibrani 11:21.
Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu mmenyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
Kematian adalah suatu realita yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Cepat atau lambat, kematian pasti akan menjemput semua yang hidup, khususnya manusia. Kita bisa membuat rencana jangka panjang untuk apa yang harus dicapai, ke mana kita akan pergi berlibur tahun yang akan datang, dll.Tetapi kematian bisa menggagalkan dan menghentikan semua itu, karena tidak ada orang yang dapat mengontrol kematian. Hari ini mungkin kita masih terlihat segar-bugar, kita masih bersama dengan orang yang kita kasihi, kita masih membuat janji untuk bertemu, tetapi apa yang akan terjadi esok hari siapa yang tahu? Sakit jantung, kecelakaan, pembunuhan yang disengaja, dapat membuat kita meninggalkan dunia dengan begitu cepat. Karena itu, penting untuk selalu siap sedia, tidak hidup dalam dosa, melainkan berjalan dalam kekudusan. Sehingga kapan pun dan dengan cara apa pun kematian menjemput, kita boleh masuk dalam kemuliaanNya.
Lain dengan mereka yang mengalami kematian secara cepat karena terjadi secara tiba-tiba, ada juga orang yang mengalami kematian lebih lambat. Misalnya:orang yang mati karena usia yang lebih tua, atau karena penyakit menahun. Mereka ini biasanya masih memiliki kesempatan untuk berpikir dan melakukan sesuatu. Orang yang mulai sakit-sakitan karena usia yang uzur akan berpikir untuk menasihati anak-anaknya, mendamaikan yang bertikai, dan membagi warisan sebelum ajal menjemputnya. Alangkah beruntungnya jika kita masih diberi kesempatan menjelang kematian. Kita bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengusahakan pemulihan bagi keluarga, menguatkan dan menyemangati mereka yang akan kita tinggalkan, Namun, kesempatan itu lebih berarti lagi jika kita mengisinya dengan ibadah yang akan lebih mendekatkan kita kepada Tuhan
Ambillah teladan dari Yakub, di mana menjelang kematiannya dia melakukan sesuatu yang jarang dilakukan orang. Ibr 11:21 berkata, “Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.” Ia memberkati kedua cucunya, lalu menyembah. Perhatikan kalimat “menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.” Di tengah ketidakberdayaan, Yakub masih menjalankan ibadahnya. Ia tidak menyerah pada kesakitan dan ketidakberdayaan, Yakub masih menjalankan ibadahnya. Ia tidak menyerah pada kesakitan dan ketidakberdayaan, ia tidak menyesal karena sebentar lagi kematian akan memisahkannya dengan keluarga tercinta.Ia memandang kematian sebagai hal yang wajar dan pasti dialami oleh semua orang. Karena itu ia mempersiapkan keturunannya untuk melanjutkan hidup dalam jalan Tuhan, lalu ia sendiri mempersiapkan diri untuk bertemu Sang Pencipta di kekekalan.
Bagi kita yang merasa bahwa sebentar lagi kematian akan menjemput, lakukan sesuatu demi kebaikan mereka yang masih hidup, dan dekatkanlah diri kepada Tuhan. Kesempatan menjelang kematian bisa menjadi penentu keberadaan kita sesudah kematian.
Doa:
Tuhan, aku berdoa untuk semua anak-anakMu yang sudah lanjut usia, agar mereka dapat memanfaatkan waktunya untuk mendekat kepadaMu. Dalam nama Yesus. Amin.
Kata-kata bijak
Gunakanlah waktu sebaik-baiknya, bahkan saat-saat menjelang kematian untuk melakukan yang baik.
MANSOR edisi Oktober 2011.
*
Manna Roti Surgawi
08 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
= Bahaya dalam Cuaca Cerah =
Seorang petualang bernama Harry Pidgeon pernah mengelilingi bumi dengan sebuah kapal layer. Suatu kali ia diwawancarai tentang berbagai pengalamannya dalam mengadakan perjalanan dengan kapalnya. Ditengah-tengah pembicaraan dia bertanya pada si pewawancara. “Apakah anda tahu keadaan yang paling berbahaya yang harus dihadapi seseorang yang sedang berlayar”?
“Saya kira badai dan batu karang”, jawab si pewawancara.
“Anda kelliru”, jawab Pidgeon, “Bukanlah badai yang kutakuti, tetapi cuaca yang cerah dan tenang, pada saat angina berhembus dengan baik dan teratur.”
“Dalam sebuah badai ketiak seseorang naik ke atas dek, dia berpegangan erat pada sesuatu, supaya tidak terlempar ke luar kapal dan dia terhilang”, kata Harry Pidgeon, menerangkan.
Saudaraku yang terkasih, hidup kekristenan tanpa percobaan atau ujian sama bahayanya dengan pelayaran dalam cuaca tenang. Saudara perlu tahu bahwa kejatuhan seseorang itu disebabkan karena kelengahan dan kelengahan bisa terjadi kalau ia merasa suasananya aman.
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
I Petrus 5:8
*
Manna Roti Surgawi
10 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
= PENCURI KUE =
Pencuri Kue
Suatu malam, seorang wanita sedang menunggu di bandara. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di sebuah gerai toko di bandara, lalu menemukan tempat duduk.
Sambil duduk, wanita tersebut memakan kue sambil membaca buku yang baru dibelinya. Dalam keasyikannya, ia melihat lelaki di sebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua kue yg berada diantara mereka berdua.
Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si “Pencuri Kue” yang pemberani itu menghabiskan persediaannya.
Ia makin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir: (“Kalau aku bukan orang baik, tentu sudah kutonjok dia !”).
Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki itu juga mengambil satu. Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan, dan ia segera mengumpulkan barang-barang miliknya dan menuju pintu gerbang.
Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari buku yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas karena kaget. Ternyata disitu ada kantong kuenya. Koq milikku ada di sini, jadi kue tadi adalah milik siapa. Milik lelaki itu?
Ah, terlambat sudah untuk meminta maaf; ia tersandar dan sedih. Bahwa sesungguhnya akulah yang salah, tak tahu terima kasih dan akulah sesungguhnya sang pencuri kue itu; bukan dia!
Dalam hidup ini, kisah pencuri kue seperti tadi seringkali terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri, dan tak jarang kita berprasangka buruk.
Orang lainlah yang selalu salah, orang lain yang patut disingkirkan, orang lain yang tak tahu diri, orang lain yang berdosa, orang lain yang selalu bikin masalah.
Kita sering mengalami hal diatas, kita sering berpikir bahwa kita paling benar sendiri, kita paling suci, kita paling tinggi, kita paling pintar, dst.
Sejak detik ini, bisakah kita memulai untuk rendah hati?
Dan tidak lagi menjadi “pencuri kue” yang teriak “maling..!” kepada orang lain..!
*
Manna Roti Surgawi
11 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# BERILAH WAKTU UNTUK ORANG-ORANG TERKASIH #
Tomi, Pimpinan sebuah perusahaan di Jkt,
tiba di rumahnya jam 9 malam.
Tak seperti biasanya anaknya, dinda, umur 9 th membukakan pintu untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
"Kok, blum tidur?" sapa tomi
"Aku nunggu Papa pulang,
sbab aku mau tanya,
Berapa sih gaji Papa?"
"Kamu hitung ya..
Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam & dibayar 400.000,
tiap bulan rata-rata 22 hari kerja,
kadang Sabtu masih lembur.
Berapa gaji Papa hayo?"
"Kalo 1 hari Papa dibayar 400.000 u/ 10 jam,
berarti 1 jam Papa digaji 40.000 dong"
"Wah, pinter kamu.
Sekarang cuci kaki, terus tidur ya.."
"Papa, aku boleh pinjam 5.000 gak?"
"Sudah, gak usah macam-macam..
Buat apa minta uang malam-malam gini? Tidurlah.."
"Tapi Papa…"
"Papa bilang tidur!"
Dinda pun lari menuju kamarnya sedih.
Usai mandi,
Tomi menyesali kekesalannya,
menengok dinda di kamar tidurnya sedang terisak sambil memegang 15.000
Sambil mengelus kepala dinda, tomi berkata,
"Maafin Papa ya..
Papa sayang sama dinda..
Tapi buat apa sih minta uang sekarang?
"Papa, aku gak minta uang.
Aku hanya pinjam,
nanti aku kembalikan kalo sudah menabung lagi dari uang jajan seminggu ini."
"lya, iya, tapi buat apa?"
"Aku nunggu Papa dari jam 8 mau ajak Papa main ular tangga 30 menit aja.
Mama sering bilang waktu Papa itu amat berharga.
Jadi, aku mau ganti waktu Papa.
Aku buka tabunganku hanya ada 15.000...
Karna Papa 1 jam dibayar 40.000,
maka setengah jam aku harus ganti 20.000..
Duit tabunganku kurang 5.000,
makanya aku mau pinjam dari Papa" kata dinda polos
Tomi pun terdiam.
Ia kehilangan kata-kata.
Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dgn haru.
Dia baru menyadari,
ternyata limpahan harta yg dia berikan selama ini,
tak cukup u/ "membeli" kebahagiaan anaknya.
Pesan..
"Bagi dunia kau hanya seseorang,
tapi bagi seseorang kau adalah DUNIA-nya" :):)
Berilah waktu buat org2 terkasih..
Dan nikmati semua yg masih dapat di nikmati.. Karena waktu itu tidak dapat berputar terbalik..
*
Manna Roti Surgawi
13 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# ADA KASIH DIANTARA YANG BERBEDA #
Roma 13:8 Imamat 19:34.
Satu peristiwa langka terjadi di Monkey Forest Park, Bali. Seekor monyet menyayangi kucing dan sering menggendongnya kesana kemari. Peristiwa langka ini diabadikan oleh Anne, seorang turis mancanegara. Anne, yang juga seorang fotografer amatir, memotret keakraban monyet dengan kucing tersebut karena terheran-heran melihat adegan langka tersebut. “Saya sangat senang dan terkejut melihat adegan ini karena ini adalah monyet liar bukan binatang peliharaan. Monyet itu sangat melindungi kucing. Tampak seperti tak suka jika saya mendekatinya. Dia berusaha menutupi kucing dari penglihatan saya,” kata Anne. Para turis yang lain pun menjadi ikut terkesima ketika melihat monyet itu mendekap kucing di pangkuannya seperti menyuruhnya tidur. Seperti seorang ibu yang memberikan kehangatan kepada anaknya, monyet itu pun menyembunyikan kucing itu dalam pelukannya. Menariknya, monyet yang berukuran besar dan memiliki bulu yang berwarna hitam kecoklatan itu tergolong jenis monyet liar dan buas. Tetapi “latar belakang” itu tidak mempengaruhinya untuk berbagi kasih, bahkan kepada binatang yang jauh berbeda dengan dirinya.
Satu pelajaran berharga bagi kita, yaitu tentang berbagi kasih walau berbeda. Bahasan tentang kasih memang sudah tidak asing lagi bagi kita. Tetapi, ini harus terus didengungkan, sebab kenyataannya praktek kasih masih jauh dari sempurna. Perhatikan bagaimana orang tidak mau mengasihi orang lain gara-gara ada perbedaan diantara mereka. Sudah menjadi berita umum bahwa orang-orang di sebagian negara-negara di Afrika saling membunuh karena berbeda suku, ras atau etnis. Hal yang sama juga pernah terjadi di Kosovo dan Kazakhstan. Di Irlandia Utara, perbedaan agama menyebabkan konflik yang berkepanjangan. Bukan hanya di luar negeri, di dalam negeri pun konflik konflik karena perbedaan seperti itu juga pernah terjadi. Bisa juga konflik terjadi karena perbedaan pandangan politik. Yang memprihatinkan adalah terjadinya konflik yang disebabkan karena perbedaan-perbedaan yang tidak mendasar. Sebut saja tawuran antara supporter, tawuran antar warga, tawuran antar anak sekolah. Di lingkup yang lebih kecil, yaitu keluarga, konflik juga bisa terjadi. Lihatlah bagaimana seorang istri tega membunuh suaminya dan sebaliknya. Atau, seorang anak yang menganiaya orang tuanya dan sebaliknya. Bukan tidak mungkin konflik juga bisa terjadi antara orang Kristen, sekalipun tidak nampak dalam “perang terbuka”. Perbedaan teologia dan cara beribadah bisa menjadi pemicunya. Maka, tidak berlebihan kalau masalah kasih harus terus di gembar-gemborkan di tengah-tengah perbedaan yang ada.
Sebagai orang percaya, mari kita lebih dahulu menunjukkan kasih yang nyata kepada sesama, sekalipun mereka tidak seagama, tidak sesuku, tidak sealiran. Jalin keakraban dan tunjukkan perhatian kepada semua orang, sebagaimana teladan yang diberikan oleh Yesus.
D O A:
Tuhan mampukan kami, orang Kristen untuk menjadi pionir dalam hal kasih sekalipun kami berada ditengah-tengah banyaknya perbedaan. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
MANSOR edisi Oktober 2011.
*
Manna Roti Surgawi
18 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# YOU ARE THE BEST FRIEND #
Pilipi 4:5 “ Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! “
Perpisahan itu akhirnya datang juga. Kami, rombongan tour sudah sampai di perbatasan Mesir-Israel. Semua peserta tour memberi salam perpisahan kepada Amin, Local Guide di Mesir. Akupun mendekati dan memeluknya sebagai salam perpisahan. Tiba-tiba dia berkata, “Thank, you are the best friend.” Aku hanya tersenyum , tetapi didalam hatiku timbul pertanyaan, “Apa yang membuat dia berkata seperti itu?” Setelah melewati perbatasan, kami pun melanjutkan perjalanan di Israel. Sepanjang perjalanan, aku mencoba mengingat kembali hal-hal yang telah kulakukan selama di Mesir, secara khusus dalam hubungannya dengan Amin. “Sebenarnya apa yang telah kulakukan yang membuat Amin berkata seperti itu?” kembali pertanyaan itu muncul. Aku mencoba menerka, “Mungkinkah karena aku lebih sering dekat dengan dia ketika berjalan menuju suatu lokasi? Mungkinkah karena ketika bertemu di pagi hari aku menyapa ‘good morning’? Mungkinkah dalam satu kesempatan aku pernah membawa makanan buat dia?Mungkinkah karena aku menampakkan wajah tersenyum ketika tanpa sengaja bertatapan dengannya? Atau mungkin juga karena pelukan hangatku tadi?” Namun, kadang muncul pikiran negatif, “ Ah, mungkin saja aku ‘GR’, terlalu merasa.” Bagaimanapun juga, entah aku “GR” atau karena memang benar karena apa yang telah kulakukan, aku tetap senang dan bersyukur dengan munculnya ucapan seperti itu dari mulutnya. Lebih dari itu, aku bersyukur sudah dimampukan untuk menampakkan kebaikan hati di hadapan orang lain.
Kepada jemaat Filipi, Rasul Paulus berkata, “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!” Kebaikan hati disini tidak hanya menunjuk kepada sikap baik atau memberi perhatian. Tentu saja maksudnya disini bukan untuk pamer, bukan untuk “gagah-gagahan”, bukan juga untuk keuntungan diri sendiri. Kebaikan hati memang harus diketahui orang lain, karena fungsinya memang untuk kesaksian hidup orang percaya. Ini sejalan dengan apa yang diajarkan Yesus, yaitu bahwa terang orang percaya harus terpancar didepan semua orang. Gambarannya adalah sebuah pelita yang diletakkan diatas kaki dian, bukan dibawah gantang. Tujuannya jelas, supaya mereka memuliakan Bapa yang di Sorga. (Matius 5:13-16)
Disini terselip tiga pelajaran penting bagi kita, yaitu:
Pertama, Tuhan sudah menanamkan kebaikan dihati kita sejak kita percaya dan menerima Yesus.
Kedua, Tuhan ingin kita menjadi saksi bagi orang lain melalui perwujudan kebaikan hati itu secara kasat mata.
Ketiga, Tuhan mau kita mempunyai motivasi yang murni ketika berbuat baik.
Untuk itu, mari kita berlomba-lomba menunjukkan kebaikan hati. Jika mampu, kita bisa menunjukkan kebaikan hati dengan cara memberi benda kepada yang membutuhkan, jika tidak, kita bisa menunjukkan kebaikan hati dengan cara bersikap baik maupun memberi perhatian kepada sesame.
D O A:
Tuhan, mampukan aku untuk menampakkan kebaikan hati dihadapan orang lain, karena aku rindu Engkau dimuliakan melalui kebaikan hatiku. Dalam nama Yesus. Amin.
Kata-kata bijak: Kebaikan hati memunculkan sukacita dan menjadi pendorong orang lain untuk memuliakan Tuhan.
MANSOR edisi Oktober 2011.
*
Manna Roti Surgawi
24 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
= BEJANA TANAH LIAT =
“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”
1 Samuel 16:7B
William adalah seorang penasehat kerajaan yang disegani karena kebijaksanaannya, raja sangat memperhatikan perkataan dan nasehatnya.
Wajah buruk dan tubuhnya yang bongkok membuat putri raja iri dan bertanya sambil mengejek : “Jika engkau bijaksana, beritahu aku mengapa Tuhan menyimpan kebijaksanaanNya dalam diri orang yang buruk rupa dan bongkok”.
William balik bertanya : “Apakah ayahmu mempunyai anggur ?”
“Semua orang tahu ayahku mempunyai anggur terbaik, pertanyaan bodoh macam apa itu”, putri raja menyahut sinis. “Dimana ia meletakkannya ?” William bertanya lagi, “Yang pasti didalam bejana tanah liat”.
Mendengar itu William tertawa. “seorang raja yang kaya akan emas dan perak seperti ayahmu menggunakan bejana tanah liat ?”
Mendengar itu putri raja berlalu meninggalkannya dengan rasa malu, ia segera memerintahkan pelayan memindahkan semua anggur yang ada di istana dari dalam bejana tanah liat ke dalam bejana dari emas dan perak.
Suatu hari raja mengadakan jamuan bagi para tamu kerajaan, alangkah kagetnya ia karena anggur yang diminumnya rasanya sangat asam, lalu dengan geram ia memanggil semua pelayan istana yang kemudian menceritakan bahwa anggur yang disuguhkan tadi berasal dari bejana emas dan perak atas instruksi putri raja sendiri, lalu raja menegur keras perilaku putrinya itu.
Putri raja berkata kpd William, “Mengapa engkau menipu aku, aku memindahkan semua anggur ke bejana emas tapi hasilnya semua anggur jadi terasa asam.” Dengan ringan William menjawab : “Sekarang engkau tahu mengapa Tuhan lebih suka menempatkan kebijaksanaan dalam wadah yang sederhana, kebijaksanaan itu sama seperti anggur ia hanya cocok dalam bejana dari tanah liat.”
Ketika Tuhan mencari alat yang ingin dipakaiNya, Ia tidak harus mencari yang terbuat dari emas, tetapi dari tanah liat yang sederhana.
*
Manna Roti Surgawi
24 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# TAK ADA YANG TAHU #
Matius 24:29-36
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di Surga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.
Pembekalan jemaat akan pengetahuan firman Tuhan sangat penting dilakukan oleh gereja, supaya jemaat terhindar dari pengajaran sesat. Gereja perlu membuka kelas-kelas pengajaran dasar-dasar kekristenan untuk memberi payung perlindungan bagi jemaat, karena zaman ini marak dengan ajaran yang menyimpang dari kebenaran firman Tuhan.
Harold Camping menyatakan bahawa Sabtu, 21 Mei 2011 adalah hari kiamat. Ketika ramalan itu tidak terjadi, masa pengikut Camping kebingungan. Robert Fitzpatrick, seorang pensiunan dinas transportasi di New York, AS, mengatakan dia telah menguras lebih dari $ 140.000 dari tabungannya untuk mempublikasikan prediksi Harold Camping tetang hari kiamat.”Saya tidak mengerti mengapa tidak terjadi apa-apa. Saya tidak bisa mengatakan perasaan saya sekarang ini. Jelas, saya belum benar-benar memahami mengapa kita masih di sini”, kata Robert Fitzpatrick yang kecewa. Sementara itu Camping, pria berusia 89 tahun itu, sama sekali tidak menampakkan diri sejak batas waktu ramalannya meleset. Camping mengatakan bahwa menurut yang dipahaminya di Alkitab, Injil mengindikasikan bahwa gempa bumi yang dahsyat akan terjadi di seluruh belahan dunia pada hari Sabtu. Gempa itu akan mengawali kehancuran dunia. Dia juga mengatakan bahwa sebelum tanggal 21 Oktober semua orang yang tidak percaya akan mati.
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa dari ramalan sesat ini, Koran “The Washington Post” melaporkan dibuka layanan telepon untuk mencegah tindakan bunuh diri dari orang-orang yang percaya pada ramalan tersebut. Mereka yang kecewa bisa mengalami depresi dan mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidup mereka. “Ini salah satu hal menyedihkan yang pernah say a baca, bahwa ada orang tua yang menghabiskan dana tabungan kuliah anak-anak mereka, bahkan menjual rumah mereka,” komentar seorang wanita. Orang yang tidak membekali diri dengan firman Tuhan, sangat mudah digoyahkan dan tertipu.
Berhati-hatilah pada pengajaran yang mengatakan tentang kesudahan zaman, karena sesungguhnya tidak ada orang yang tahu kapan Tuhan Yesus akan datang menjemput orang percaya di awan-awan yang permai, dan kapan Ia akan menginjakkan kakinya kembali di Bukit Zaitun. Memang tanda-tanda zaman sudah banyak yang digenapi, tetapi kita harus tetap waspada karena penyesatan dan ramalan akan hari Tuhan akan terus bermunculan. “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?” (Mat 7:15-16)
Tingkatkan kualitas hubungan kita dengan Tuhan dan jangan menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah supaya kita dapat membedakan ajaran sehat atau sesat!
Doa
Tuhan,beriku kepekaan manakalah menerima sebuah ajaran tentang kesudahan zaman. Aku mau diperlengkapi oleh kebenaran firmanMu. Dalam nama Yesus aku berdoa.Amin
Kata-kata bijak
Kedatangan Tuhan Yesus sama halnya dengan air bah, tegas diberitakan tetapi tak seorang pun tahu waktunya.
MANSOR edisi Oktober 2011.
*
Manna Roti Surgawi
25 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# HIDUP UNTUK DINIKMATI #
Mazmur 34: 9.
Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu! Berbahagialah orang yang berlindung kepada-Nya!
Suatu kali Ani dan Susi dengan riang pergi ke bukit “lolipop”.Sepanjang jalan bukit tersebut penuh dengan permen dalam aneka bentuk dan rasa. Sepanjang perjalanan Ani dengan tergesa-gesa berlari sambil mengumpulkan semua permen yang dia lewati, dengan harapan akan sampai kepuncak dan turun terlebih dahulu dengan jumlah permen terbanyak. Sedangkan Susi dengan asyik menikmati suasana perjalanan itu. Akhirnya Ani pun sampai ke lereng bukit dengan kelelahan karena terlalu sibuk berlari dan mengumpulkan permen. Tiba-tiba seorang kakek menyapanya.” Hai bocah mengapa nafasmu tidak teratur dan terlihat sangat lelah sekali?”
“ Aku tergesa-gesa mengumpulkan permen ini kek”, jawab Ani dengan nafas terengah-engah. Tidak lama kemudian, Susi datang dengan santai sambil berkata, “Wow begitu indahnya hari ini. Ternyata bukit ini penuh dengan pemandangan indah. Dari puncak bukit ini bisa terlihat seluruh desa dan danau yang indah. Sepanjang perjalanan, sambil menikmati pemandangan, aku pun menikmati aneka rasa permen yang enak.”
Cerita di atas menggambarkan perjalanan hidup kita. Tujuan utama bukan masalah cepat atau lambat untuk sampai pada tujuan ataupun hasil yang kita capai dari usaha kita, tetapi bagaimana menikmati proses perjalanan hidup kita. Setiap proses akan membawa cerita sendiri dalam setiap nafas kita. Untuk itu, sudahkah kita merangkai kebahagiaan dari setiap proses tersebut. Semua yang ada di hidup ini Tuhan sediakan untuk disyukuri dan dinikmati. Sungguh luar biasa Tuhan menganugerahkan berbagai hal yang ajaib, yang telah membawa kita dalam rangkaian hidup yang indah. Sehingga waktu untuk membuat hidup kita bahagia tidaklah dibutuhkan dalam hitungan jam ataupu menit tetapi disetiap tarikan nafas asal kita mengerti bahwa kehidupan ini ada untuk dinikmati.
Memang ada kesulitan yang terkadang membuat kikta merasa pahit dan sulit untuk menikmatinya. Tetapi itulah warna dalam lukisan hidup ini. Hanya dengan menikmati hidup kita bisa mengecap setiap kebaikan dan kasih setia Tuhan yang selalu baru setiap hari. Jangan terlalu berfokus pada diri sendiri dan ambisi kita, ataupun setitik kepahitan yang ada, sehingga membuat kita menutup mata dengan kebaikan yang Tuhan anugerahkan di hidup ini. Karena kasih-Nya selalu menyertai kita dalam sepanjang proses perjalanan hidup.
Setiap orang pasti memiliki ambisi. Adakah hasrat yang terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan, sehingga kesempatan-kesempatan yang kita lewati berlalu begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin didalamnya kita bisa memperoleh sesuatu yang berharga? Mungkin saat ini waktu kita banyak dimakan habis oleh pekerjaan, dan hal-hal lain yang kita anggap penting. Tetapi sudahkah kita menikmatinya? Rangkailah kebahagiaan dalam proses perjalanan hidup kita, sehingga tidak akan timbul penyesalan.
DOA:
Terima kasih Tuhan buat hidup yang Engkau anugerahkan. Berilah aku hikmat dalam menjalaninya, sehingga akupun tetap bisa menikmatinya. Dalam nama Yesus. Amin.
Kata-kata bijak:
Makanan seenak apa pun tidak bisa dirasakan enak sebelum Anda memutuskan untuk menikmatinya.
MANSOR edisi Oktober 2011.
*
Manna Roti Surgawi
31 Agustus
Manna Roti Surgawi
o
# PENDERITAAN MEMBAWA KETEKUNAN #
Kita sungguh tidak mengerti jalan mana yang akan Tuhan pakai untuk mengangkat hidup seseorang yang senantiasa berseru kepadaNya. Satu hal yang harus tetap kita percaya bahwa Dia tidak pernah meninggalkan atau melupakan mereka yang mengasihiNya.
Masa kecil Ingram diwarnai pelbagai kesusahan, ayahnya yang adalah seorang pendeta meninggal saat ia berusia 13 tahun. Ibu Ingram mengerjakan apa saja untuk menghasilkan uang, namun beban hidup yang sangat berat membuatnya sakit-sakitan, dan 3 tahun kemudian meninggal dunia. Ingram yang berusia 16 tahun, kini bertanggung jawab atas ketiga orang adiknya yang masih kecil. Di awal kepergian ibunya, banyak anggota gereja yang mengirim makanan untuk mereka, tetapi semakin lama tidak ada lagi yang memperhatikan sementara Ingram belum mendapat pekerjaan. Suatu hari mereka tidak mempunyai makanan lagi, malamnya adik bungsu Ingram yang berusia 4 tahun terbangun dan menangis karena kelaparan. Ingram berusaha mengenyangkannya dengan memberi minum beberapa gelas air. Setelah kenyang adiknya tidur lagi, namun beberapa saat kemudian terbangun lagi dan terus menangis karena kelaparan. Keadaan ini membuat Ingram bingung. Tiba-tiba salah satu adiknya berkata, Kak, berdoa saja untuk dia. Mendengar itu Ingram terdiam, dia tidak tahu harus bagaimana mendoakan masalah itu. Doa Bapa Kami saja Kak, usul adiknya yang lain. Lalu mereka menaikkan Doa Bapa Kami, tetapi ketika sampai pada kalimat, ... Berikanlah kami pada hari ini makanan, keempat anak itu tiba-tiba menangis meraung-raung sampai akhirnya mereka tertidur dalam kepedihan. Paginya Ingram dan adik-adiknya terbangun karena seseorang mengetuk pintu, yang ternyata adalah pendeta mereka. Tadi malam kami mendapat banyak ubi dan ini untuk kalian! Saya juga membawa kabar, mulai pukul delapan nanti Ingram sudah bisa bekerja, kata pendeta yang membawa sekarung ubi itu. Ingram merebus ubi dan setelah itu pergi bekerja. Dua minggu kemudian Ingram mendapat gaji pertamanya, tepat di saat ubi yang mereka miliki habis. Di kemudian hari Ingram Shia menjadi Rektor STT di Taipei. Tuhan selalu hadir dalam segala keadaan, sekalipun dalam keadaan kritis.
Ketika Yeremia dimasukkan ke dalam perigi atau sumur, Tuhan tetap menyertai langkahnya dan memberinya kekuatan untuk bertahan di masa sukar itu (Yer 38). Iman bahwa Tuhan senantiasa menyertainya dalam segala keadaan, membuat Yeremia hidup sebagai nabi yang bertekun dalam penderitaan yang besar, dan hidupnya tetap berkenan di hadapan Tuhan. Penderitaan sering memacu orang untuk berhasil, karena sesungguhnya penderitaan bisa menimbulkan ketekunan; ketekunan menimbulkan tahan uji; dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dalam pengharapan kuasa Tuhan bekerja untuk memulihkan. Percayalah pada Tuhan dengan segenap hati maka Dia akan bertindak mengangkat hidup kita!
DOA
Bapa, ajarlah kami menjadi bijak dengan memandang kesukaran sebagai peluang untuk bertekun dalam iman dan pengharapan akan Engkau. Dalam Yesus kami berdoa. Amin.
Sumber MANSOR.
*
Manna Roti Surgawi
01 September
Manna Roti Surgawi
o
# DENGAN SIAPA KITA BERGAUL #
1 Korintus 15:33
Seri buku Chicken Soup adalah ciptaan seorang bernama Mark Victor Hansen. Ketika penghasilannya baru mencapai angka $ 1 juta, ia bertemu dengan Anthony Robbins dan bertanya padanya, Bagaimana saya bisa mencapai penghasilan sebesar Anda? Anthony pun bertanya, Siapakah kelompok pemikir utama Anda? Ia menjawab, Kelompok jutawan. Di situlah kesalahan Anda. Anda harus bergaul dengan kelompok miliarder, karena mereka akan membuat Anda berpikir pada tingkatan mereka. Kini Hansen hampir mencapai angka penghasilan $ 1 milyar.
Teman atau komunitas kita bisa memberikan pengaruh baik ataupun buruk. Penelitian yang dilakukan Dr. David dari Universitas Harvard meneguhkan hal ini. Ia menyimpulkan bahwa setelah 25 tahun, hidup teman-teman Anda memiliki pengaruh terhadap hidup atau kesuksesan Anda. Manusia pada dasarnya suka menyesuaikan diri dengan lingkungan dan pola hidup orang-orang di sekelilingnya. Jika kita selalu bersama-sama dengan mereka yang memiliki disiplin tinggi, rajin, jujur, dan memiliki kualitas kepribadian yang baik, maka kita pun akan terbentuk menjadi seperti mereka. Sebaliknya, jika kita hidup dengan orang-orang yang malas, tidak disiplin, curang, dan tidak punya tujuan hidup yang jelas, maka kita pun akan terbentuk menjadi seperti mereka. Benar seperti kata Rasul Paulus, Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. (1 Kor 15:33).
Jika Anda ingin mengalami kemajuan dalam kerohanian, bergaul dengan orang-orang yang bisa memberikan pengaruh positif bagi kerohanian Anda. Begitu pula bila Anda ingin mencapai kesuksesan, bergaul dengan orang-orang yang senantiasa berpikir dan berusaha untuk sukses. Keinginan saja tidak cukup untuk membuat Anda mencapai kemajuan hidup. Anda perlu belajar dari orang-orang yang sudah maju, yang selalu berpikir untuk terus mengembangkan diri dan tidak merasa puas dengan keadaan mereka sekarang. Di bidang pelayanan, adalah penting untuk belajar dari rekan-rekan atau para senior yang sudah berhasil dalam pelayanan mereka. Anda bisa belajar mengenai banyak hal yang telah membuat pelayanan mereka berhasil, misalnya: kehidupan doa, strategi-strategi pelayanan, dan berbagai program yang menunjang kemajuan dalam pelayanan.
Di dalam Alkitab kita melihat tokoh-tokoh yang mengalami kemunduran secara rohani, karena pergaulan mereka. Simson berhasil dikalahkan oleh orang Filistin, karena ia bergaul dengan wanita kafir. Salomo menyembah berhala, karena ia mengambil istri-istri kafir. Berhati-hatilah dengan komunitas Anda, yang dengan mereka Anda menghabiskan banyak waktu. Kebiasaan dan prinsip hidup mereka akan sangat memengaruhi hidup Anda. Jika saat ini Anda berteman dengan orang-orang yang akan membuat kerohanian Anda menjadi lemah, atau tidak memberikan motivasi untuk maju, pertimbangkanlah hal itu.
DOA
Bapa di Sorga, beriku hikmat untuk memilih teman dan menentukan komunitas yang akan memberikan dampak positif bagiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Kata-Kata Bijak
Jika kita ingin terbang seperti rajawali, jangan tinggal dalam kumpulan ayam.
Sumber MANSOR.
*
Manna Roti Surgawi
Sabtu
Manna Roti Surgawi
o
KASIHNYA LEBIH BESAR DARI KASIH IBU
Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya ? sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tanganKu; tembok-tembokmu tetap diruang mataKu. (Yesaya : 49 : 15-16).
Saat mengalami masa-masa sulit, seperti tidak ada titik terang pengharapan untuk sesuatu yang lebih baik, seringkali kita berputus asa, seperti orang Israel yang merasa ditinggalkan Tuhan, dan jawaban Tuhan untuk itu digambarkan seperti tidak mungkinnya seorang ibu melupakan bayi yang dikandungnya dan dilahirkannya sendiri, demikian Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, bahkan kalaupun ada ibu yang tega meninggalkan bayinya begitu saja, Tuhan tidak mungkin melakukannya untuk kita, KasihNya kepada kita lebih besar dari kasih seorang ibu kepada anaknya.
Hidup kita dilukiskan pada telapak tanganNya bagaikan garis telapak tanganNya Tuhan yang tidak pernah terhapuskan sampai kapanpun, setiap kali Ia melihat tanganNya Ia teringat dengan “keadaan”, “masalah”, “kecemasan”, “kebutuhan” kita, dll. Dan selalu peduli dan sanggup menolong apapun keadaan kita .
Tembok perlindunganNya kuat tidak akan pernah roboh menghadapi hantaman persoalan sebesar apapun sebaliknya janji masa depan yang indah Dia berikan untuk kita, oleh sebab itu jangan pernah kuatir, bimbang atau putus asa, sebab Tuhan selalu menjaga dan memperhatikan kita dalam SEGALA KEADAAN dan DISETIAP WAKTU.
Tuhan Yesus memberkati kita. Amin
*
Manna Roti Surgawi
Minggu
Manna Roti Surgawi
o
# PENGORBANAN SEORANG IBU #
Pengorbanan Seorang Ibu
1 Timotius 5:4; Amsal 23:22
Seseorang berkisah tentang pengorbanan ibunya. Aku lahir di dalam keluarga miskin yang seringkali
kekurangan makanan. Ibu mengetahui bahwa aku belum kenyang, sehingga ia memindahkan nasinya ke piringku sembari berkata, Ini untukmu Nak, Ibu tidak lapar. Padahal aku tahu persis bahwa ibu belum makan, ibu pasti lapar.
Agar aku mendapatkan makanan bergizi, ibu sering pergi memancing. Sepulangnya dari memancing, ia memasak sup ikan yang lezat dan memberikannya kepadaku. Aku memakannya dengan lahap, tetapi aku memperhatikan bahwa ibu mengambil tulang ikan bekas aku makan dan mulai memakan daging ikan yang masih tersisa di tulang tersebut. Aku sedih melihat ibu. Kemudian dengan sumpitku aku memberikan daging ikan kepadanya, tetapi ia berkata, Buat kamu saja Nak, Ibu tidak suka ikan. Ibu berkata begitu meskipun aku tahu bahwa ibu suka ikan.
Ketika aku masuk SMP, biaya yang kuperlukan semakin banyak. Untuk mendapatkan uang tambahan, ibu bekerja menempel kotak korek api. Walau sudah larut malam, aku masih melihat ibu menempel kotak korek api dengan penerangan lilin yang kecil. Ibu tidak mengantuk? tanyaku. Tidurlah Nak, Ibu belum mengantuk, jawabnya. Padahal aku melihat matanya sudah hampir terpejam karena mengantuk.
Ketika aku menjalani ujian, ibu cuti dari pekerjaan untuk menemaniku pergi ujian. Walau terik matahari terasa menyengat, ibu tetap menungguku di luar. Selesai ujian, ibu memberiku teh manis. Karena aku melihat ibu kepanasan dan pasti haus, maka aku memberikan gelas berisi teh kepada ibu, tetapi ia berkata, Minumlah Nak, Ibu tidak haus.
Singkat cerita, setelah lulus S1, aku melanjutkan ke S2 dan bekerja di sebuah perusahaan di Amerika. Gajiku cukup besar, sehingga aku bermaksud mengajak ibu tinggal bersamaku dan menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu berkata, Aku tidak terbiasa hidup di sana. Aku tahu ibu mengatakan itu karena tidak mau merepotkanku.
Di usianya yang sudah tua, ibu terkena kanker lambung dan penyakit itu membuatnya tersiksa. Aku pulang dan melihat ibu terbaring lemah menahan sakit. Ia memandangku dengan tatapan rindu. Aku menangis melihat penderitaan ibu, tapi ia berkata, Jangan menangis, Nak, Ibu tidak merasa sakit. Itu adalah ucapan terakhir ibu sebelum ia menutup matanya dan kembali ke pangkuan Tuhan.
Kisah di atas adalah gambaran kasih dan pengorbanan seorang ibu. Sebagai anak, kasihi, hormati dan balaslah budi baik ibu kita, karena ini adalah kehendak Tuhan. Renungkanlah sejenak apa yang sudah Anda lakukan bagi ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan Anda. Jika saat ini Anda sedang mengalami keretakan hubungan dengan ibu Anda, adakan pemberesan sehingga berkat-berkat Tuhan tidak terhambat.
DOA
Bapa, berkatilah ibuku yang sudah banyak berkorban bagiku. Berilah dia kesehatan dan sukacita senantiasa. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohon. Amin.
Sumber: MANSOR.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar